Jumat, 6 Maret 2020 - 18:24 WIB

Gubernur AAL Lepas 97 Taruna Tingkat lV Lattek Magang KRI dan Pasukan

Surabaya – Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksamana Muda TNI Edi Sucipto, S.E., M.M. melepas 97 Taruna dan Taruni Tingkat IV Angkatan ke-65 untuk melaksanakan Latihan Praktek (Lattek) Magang KRI dan Latek Pasukan di lapangan Banda Mako AAL, Surabaya, Jumat (6/3). Upacara pelepasan yang dihadiri para Pejabat Utama AAL dan perwira staf dijajaran AAL lainnya.

Dalam upacara tersebut, Danyon 3 Resimen AAL Letkol Laut (P) Rudy dan Perwira Depmar, Mayor Marinir Faris melaporkan kesiapan pelaksanaan Lattek yang akan berlangsung mulai tanggal 6 -29 Maret 2020 mendatang ini.

Lattek Magang di KRI Koarmada II diikuti 39 Taruna Kops Pelaut, 14 Taruna Korps Teknik, 15 Taruna Korps Elektronika dan 9 Taruna Korps Suplai yang akan di sebar di KRI I Gusti Ngurahrai-332, KRI Yos Sudarso-353, KRI Karel Satsuitubun-356, KRI Frans Kaisiefo-368, KRI Nagapasa-403, KRI Makasar-590, KRI Pulau Rengat-711 dan KRI Arun-903.

Sedangkan Lattek Pasukan yang diikuti 20 Taruna Korps Marinir akan dilaksanakan di Pasmar 2 Surabaya. Mereka akan di disebar di satuan-satuan Pasmar 2 Surabaya seperti di Brigif, Resimen maupun di Batalyon-batalyon dijajarannya.

Gubernur AAL mengatakan bahwa untuk meningkatkan kemampuan dan profesionalisme perwira lulusannya, AAL harus memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan kepada taruna/taruni sesuai dengan tuntutan penugasan awal di KRI/pendirat dan pasukan serta mampu mengembangkan pribadi sebagai kader pemimpin TNI/TNI AL, salah satu upayanya dengan melaksanakan Lattek Magang KRI dan Lattek Pasukan.

“Untuk Lattek ini, saya telah berkoordinasi dengan Pangkoarmada II dan meminta untuk Taruna Tingkat IV ini bisa ditempatkan di KRI yang terbaru dan berteknologi tinggi, sehingga setelah lulus menjadi perwira diharapkan bisa lebih siap untuk bertugas sebagai pengawaknya KRI,” terangnya.

Lattek Magang KRI lanjutnya, bertujuan untuk mempraktekkan pelajaran teori yang telah diterima di kelas, melaksanakan tugas sebagai Asisten Kepala Divisi di departemen KRI dalam mendukung kegiatan operasi KRI, sesuai dengan korps masing-masing, sedangkan Lattek Pasukan bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan dan keterampilan Taruna Tingkat IV Korps Marinir agar dapat melaksanakan tugas-tugas sebagai komandan peleton senapan marinir dengan baik dan benar.

“Selaku Gubernur AAL, saya mengucapkan selamat melaksanakan Lattek Magang KRI dan Pasukan, saya instruksikan kepada kalian untuk serius dan sungguh-sungguh melaksanakan Lattek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan profesi kalian,” pintanya.

Selain itu, Ia menekankan untuk menjaga keamanan personel, material, perlengkapan serta memelihara tata tertib dan disiplin agar latihan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Kemudian melaksanakan instruksi dan petunjuk pimpinan latihan untuk menjamin pelibatan dan partisipasi dalam seluruh rencana kegiatan yang telah diagendakan.

Gubernur AAL juga menekankan untuk tetap jaga kondisi fisik dan mental dengan baik, hindari sikap, perilaku dan perbuatan yang dapat merugikan masyarakat, almamater maupun diri pribadi serta pelihara kerjasama dan kekompakan di antara para taruna/taruni dan awak kapal selama dalam pelayaran latihan. (Rilis/jat)

Artikel ini telah dibaca 98 kali

loading...
Baca Lainnya

Mengapresiasi Pemerintah Susun Rencana Vaksinasi Covid-19

Oleh : Edi Jatmiko Pemerintah sedang menyusun skema vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat. Masyarakat pun mengapresiasi...

30 September 2020, 23:19 WIB

Program Pemulihan Ekonomi Nasional Terus Dilaksanakan

Oleh : Aditya Akbar Pemerintah terus berusaha memulihkan sektor perekonomian, meskipun saat ini fokus untuk...

30 September 2020, 22:55 WIB

RUU Cipta Kerja Menambah Kesejahteraan Pekerja Kontrak

Oleh : Rita Efendi Pemerintah telah menginisiasi RUU Cipta Kerja melalui konsep Omnibus Law. Peraturan...

30 September 2020, 22:05 WIB

Omnibus Law RUU Cipta Kerja Untungkan Pekerja dengan Pengaturan Upah Minimum yang Layak

Oleh : Ade Kurniawan Para pekerja deg-degan menunggu peresmian omnibus law RUU Cipta Kerja, karena...

30 September 2020, 05:35 WIB

Masyarakat Harus Disiplin Laksanakan 3 M

Oleh : Zulfikar Penambahan pasien Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia. Masyarakat pun diimbau untuk...

30 September 2020, 05:23 WIB

Waspada Manuver KAMI Politisasi Isu PKI

Oleh : Edi Jatmiko Jelang peringatan peristiwa gerakan 30 september, selalu ada isu kebangkitan PKI...

30 September 2020, 05:17 WIB

loading...