Senin, 2 Maret 2020 - 15:04 WIB

Mendukung Kelancaran PON XX di Papua

Oleh : Rebecca Marian

Papua akhirnya mendapatkan giliran untuk menggelar PON XX pada 2020. Bagi masyarakat Papua tentu ini adalah kebanggaan, karena sebelumnya tidak pernah diberi kesempatan menggelar acara olahraga nasional.

Presiden Soekarno sempat berencana menggelar PON di Papua, tetapi wacana itu gagal karena posisinya digantikan Soeharto.Dengan demikian, digelarnya PON XX di Papua perlu mendapat dukungan bersama.

Konsekuensi menggelar PON 2020 Papua adalah biaya yang terlampau mahal. Faktor geografis membuat biaya menjadi naik jika dibandingkan dengan daerah lain. Sejak era reformasi biaya gelaran PON dibebankan pada APBD, sedikit APBN yang tersedot. Di PON 2016, uang dari pemerintah pusat berkisar Rp130 miliar. Semua beban PON ada di tangan daerah. Bagi Papua, beban ini tentu akan bertambah.

Gubernur Papua, Lukas Enembe menyebut PON 2020 akan membutuhkan dana sekitar Rp10-15 triliun. Pada PON XIX 2016, Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengklaim uang APBD Provinsi Jabar dipakai PON total Rp3 triliun lebih. Namun kebijakan pemerintah Provinsi Papua demi terselenggaranya PON XX maka akan dikucurkan dana APBD sebesar total Rp.2 triliun. Besaran anggaran tersebut berasal dari APBD perubahan 2020.

PON XX Papua digelar 20 Oktober hingga 2 November 2020. Pesta olahraga Tanah Air itu diputuskan menggulirkan 37 cabang olahraga yang sebelumnya direncanakan akan diikuti 47 cabor.

Namun, melalui berbagai pertimbangan Kempora-KONI memangkas menjadi 37 cabor yakni aerosport, aquatik, anggar, angkat berat, atletik, baseball, bermotor, biliar, bola basket, bola tangan, bola voli, bulu tangkis, catur, kriket, dayung, gulat, hoky, judo, karate, kempo, layar, menembak, muaythai, panahan, panjat tebing, pencak silat, rugby ,Selam, senam, sepakbola, sepak takraw, sepatu roda, taekwondo, tarung drajat, tenis, tinju, wushu.
PON XX di Papua penting, karena selama ini pembangunan di Papua masih tertinggal dan masih ada yang memandang masyarakat papua marginal, atau di nomor dua kan. PON XX merupakan momentum yang tepat bagi bangsa Indonesia dalam mempercepat pemerataan pembangunan di Papua. Selain itu, ekonomi kreatif bisa tumbuh, dunia pariwisata hidup dan semakin bergeliatnya pergerakan barang dan jasa di Papua

Pembangunan prasarana dan sarana cabang-cabang olahraga di berbagai titik daerah, tentu diikuti oleh dukungan pembangunan infrastruktur dasar lain, yang akan mendukung pengembangan wilayah Papua, seperti perumahan, jalan dan jembatan, jaringan air bersih, daya listrik dan telekomunikasi maupun ruang terbuka hijau yang tertata.

PON XX ini akan semakin memperkuat solidaritas sosial antar anak bangsa dari berbagai provinsi, maupun solidaritas sosial di internal penduduk Papua, yang kini berjumlah sekitar 3,5 juta jiwa, PON XX di Papua juga sebagai ajang mencari bakat atlit-atlit baru yang mempunyai kemampuan luar biasa sehingga dapat diandalkan oleh bangsa Indonesia dalam turnamen-turnamen internasional. Untuk itu, penting bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung penyelenggaraan PON XX di Papua.

Penulis adalah mahasiswa Papua tinggal di Jakarta

Artikel ini telah dibaca 95 kali

loading...
Baca Lainnya

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Untungkan Pekerja dengan Pengaturan Upah Minimum yang Layak

Oleh : Ade Kurniawan Para pekerja deg-degan menunggu peresmian omnibus law RUU Cipta Kerja, karena...

30 September 2020, 05:35 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Laksanakan 3 M

Oleh : Zulfikar Penambahan pasien Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk...

30 September 2020, 05:23 WIB

Waspada Manuver KAMI Politisasi Isu PKI

Oleh : Edi Jatmiko Jelang peringatan peristiwa gerakan 30 september, selalu ada isu kebangkitan PKI...

30 September 2020, 05:17 WIB

Menengok Harta Kekayaan Cabup Sidoarjo, Ternyata Cabup Ini Paling Terkaya

Sidoarjo – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah umumkan laporan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) para...

29 September 2020, 21:33 WIB

Mewaspadai Manuver KAMI Bermuatan Politis

Oleh : Ahmad Bustomi Masyarakat dipusingkan dengan ulah anggota KAMI yang mejeng di berita TV...

29 September 2020, 03:55 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Keberlanjutan Otsus

Oleh : Abner Wanggai Pemerintah memberikan sinyalemen untuk melanjutkan Otsus Papua. Otsus tersebut dianggap membawa...

29 September 2020, 03:48 WIB

loading...