Sabtu, 22 Februari 2020 - 08:52 WIB

Fonda Tangguh, Ketum Sahabat Polisi

Fonda Tangguh, Ketum Sahabat Polisi

Polsek Tak lagi Lidik-Sidik,Sahabat Polisi Sebut Polsek Dibutuhkan Rakyat

Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi meminta agar seluruh pihak pemangku kepentingan institusi hukum agar lakukan pengkajian soal Polsek yang diusulkan tak lagi lidik-sidik.

Fonda Tangguh, Ketum Sahabat Polisi, Sabtu (22/2) mengatakan bahwa Polsek sangat dibutuhkan rakyat dan tidak terpisahkan.Kendati begitu, Fonda menghormati kebijakan Pemerintah.

“Ya, Polsek itu berhubungan langsung dengan masyarakat, dan polsek dibutuhkan karena sifatnya melayani dengan cepat”Kata Fonda.

Dia tidak setuju, jika Polsek tak lagi melakukan Lidik-Sidik, karena akan berdampak pada terganggunya pelayanan.

“Seharusnya, Menkopolhukam, dan pemangku kepentingan dapat melakukan pengkajian sebelum membuat satu pernyataan, sebab hal ini akan mengganggu kinerja intitusi Polri yang lagi baik-baiknya”Tuturnya.

Sebelumnya, Kompolnas mengusulkan kepada Presiden Jokowi agar kepolisian tingkat sektor (polsek) tidak lagi melakukan penyelidikan dan penyidikan. Polsek diminta membangun ketertiban dan pengayoman masyarakat.

“Sehingga ada gagasan yang oleh Presiden akan diolah agar polsek-polsek itu kalau bisa tidak melakukan penyelidikan dan penyidikan. Tapi dia membangun ketertiban, keamanan, pengayoman masyarakat,” ungkap Ketua Kompolnas Mahfud MD usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 19 Februari 2020.

Mahfud yang juga menjabat Menko Polhukam itu menjelaskan, fungsi penyelidikan dan penyidikan kasus pidana akan diserahkan ke kepolisian resor (polres) di tingkat kota ataupun kabupaten. Dengan usulan seperti itu, polsek dapat melakukan pendekatan keadilan restoratif (restorative justice) yang lebih menitikberatkan pada pengayoman masyarakat.

“Soal kasus pidana nanti ke polres kota dan kabupaten. Ini yang penting untuk struktur kepolisian agar pendekatan restorative justice-nya, pendekatan pengayoman dan ketertiban masyarakat lebih ditingkatkan tanpa terlalu banyak ikut campur urusan hukum pidana kalau polsek,” ucap Mantan Ketua MK itu.

Artikel ini telah dibaca 44 kali

loading...
Baca Lainnya

Redam Selisih Paham, Polsek Cisoka Silaturahmi Ketua Ormas PP

TANGERANG – Pasca selisih paham dua ormas di Kabupaten Tangerang, berbagai langkah ditempuh Polresta Tangerang...

31 Mei 2020, 20:53 WIB

Mendukung Keberlanjutan Proyek Strategis Nasional untuk Pemulihan Ekonomi

Oleh : Edi Jatmiko Ketika Corona menyerang Indonesia, maka banyak proyek yang terbengkalai, karena penerapan...

31 Mei 2020, 18:23 WIB

Mewaspadai Penyebaran Radikalisme di Dunia Maya

Oleh : Raavi Ramadhan Kaum radikal menyebarkan pengaruhnya tak hanya di dunia nyata tapi juga...

31 Mei 2020, 14:47 WIB

New Normal untuk Perbaikan Ekonomi

Oleh : Raavi Ramadhan Saat masa pendemi Covid-19, maka yang paling terpukul adalah bidang ekonomi,...

31 Mei 2020, 05:44 WIB

Selama 42 PSBB, Polresta Tangerang Keluarkan 10.292 Teguran Simpatik

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten mengeluarkan sebanyak 10.292 teguran kepada pengendara kendaraan, sejak hari...

30 Mei 2020, 21:46 WIB

Ini Update Pelanggaran PSBB Polresta Tangerang Hari Ke-42

TANGERANG – Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang, Jumat 29 Mei 2020,...

30 Mei 2020, 21:38 WIB

loading...