Minggu, 23 Februari 2020 - 16:04 WIB

DPRD Beri Tanggapan Wacana Penggabungan 7 Polsek di Tangerang

TANGERANG – Sebanyak 7 polsek di wilayah Kabupaten Tangerang, masih berada di bawah komando Polda Metro Jaya. Artinya, dua polda, Polda Banten dan Polda Metro Jaya, punya wilayah hukum di Kabupaten Tangerang.

Tahun lalu, sempat diwacanakan ketujuh polsek tersebut berpindah di bawah komando Polda Banten. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono menegaskan, belum ada perkembangan terbaru soal wacana itu.

Menanggapi, anggota DPRD Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha menilai, pelimpahan 7 polsek ke Polda Banten tergantung dari kebutuhan dan keinginan dari kepolisian. Menurutnya, secara teritorial perlu dalam satu kabupaten/kota berada dalam satu polres. Ia mengungkapkan, pelayanan kepolisian akan lebih mudah apabila polsek di Kabupaten Tangerang berada di bawah naungan satu polda.

“Itu kan kepolisian yang mengatur, tergantung Polda Metro dan Mabes Polri. Sebenarnya, secara kewilayahan penting dan koordinasinya lebih dekat apabila terjadi apa–apa dan biar gampang saja. Hanya sekarang berat kita, karena tiga polres di Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Akmal berharap, wacana pelimpahan polsek di Kabupaten Tangerang ke Polda Banten dapat terealisasi. Walaupun, kata Akmal, pelimpahan wilayah hukum merupakan tanggungjawab kepolisian. Sehingga, memudahkan pelayanan dan penindakan hukum apabila terjadi sesuatu hal.

Menurutnya, dibaginya Kabupaten Tangerang menjadi tiga polres sudah melalui kajian di kepolisian.

Hanya saja ia meminta agar polsek yang masih di bawah Polda Metro dapat dilimpahkan ke Polda Banten. Walaupun, ia mengungkapkan, secara penataan hukum dan kewilayahan kepolisian memiliki pertimbangan tersendiri.

“Itu kembali lagi ke kepolisian. Kalau secara teritorial memang perlu karena lebih dekat dan memudahkan penananganan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Bicara bijaknya seperti itu karena secara wilayah bagusnya ke Polda Banten,” jelas politisi PDIP ini.

Artikel ini telah dibaca 20841 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIM  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

loading...