Kamis, 27 Februari 2020 - 17:59 WIB

KDRT Suami Tusuk Kemaluan Istri Pake Kayu Dapur

Nias Selatan, Deliknews – Kapolres Nias Selatan AKBP I Gede Nakti Widhiarta,S.I.K menggelar Konferensi Pers terkait penahanan tersangka kekerasan dalam rumah tangga, berinisial FDH (27 th) warga Desa Amuri Kecamatan Lolowau Kabupaten Nias Selatan, Jumat (27/02/2020) jalan Mohammad Hatta Pasar Telukdalam Nias Selatan.

“Tersangka menuduh istrinya selingkuh, dengan melakukan penganiayaan dan memasukkan sebilah kayu dikemaluan korban berinisial ADB” jelas Nakti.

Kronologis kejadian berawal pada Sabtu, 04/02/2020) Korban AB (26 th) bersama anaknya berada dikamar, datang tersangka berinisial FDH (27 th) sembari bertanya kepada istrinya dengan mengatakan “selingkuh kau”. Kemudian tersangka mengambil sebilah pisau yang ada dekat tempat tidur, dan mengarahkan kepada korban sembari mengatakan kubunuh kau kalau tidak jujur.

Selanjutnya tersangka FDH menarik korban kesamping tempat tidur sambil membuka seluruh pakaian korban dan menendang paha sebelah kiri dan kanan si korban. Saat itu, tersangka menelepon keluarga korban dengan mengatakan “udah selingkuh saudarmu ini” ujar si tersangka.

Kemudian tersangka memberikan Handphone itu kepada sikorban sembari mengatakan”Suruh datang keluargamu, kalau tidak ku ikat kau dituang listrik”. Lalu sikorban mengatakan kepada keluarganya sesuai yang disuruh si tersangka kepadanya. Setelah itu, tersangka membawa si korban kedapur dan kembali menendangnya dibagian kaki dan paha silorban sebanyak 2 (dua) kali.

Kemudian korban melarikan diri, namun tersangka mengejar silorban sampai di depan rumah dan menendangnya yang disaksikan beberapa warga. Pelaku membawa korban kedalam rumah dan mengikatnya didapur. Pada saat itu, pelaku mengambil sebilah kayu yang ada didapur itu, dan menusukkannya si kemaluan sikorban.

Sementara tersangka FDH saat diwawancarai wartawan mengatakan bahwa ianya khilaf dan kejadian itu akibat dibawah pengaruh alkohol. “Saya khilaf, sangat menyesal dan minta maaf kepada keluarga istri saya” ungkapnya.

Terkait hal itu, Kapolres Nias Selatan AKBP I Gede Nakti Widhiarta,S.I.K mengatakan kepada wartawan bahwa, tersangka akan dikenakan pasal 44 ayat (1) Undang – undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara, tandas Nakti. (Sabar Duha)

Artikel ini telah dibaca 300 kali

loading...
Baca Lainnya

Ketua DPRD Nisel : 1 Bendera Dibakar, Sejuta Bendera Berkibar

Nias Selatan, Deliknews.com – Insiden Pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu, 1 (satu) bendera...

3 Juli 2020, 19:00 WIB

Dukcapil Pasaman Launching Layanan Kependudukan Online Lubuk Sikaping

Pasaman, – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pasaman secara resmi launching pelayanan kependudukan...

3 Juli 2020, 12:17 WIB

Brimob Aceh Terus Bergerak Cegah Penyebatan Covid-19

Satbrimob Polda Aceh, Kamis(02/07/2020)  Wadanki 4 Batalyon C Pelopor Ipda Irwansyah Putra Pelis,S.H pimpin pelaksanaan...

2 Juli 2020, 18:47 WIB

Djamaludin: Musda Sah Secara Hukum, Perbub Tidak Boleh Dicabut Jika Tidak Sesui Selera

Gayo Lues-Menaggapi polemik yang muncul usai terpilihnya pengurus Majlis Pendidikan Daerah (MPD) Kabupaten Gayo Lues...

2 Juli 2020, 15:06 WIB

Kapolres Malaka Kukuhkan Korps Raport Dan Pelantikan Kenaikan Pangkat

Malaka – Bertepatan HUT Bhayangkara Kapolres Malaka, AKBP. Albert Neno. SH mengukuhkan 12 anggota di...

2 Juli 2020, 13:18 WIB

PTUN Medan Batalkan Putusan KIP Sumatera utara

Medan-Pengadilan Tata Usaha Negara PTUN Medan batalkan Putusan Komisi Informasi Sumatera Utara. Pemutusan tersebut berawal...

1 Juli 2020, 21:01 WIB

loading...