Rabu, 18 Maret 2020 - 18:01 WIB

Dilarang Orangtua Main Game, Siswa SMPN 18 Nekat Gantung Diri

TANGERANG- Karena hanya dilarang main game oleh orangtuanya, Riyan Ramadan (15) pelajar SMPN 18 Kota Tangerang nekat gantung diri dengan menggunakan kabel listrik di rumahnya, Kecamatan Cipondoh, Minggu (15/3).

Riyan ditemukan tergantung di dapur oleh ibunya Minahika (36) yang saat itu baru pulang ke rumahnya pada pukul 21.00 WIB, Minahika yang saat itu melihat kaget anaknya sudah tergantung dengan sebuah kabel dan langsung berteriak histeris.

Kasubag Humas Polresta Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim mengatakan, sebelum kejadian korban sempat marah kepada ibunya karena handpone yang dimilikinya disita. Penyitaan handpone tersebut, karena korban disuruh fokus untuk belajar untuk menghadapi ujian.

“Dugaan sementara korban gantung diri karena handpone miliknya disita, dari situ korban kesal dan marah kepada ibunya. Karena rumah sepi, akhirnya korban menggantungkan dirinya di pintu dapur,”ujarnya saat dikonfrimasi Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Senin (16/3).

Rachim menambahkan, tidak ditemukan bekas luka atau kekerasan lainnya. Tetapi korban sudah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Semalam pihak kepolisian datang karena mendapatkan informasi bahwa ada warga gantung diri, setelah dilakukan pengecekan benar dan hasil sementara di lokasi kejadian tidak ada bekas luka maupun kekerasan lainnya. Tetapi kita masih menunggu hasil dari RSUD Kabupaten Tangerang,”paparnya.

Ia menuturkan, ibu korban sampai saat ini masih shock karena melihat langsung korban yang tergantung di atas pintu dapur. Bahkan, dirinya sempat histeris karena pada saat itu tidak ada orang dirumahnya.

“Kami juga terus melakukan pendalaman, melalui orangtuanya kita akan lakukan pemeriksaan. Tetapi sampai saat ini ibu korban yang juga saksi dalam kejadian tersebut masih shock karena melihat anaknya tewas tergantung,”tutupnya.

 

Artikel ini telah dibaca 37 kali

loading...
Baca Lainnya

PKN Pertanyakan Surat Pernyataan Setda, Terkait SILPA DBH-CHT Dinkes Galus 2018

Gayo Lues-Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh, mempertanyakan surat Pernyataan Sekretaris Daerah...

31 Mei 2020, 21:09 WIB

216 Warga Desa Lakulo Mencairkan BLT Dana Desa Di Kantor Desa Lakulo

Malaka – Kepala Desa Lakulo,  merupakan eksekutor dipemerintahan terbawa ekskutif, bersama jajaranya, dan Kordinator tenaga...

31 Mei 2020, 16:45 WIB

Pemanfaatan DBH-CHT di Dinkes Galus Diduga Sarat Masalah

Gayo Lues-Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH-CHT) untuk mendukung peningkatan, pelayanan kesehatan tahun...

31 Mei 2020, 09:33 WIB

Gilimanuk Jebol, Gung De: Petugas Harusnya Malu Sama Pecalang

Denpasar – Diduga sejumlah warga pendatang dari zona merah tanpa membawa persyaratan dan warga pendatang...

Ilustrasi (Foto: net)

31 Mei 2020, 09:07 WIB

Ketum MAWU Kupang Minta Polisi Usut Sampai Tuntas Dugaan Penyebaran Faham Khilafah

Kupang – viralnya selebaran dan vidio dugaan penyebaran faham khilafah di kota Kupang sempat meresahkan...

31 Mei 2020, 00:08 WIB

89 Desa Di Kabupaten Malaka Sudah Terealisai Bantuan BLT Dari Dana Desa (DD)

Malaka – Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) Rp.600.000/KK, baru terealisasi 89 desa...

30 Mei 2020, 23:00 WIB

loading...