Selasa, 3 Maret 2020 - 23:29 WIB

Dua Bulan Ini 11 Kasus Kekerasan Seksual Anak Terjadi di Kabupaten Tangerang

TANGERANG – Kasus tindakan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kabupaten Tangerang cukup tinggi. Dalam jangka waktu dua bulan di tahun 2020 ini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DP3A) menangani 11 kasus kekerasan seksual terhadap anak. Sepanjang tahun 2019, tercatat 49 kasus.

Menurut Kepala DP3A Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika, dari 11 kasus selama Januari hingga Februari terdiri dari kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur dan kasus sodomi.

“Cukup miris, kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur bermunculan di Kabupaten Tangerang. Bersyukur, dari Polresta Tangerang langsung menindak pelaku dengan pidana,” kata Asep kepada wartawan di Polresta Tangerang Polda Banten, Senin (2/3/2020).

Menurut Asep, maraknya kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang terjadi, maka dirasa perlunya ada tindakan khusus yang dilakukan. Para korban kekerasan pun tidak banyak melapor lantaran tidak mau berurusan dengan hukum. Saat ini, lanjut Asep, sudah ada lembaga yang menaungi tentang pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak.

DP3A Kabupaten Tangerang melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) mempunyai tugas untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat terutama perempuan dan anak yang menjadi korban tindak kekerasan seksual.

“Untuk itu, saya minta kepada masyarakat jangan takut melapor ke kami atau ke Kepolisian, apabila dilingkungan keluarga atau lingkungan masyarakat ada kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur dan kekerasan terhadap perempuan,” paparnya.

Asep menambahkan, bila korban tidak melaporkan kasus kekerasan seksual tersebut ke DP3A atau ke Kepolisian dikhawatirkan dikemudiaan hari, korban akan menjadi pelaku kekerasan seksual.

“Mangkanya, korban harus berani melapor agar kami bisa memberikan trauma healing agar korban tidak menjadi predator selanjutnya,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 13433 kali

loading...
Baca Lainnya

Covid-19 Masih Ganas, Terapkan Protokol Kesehatan Secara Ketat

Oleh : Agung Priyatna Penyebaran corona makin ganas. Bahkan ada lonjakan pasien beberapa hari ini....

24 September 2020, 21:39 WIB

Mewaspadai Manuver KAMI Jelang Pilkada 2020

Oleh : Putu Prawira Indonesia akan mengadakan pemilihan kepala daerah serentak, desember 2020. Namun acara...

24 September 2020, 19:30 WIB

Omnibus Law Ciptaker Tidak Menghilangkan Mekanisme Pesangon

Oleh : Raavi Ramadhan Pemerintah telah menginisiasi Omnibus Law Ciptaker sebagai terobosan di bidang regulasi....

24 September 2020, 17:55 WIB

Komunitas GESIT Ajak Warganet Dukung Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19

Akhir-akhir ini penyebaran Covid-19 semakin meluas, termasuk di Indonesia, per-22 September 2020, jumlah kasus positif...

24 September 2020, 15:42 WIB

Wasapda Manuver KKSB Jelang Kelanjutan Otsus Papua Jilid 2

Oleh : Rebecca Marian Jelang otonomi khusus jilid 2, kewaspadaan di Papua makin ditingkatkan untuk...

24 September 2020, 01:26 WIB

Mewaspadai Provokasi KAMI Manfaatkan Situasi Pandemi Covid-19

Oleh : Raavi Ramadhan Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) telah tersebar di berbagai daerah,...

24 September 2020, 00:40 WIB

loading...