Masyarakat Tidak Perlu Panik Hadapi Virus Corona

- Editorial Staff

Kamis, 5 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Eduardus Gunadi

Pemerintah Indonesia resmi mengumumkan 2 WNI yang berada di Indonesia positif terpapar Virus Corona. Kendati demikian, Pemerintah telah bergerak cepat guna merespon kejadian tersebut, sehingga masyarakat diharapkan untuk tidak panik dalam menyikapi kasus tersebut.

Darurat Virus Corona sedang dihadapi dunia. Angkanya terus bertambah. Update hari ini diberitakan bahwa virus mematikan dari Kota Wuhan, Propinsi Hubei di Tiongkok telah menjangkau lebih dari 30 negara dan menyebabkan puluhan ribu orang lebih terinfeksi. Jumlah orang yang meninggal mencapai ribuan jiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini pun bisa jadi semakin hari semakin bertambah.
Indonesia pun sudah memiliki kasus virus Corona pertama dengan 2 orang yaitu ibu dan anak yang terinfeksi setelah terjadi kontak langsung dengan warga Jepang di suatu acara.
Berita tertularnya warga Indonesia cepat menjadi viral di berbagai media cetak, elektronik dan sosial.

Masyarakat pun menjadi panik dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan yang tidak perlu. Dalam situasi seperti ini ada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan momentum dengan menumpuk masker kemudian dijual dengan harga yang jauh lebih mahal
Kepanikan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat tidak lepas dari informasi hoax yang beredar massif di media sosial.

Informasi-informasi hoax tersebut dibuat sedemikian rupa untuk memancing kepanikan masyarakat sehingga muncul kekacauan yang akan sulit ditanggulangi oleh Pemerintah
Pemerintah menyadari dan langsung melakukan counter terhadap informasi hoax dengan informasi yang resmi dikeluarkan melalui Kementerian Kesehatan.

Diharapkan masyarakat bijak dalam menjaring informasi sehingga yang dapat dicerna adalah informasi dari sumber resmi pemerintah
Tentu tidak semua informasi yang beredar adalah tidak benar, sebab jika dilihat secara saksama kasus Corona merupakan salah satu bentuk bencana kesehatan lingkungan.

Salah satu mitigasi preventifnya adalah dengan kebersihan dan pelestarian lingkungan sehingga informasi-informasi kesehatan serta kebersihan lingkungan dan diri sendiri merupakan suatu petunjuk yang benar dan dapat diikuti.

Dari sisi pemerintah, kasus virus Corona telah ditangani secara professional dan sesuai standar WHO sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu takut dan cemas untuk melakukan kegiatan sehari-hari.

Penulis adalah pengamat sosial politik

Berita Terkait

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak
Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi
Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers
Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit
Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran
Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman
Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count
Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 08:53 WIB

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:07 WIB

Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:28 WIB

Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:47 WIB

Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:43 WIB

Pencabutan Subsidi BBM untuk Makan Siang, Ini Respon Gibran

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:38 WIB

Anggota KPPS Meninggal, KPU Beri Santunan 36 Juta dan Biaya Pemakaman

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:05 WIB

Suara Prabowo-Gibran di Quick Count Akan Sama dengan Real Count

Sabtu, 17 Februari 2024 - 18:00 WIB

Selesai Bertugas, Anggota KPPS Palangkaraya Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Politik

Syarif Hasan: Hak Angket Pemilu itu Kontraproduktif

Senin, 26 Feb 2024 - 10:10 WIB

Politik

38,1 Persen Pemilih AMIN Setuju Pemilu Banyak Kecurangan!

Senin, 26 Feb 2024 - 10:06 WIB

Politik

TKN Fanta Ingin Kabinet Prabowo Banyak Anak Muda

Senin, 26 Feb 2024 - 10:04 WIB