Senin, 9 Maret 2020 - 14:39 WIB

Bambang Haryo saat kunjungan di pasar bluru kidul

Bambang Haryo saat kunjungan di pasar bluru kidul

Wow, Elektabilitas Bambang Haryo di Pilbup Sidoarjo Tertinggi pertama

Sidoarjo – Elektabilitas Bakal Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) tertinggi pertama dalam survei yang digelar The Republic Institute, lembaga survei nirlaba yang jadi tempat berhimpun para peneliti Surabaya.

The Republic Institute melakukan survei perilaku memilih di Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 3-14 Februari 2020, dengan jumlah responden sebanyak 800 pemilih dan margin of error yaitu 3,8 persen.

“Teknik sampling survei yaitu dengan multistage random sampling, dimana sampel dipilih secara berjenjang dari tingkat kecamatan, desa, RT, RW sampai KK. Dengan teknik ini semua pemilih di Kabupaten Sidoarjo memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai responden penelitian,” ujar Fatekhul Mujib, Peneliti The Republic Institute,Senin (9/3)

Nama-nama calon yang muncul di Kabupaten Sidoajo semuanya di cek terkait popularitas dan elektabilitasnya, dari hasil penelitian tampak bahwa popularitas tertinggi masih dipegang oleh Plt.

Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin sebesar 80 persen, kemudian disusul Bambang Haryo Sukartono (BHS) sebesar 76,4 persen dan Ahmad Muhdlor Ali sebesar 71,2 persen, serta Kelana Aprilianto 56,5 persen, A. Amir Aslichin 52,9 persen, M. Bahrul Amiq 33,9 persen, Sulamul Hadi Nurmawan 23,4 persen, Hidar Assegaf 27 persen, Rahmat Muhajirin 25,9 persen, Mimik Idayana 27,6 persen, Samsul Hadi 23,5 persen, Sumi Harsono 22,4 persen, H. Haris 21,4 persen, M. Taufiqulbar 17,4 persen.

Dari data di atas tampak sekali ”Popularitas yang tinggi dari keempat calon tersebut bisa terjadi karena baliho sebagai media pengenalan dirinya sudah banyak tersebar di Kabupaten Sidoarjo, disamping itu, pak Nur karena beliaunya menjabat wakil bupati dan Plt. bupati, sedang BHS karena beliau anggota DPR 2014-2019 yang aktif berkunjung ke masyarakat Sidoarjo, untuk muhdlor popularitasnya lebih banyak karena pengaruh Gus Ali sebagai abahnya”, ujar mas Mujib.

Berkebalikan dengan popularitas, meskipun Bambang Haryo Sukartono (BHS) untuk popularitas diurutan nomor 2, tetapi untuk elektabilitas ternyata nomor satu, dengan rincian persentase untuk elektabilitas sebagai berikut: Bambang Haryo Sukartono (BHS) 23,6 persen, kemudian dipepet diurutan kedua yaitu Muhdlor 20,9 persen, diurutan ketiga Nur Ahmad Syaifuddin 14 persen dan keempat Kelana Aprilianto 11,7 persen, kelima A. Amir Aslichin 3,7 persen, Keenam H. Haris 3,4 peren, Ketujuh M. Bahrul Amiq 2,6 persen, Kedelapan Mimik Idayana 1 persen, Selebihnya calon yang lain masih dibawah 1 persen.

Menurut mas mujib, tingginya suara Bambang Haryo Sukartono (BHS) karena adanya dorongan yang kuat dari masyarakat akan perubahan kepemimpinan di Kabupaten Sidoarjo untuk 5 tahun ke depan. Disamping itu, BHS selama 5 tahun menjabat sebagai anggota DPR periode 2014-2019 yang mewakili Daerah Pemilihan Sidoarjo dan Surabaya juga sangat intens turun terus menerus menjumpai masyarakat Sidoarjo, baik waktu reses maupun waktu-waktu normal untuk
menyelesaikan masalah yang ada di Kabupaten Sidoarjo, seperti banjir dan pengelolaan pasar, serta persoalan infrastruktur yang menjadi persoalan paling tinggi di Kabupaten Sidoarjo yang paling penting untuk diselesaikan menurut masyarakatnya.

“Alasan lain tingginya BHS karena beliau sudah memiliki relawan yang kuat ditiap wilayah sidoarjo serta enam bulan terakhir selalu menyapa warga di Sidoarjo”, ujar mas mujib.

Sementara itu “Untuk gus Muhdlor, elektabilitas yang tinggi tersebut lebih banyak karena pengaruh abah beliau serta satu satunya calon milenial, sedangkan untuk Pak Nur, lebih banyak dipengaruhi oleh pengalaman beliau dipemerintahan serta jabatan beliau sebagai PLT bupati”, ujar mas Mujib menambahkan.

Artikel ini telah dibaca 847 kali

loading...
Baca Lainnya

Terapkan Protokol Kesehatan Ketat Cegah Covid-19 di Keramaian

Oleh : Maya Resti Pandemi Covid-19 masih kita lalui namun sayangnya mulai banyak yang melanggar...

7 Agustus 2020, 07:55 WIB

Pemerintah Akan Bantu Uang Kuliah Mahasiswa Terdampak Covid-19

Oleh : Ilham Kurnia Pandemi covid-19 sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia. Kondisi ini membuat...

6 Agustus 2020, 09:35 WIB

Paham Radikal Ancam Kedamaian Masyarakat

Oleh : Rahmat Siregar Radikalisme masih menjadi ancaman bersama. Pasalnya, orang yang terpapar paham radikal...

5 Agustus 2020, 23:15 WIB

Pentingnya Penggunaan Masker Cegah Penularan Corona

Oleh : Edi Jatmiko Penularan corona makin menjadi-jadi dan jumlah pasiennya di Indonesia mencapai 111.000...

5 Agustus 2020, 22:59 WIB

Fopbindo Sumbar Protes Mendagri Soal PAP ULPLTA Koto Panjang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) memprotes keras atas...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein

5 Agustus 2020, 14:55 WIB

Fopbindo Sumbar Ancam Oknum Pembuat Istilah Pitih Sanang

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumatera Barat (Sumbar) tak senang dengan...

Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar, Ahmad Husein bersama rekannya, Rabu (5/8/20).

5 Agustus 2020, 14:17 WIB

loading...