Selasa, 25 Februari 2020 - 11:32 WIB

Situasi Papua Kondusif Jelang PON XX

Oleh : Abner Wanggai

Tahun ini Papua akan mengukir sejarahnya sebagai penyelenggara PON XX yang merupakan multievent terbesar di Indonesia.

Namun tanggapan miring akan keamanan di wilayah tersebut tampaknya harus ditepis, karena masyarakat asli Papua adalah masyarakat yang cinta damai dan bertekad untuk menjaga kondusifitas menjelang dan selama PON XX berlangsung.

Pemerintah Provinsi Papua telah menjamin tidak akan ada kendala selama pelaksanaan PON XX yang berkaitan dengan masalah keamanan maupun akomodasi. Pemprov Papua telah menjamin semuanya akan siap ketika PON dimulai.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan, bahwa kondisi di Papua sama dengan wilayah Republik Indonesia (RI) lainnya seperti Jawa, Jakarta, Sumatera, aman dan tidak ada yang perlu ditakutkan. Sehingga tidak ada masalah untuk Papua.

Sejalan dengan apa yang dikatakan oleh Gubernur Lukas Enembe, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali pun mengaku bahwa dirinya tidak khawatir dengan kondisi keamanan di Papua. Masyarakat Papua juga dinilai telah sangat siap untuk menggelar PON.

Untuk menambah kekuatan, Mabes Polri siap mengirimkan tambahan personel untuk mengamankan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung pada 20 Oktober hingga 2 November 2020.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menuturkan, Kapolri Jenderal Idham Azis telah memberikan lampu hijau apabila Polda Papua ingin memperkuat pengamanan.

Polda Papua telah menyiapkan 4.500 personel untuk pengamanan PON XX Papua yang akan berlangsung di empat kota yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Timika dan Kabupaten Merauke. Jumlah tersebut sudah termasuk pasukan Brimob Nusantara yang diperbantukan dari wilayah lain.

Pada kesempatan sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengajak seluruh warga Papua untuk membantu menjaga keamanan selama penyelenggaraan PON XX Papua.

Argo menuturkan, situasi keamanan dan kondusifitas Papua saat penyelenggaraan PON XX akan menjadi tolok ukur bagi seluruh pihak tak terkecuali investor.

Jika ada investasi masuk ke Papua tentu akan berdampak pada upaya peningkatan kesejahteraan rakyat Papua.
Menurut Argo personel gabungan itu tidak hanya menjaga arena penyelenggaraan PON, tapi juga mengawal kontingen dan atlet. Personel gabungan juga akan menjaga penginapan para atlet yang turut serta dalam perhelatan 4 tahunan tersebut.

Untuk menjaga kondusifitas dan memantau keamanan, personel kepolisian juga akan ditempatkan pada pusat-pusat perbelanjaan yang akan didatangi para atlet, official maupun suporter dari masing-masing daerah dan tempat-tempat strategis lainnya seperti lokasi wisata dan lainnya.

Selain pihak Kepolisian, Aparat TNI akan turut serta dalam pengamanan selama PON XX di Papua. Marsekal Hadi Tjahjanto selaku Panglima TNI mengatakan, Salah satunya TNI akan siap siaga dan senantiasa waspada terhadap gejolak politik yang mengancam stabilitas keamanan di Indonesia.

Menurutnya, Pengamaman PON XX 2020 di Papua, TNI juga siap untuk memberikan pengamanan untuk suksesnya PON XX dengan mempertebal pasukan di beberapa tempat karena akan dilaksanakan di 4 venue.
Tidak hanya itu, TNI pun akan memperkuat Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) yang mampu melaksanakan tugas di 2 titik masalah.

Himbauan untuk menjaga keamanan juga datang dari Ketua Gerakan Merah Putih Provinsi Papua Budi Waromi yang menghimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di Tanah Papua agar turut serta dalam mensukseskan dan mendukung Pagelaran PON XX yang akan diselenggarakan di Provinsi Papua pada Oktober mendatang.

Rudi Waromi juga menghimbau kepada masyarakat Papua untuk sama-sama mensukseskan gelaran PON yang ke XX pada bulan Oktober tahun 2020 di Provinsi Papua.

Dirinya mengatakan, peran masyarakat Papua untuk mensukseskan acara pagelaran PON ini sangatlah dibutuhkan, mengingat pemerintah Indonesia telah memberikan kesempatan pada Tanah Papua untuk menampilkan atlet-atlet putra-putri asli Papua untuk tampil pada Pesta Olahraga Nasional yang digelar 4 tahun sekali tersebut.

Senada dengan hal tersebut, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tidak hanya optimistis PON XX di Papua dapat terlaksana dengan sukses, namun sebagai tuan rumah, Papua bisa menghadirkan prestasi yang membanggakan.

Kondusifitas Papua dalam menyelenggarakan PON XX tentu tidak perlu diragukan, segenap aparat keamanan seperti TNI dan Polri, telah menunjukkan ittikad baiknya untuk saling bersinergi dalam menjaga keamanan jelang perhelatan multievent 4 tahunan tersebut.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di yogyakarta

 

Artikel ini telah dibaca 31 kali

loading...
Baca Lainnya

Menarik, Alumni AKABRI 89 Bagikan 2.500 Paket Sembako dan 35.000 Masker di Kaltim

KALTIMĀ  – Personel TNI-Polri alumni AKABRI tahun 1989, yang menamakan diri Altar 89, kembali menggelar...

18 September 2020, 10:40 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan saat Pilkada

Oleh : Danila Triwahyuni Pemilihan kepala daerah langsung akan diadakan akhir tahun ini. Kali ini,...

17 September 2020, 17:11 WIB

Kabareskrim Polri Diminta Usut Tuntas Terbakarnya Gedung Kejagung, Ini Kata Ketum BPI KPNAN-RI

Jakarta – BPI KPNAN RI apresiasi Kabareskrim Polri untuk usut tuntas bila ada ditemuan unsur...

17 September 2020, 17:09 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:07 WIB

Kalangan Masyarakat Menolak Keberadaan KAMI

Oleh: Lisa Pamungkas Keberadaan KAMI menjadi kontroversi karena gagal mendapat dukungan rakyat. Bahkan mulai dari...

17 September 2020, 15:02 WIB

KAMI Memecah Belah Perdamaian

Oleh : Lola Ariesty Keberadaan KAMI ditolak oleh banyak orang di berbagai daerah di Indonesia....

16 September 2020, 21:29 WIB

loading...