Kamis, 5 Maret 2020 - 20:38 WIB

4 Oknum Buruh Jadi Tersangka, DPR Apresiasi Polresta Tangerang

TANGERANG – Anggota Komisi III DPR RI Rano Alfath menyayangkan aksi anarki dan adanya persitiwa kekerasan yang dilakukan oleh beberapa oknum buruh di PT Ikad, Kecamatan Pasar Kemis yang terjadi pada saat aksi demonstrasi menolak RUU Cipta Kerja, Selasa (3/3/2020).

“Sangat! Sangat menyayangkan karenakan menyampaikan aspirasi itu tidak harus anarkis bisa dengan damai tenang,” kata Rano setelah mengikuti forum silaturahmi pengusaha di wilayah Hukum Polresta Tangerang, Kamis (5/3/2020).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga berharap kejadian yang menimpa satu pekerja di Pasar Kemis luka, tidak terulang kembali.

Ia mengajak kepada rekan–rekan buruh dan serikat pekerja untuk menjauhi tindakan–tindakan yang bersifat anarkis dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.

Menurutnya, para buruh juga tidak perlu memaksa masuk ke pabrik–pabrik jika memang perusahaan tersebut sudah mengirimkan perwakilannya untuk ikut serta dalam aksi demonstrasi.

Ditambahkan. kawan–kawan serikat buruh juga harus bisa mengingatkan untuk tidak berbuat anarkis dalam menyuarakan aspirasi.

“Menyampaikan aspirasi kita dukung kog, di DPR pun. Semua elemen–elemen penegakan hukum juga pasti mendukunglah tapi jangan anarkis,” ujarnya

Meski demikian, aksi kekerasan yang terjadi itu dilakukan oleh segelintir oknum buruh. Ia juga sudah meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas jika ada oknum yang melanggar hukum.

“Polresta Tangerang juga sudah sangat luar biasa yah. Harus diapresiasi. Saya juga meminta pak Kapolres untuk tidak takut, kita dukung tindakan tegasnya,” pungkas Rano Alfath.

Sebelumnya, Polresta Tangerang Polda Banten mengamankan 10 orang oknum Buruh dari Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) di Keluraham Kuta Jaya, Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang.

Mereka ditangkap karena adanya laporan dari korban yang juga sebagai pekerja dengan dugaan kasus pengeroyokan. Dari 10 oknum buruh yang ditangkap, 4 orang jadi tersangka.

Artikel ini telah dibaca 13623 kali

loading...
Baca Lainnya

Mewaspadai Manuver KAMI Bermuatan Politis

Oleh : Ahmad Bustomi Masyarakat dipusingkan dengan ulah anggota KAMI yang mejeng di berita TV...

29 September 2020, 03:55 WIB

Masyarakat Papua Mendukung Keberlanjutan Otsus

Oleh : Abner Wanggai Pemerintah memberikan sinyalemen untuk melanjutkan Otsus Papua. Otsus tersebut dianggap membawa...

29 September 2020, 03:48 WIB

Lihat, Ketum BPI KPNPA Sebut KPK Lamban

Jakarta – Pernyataan Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menyebut dan mengapresiasi atas kinerja...

Ketua BPI KPNPA RI TB Rahmad Sukendar, Rabu (4/3)

28 September 2020, 17:52 WIB

Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Oleh : Ade Istianah Angka penambahan pasien positif Covid-19 masih terus terjadi yang menandakan masih...

28 September 2020, 17:00 WIB

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

loading...