Senin, 24 Februari 2020 - 12:21 WIB

Saat Hotman Paris Siap Bantu Kasus Penganiayaan di Pondok Aren

TANGERANG – Sejak memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat, beragam kasus diadukan kepada Hotman Paris. Salah satunya adalah pengaduan seorang ibu asal Pondok Aren, Tangerang, Banten. Ibu tersebut melaporkan dugaan penganiayaan anaknya yang tewas.

Momen menyedihkan tersebut terekam dalam postingan instagram Hotman Paris, @hotmanparisofficial. Memelas dan menahan tangis, seorang ibu yang mendatangi Hotman Paris di Kedai Kopi Johny mengadukan nasibnya saat ini.

Dirinya mengaku tidak mendapatkan keadilan atas kasus dugaan penganiayaan yang dialami putrinya beberapa tahun yang lalu. Dalam video yang diunggahnya, terlihat seorang ibu berjilbab tengah bersedih.

Sembari memegang sejumlah potret almarhum putrinya, Oktavia Delia Susan, itu itu mengaku kecewa dengan kinerja aparat Kepolisian Polsek Pondok Aren. Sebab, bukan hanya kasus dugaan penganiayaan yang menimpa putrinya tidak dilanjutkan, pelaku yang diduga melakukan penganiayaan juga masih bebas saat ini.

“Halo Kapolsek Pondok Aren dan Bapak Kapolres Tangerang, di sini datang ibu dari seorang korban dugaan penganiayaan, nama putrinya ini Oktavia Delia Susan yang dulu melapor karena diduga dianiaya, LP/453/2017 di Polsek Pondok Aren,” ungkap Hotman Paris.

Bukan hanya tidak dilanjutkan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Oktavia Delia Susan, aparat Kepolisian Polsek Pondok Aren kini lepas tanggung jawab. Sebab, pelaku yang diduga menganiaya Oktavia Delia Susan diketahui melarikan diri dengan cara melompat dari jendela Polsek Pondok Aren.

Pihak Kepolisian Polsek Pondok Aren pun tidak melakukan pencarian dan penangkapan atas pelaku terduga penganiayaan tersebut. “Cuma anehnya, kok bisa orang yang diduga menganiaya katanya bisa loncat dari mana bu? kantor polisi?,” tanya Hotman paris memastikan.

“Dari jendela,” jawab sang ibu. “Dari jendela kantor polisi?,” tanya Hotman Paris lagi. “Saya yang nangkep, bukan polisinya yang nangkep,” balas sang ibu. “Kaburnya dari mana? jendela kantor polisi?,” tanya Hotman Paris. “Iya,” jawab sang ibu pelan sembari menganggukan kepala.

“Kok bisa? orang yang diduga sebagai pelaku bisa loncat dari jendela kantor Polsek Pondok Aren?,” tegas Hotman. “Dan rumah orangtuanya (pelaku) ada, sampai sekarang kenapa nggak diterusin penyidikannya?

Bukan hanya terkesan adanya sikap lepas tanggung jawab dari pihak Kepolisian, satu hal yang disesalkan oleh Hotman Paris adalah kenyataan pahit yang harus ditelan pihak keluarga korban.

Sebab diketahui, pasca dugaan penganiayaan tersebut, Oktavia Delia Susan disampaikan sang ibunda meninggal dunia. “Dan saya sedihnya, si pelapor (korban) sekarang sudah meninggal yang diduga karena pemukulan tersebut,” ujar Hotman sembari menunjuk kepalanya.

 

Artikel ini telah dibaca 13065 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan Para Pencari Kerja

Oleh : Adiarso Wibowo Peresmian omnibus law Cipta Kerja dinanti-nanti oleh masyarakat Indonesia, terutama para...

18 September 2020, 22:22 WIB

PERAN TOKOH MASYARAKAT DAN MEDIA PENTING DALAM UPAYA MENANGGULANGI PANDEMI COVID-19

Oleh : Alfisyah Kumalasari Wabah pandemi Covid 19 di Indonesia tidak terasa telah memasuki bulan...

18 September 2020, 21:48 WIB

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIMĀ  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

loading...