Selasa, 10 Maret 2020 - 21:14 WIB

Ancur, Dana BOS SDN Ketapang Mauk Digasak Perampok

TANGERANG – Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) SDN Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, digasak perampok, Senin (9/3/2020).

Uang yang sejatinya untuk gaji honorer dan kebutuhan operasional sekolah ini hilang setelah mobil kepala sekolah gembos ban.

Kepala SDN Ketapang Tanu menuturkan, peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di depan gerbang rumahnya di Kampung Buaran Jati RT 01/02 Desa Buaran Jati, Kecamatan Mauk.

Saat itu dirinya kaget melihat tas yang berisi uang BOS sebesar Rp 105 juta dan uang milik pribadi senilai Rp 7 juta raib.

Peristiwa itu bermula, Senin pagi dirinya bersama bendahara SDN Ketapang dan bendahara SDN Buaran Jati berangkat ke BJB Balaraja untuk mencairkan dana BOS. Kemudian ketiganya pulang menuju rumah masing–masing.

Tanu yang mengendarai mobil Toyota Kijang Kapsul mengantarkan bendahara ke komplek di Tanjakan Indah, Kecamatan Rajeg. Namun di gerbang komplek ban mobil gembos. Ia mencari tambal ban dengan posisi tas yang berisi uang dan berkas sekolah tetap digendong.

“Setelah selesai tambal ban saya langsung pulang ke rumah di Buaran Jati. Namun saat buka gerbang terdengar suara orang menutup pintu mobil dan tas yang berisi uang dan berkas telah hilang,” tuturnya, Selasa (10/3/2020).

Melihat uang sekolah itu hilang dirinya langsung syok. Saat itu ada rekan Tanu yang datang ke rumah dan mengaku melihat ada dua orang yang mengendarai sepeda motor honda beat berboncengan dengan memengang tas. Ciri tas tersebut sama persis dengan milik Tanu.

“Saya langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Mauk. Saat ini beberapa saksi masih dalam pemeriksaan,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Polda Banten  Kompol Gogo Galisung membenarkan kejadian tersebut. Menurut Gogo saat ini polisi masih melakukan penyidikan dengan memeriksa saksi–saksi.

“Benar kami mendapat laporan. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara, kami juga memanggil sejumlah saksi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 28822 kali

loading...
Baca Lainnya

UU Cipta Kerja Mendorong Kesejahteraan Rakyat

Oleh : Lisa Pamungkas Pemerintah berusaha membangkitkan kembali ekonomi Indonesia, dengan meresmikan UU Cipta Kerja....

29 November 2020, 17:21 WIB

Kerumunan Rizieq Shihab Timbulkan Klaster Baru Corona Perlu Ditindak Tegas

Oleh : Dodik Prasetyo Rizieq Shihab membuat ulah dengan sengaja mengundang 10.000 orang dalam pesta...

29 November 2020, 15:52 WIB

Masyarakat Papua Menolak Provokasi Benny Wenda

Oleh : Yusaac Wakum Salah satu pentolan gerakan separatis Papua, Benny Wenda terus memprovokasi masyarakat...

29 November 2020, 12:57 WIB

Masyarakat Sambut Positif Program Vaksinasi Covid-19

Oleh : Deka Prawira Ketika pandemi sudah kita lewati selama lebih dari 8 bulan, ada...

29 November 2020, 12:51 WIB

Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Mempercepat Penanganan Covid-19

Oleh : Andi Atgas Pandemi covid-19 telah kita lalui selama berbulan-bulan, namun kita tak boleh...

29 November 2020, 03:13 WIB

Masyarakat Mendukung Penerapan UU Cipta Kerja

Oleh : Dodik Prasetyo UU Cipta Kerja yang diresmikan oktober 2020 lalu baru bisa dijalankan...

29 November 2020, 03:05 WIB

loading...