Melintas Titik Koordinat 0 Drajat, 115 Taruna AAL Jalani Prosesi Mandi Khatulistiwa

- Editorial Staff

Minggu, 22 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya – Sebanyak 115 Taruna Akademi TNI Angkatan Laut (AAL) menjalani prosesi Mandi Kahatulistiwa saat KRI Makasar 590 yang ditumpanginya itu melintas titik koordinat 0 drajat Garis Khatulistiwa di perairan antara Kalimantan dan Sulawesi, (Selat Makasar) Minggu (22/3).

Ke-115 Taruna AAL Tingkat l Angkatan ke-68 ini, melaksanakan Mandi Khatulistiwa dalam perjalanannya dari Balikpapan menuju Palu dalam Latihan Praktek Layar Pra Jalasesya 2020 di atas gladak KRI Makasar-590.

Menurut Komandan KRI Makasar 590, Letkol Laut (P) Hariono, setiap taruna maupun anggota TNI AL diwajibkan untuk melaksanakan Mandi Khatulistiwa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang jelas ritual itu boleh dilakukan oleh taruna atau anggota TNl AL lainnya saat kapal melintas di titik nol koordinat Khatulistiwa,” ujar Letkol Laut (P) Hariono.

Lanjutnya, ritual Mandi Khatulistiwa itu sudah dilakukan oleh TNI AL sejak KRI Dewa Ruci ada di Indonesia pada tahun 1953. Mandi Khatulistiwa hanya dilakukan satu kali dan setiap anggota yang melakoni ritual mandi khatulistiwa, akan mendapatkan sertifikat resmi dari TNI AL.

Bahkan kata Hariono, Mandi Khatulistiwa ini, sudah menjadi tradisi pelaut dunia ketika melewati Garis Katulistiwa dan wajib diikuti seluruh awak kapal yang belum melakukan tradisi itu.

Sementara itu Perwira Pelaksana Latihan (Palaklat) Prajalasesya 2020, Mayor Laut (P) Yahya Junarko, S.T. mengatakan bahwa selain ritual sakral Mandi Khatulistiwa yang dijalani 115 Taruna AAL Angkatan ke-68 dalam rute pelayaran Balikpapan-Palu ini, sebelumnya mereka juga mendapatkan berbagai materi dan praktek aktifitas sebagai awak kapal perang.

Kegiatan tersebut antara lain olahraga pagi dan sore, latihan PBB, pelajaran pengenalan peran di KRI, pelajaran pengenalan kesenjataan KRI, pelajaran tentang permesinan, pelajaran penyelamatan kapal dan melaksanakan peran-peran di kapal perang. (Rilis/jat)

Berita Terkait

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak
Respon Kasus Bullying Binus School, KemenPPPA Kawal Hak Pendidikan Pelaku dan Korban
20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU
Atta Halilintar Beri Hadiah Ameena, Apa ya?
Prabowo Umbar Senyum Usai Bertemu Gibran
Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi
Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers
Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 08:53 WIB

5 Rekomendasi Model Rambut untuk Pria Berrahang Tegas, Nomor 1 Potongan Cepak

Jumat, 23 Februari 2024 - 21:45 WIB

Respon Kasus Bullying Binus School, KemenPPPA Kawal Hak Pendidikan Pelaku dan Korban

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:15 WIB

20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:50 WIB

Atta Halilintar Beri Hadiah Ameena, Apa ya?

Jumat, 23 Februari 2024 - 19:50 WIB

Prabowo Umbar Senyum Usai Bertemu Gibran

Kamis, 22 Februari 2024 - 12:07 WIB

Tugas Utama AHY Setelah Dilantik Jokowi

Kamis, 22 Februari 2024 - 09:28 WIB

Momen HPN 2024, PWI Tuban Sambangi Dewan Pers

Sabtu, 17 Februari 2024 - 22:47 WIB

Marissya Icha Lakukan Protes Karena Dapat Suara Sedikit

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB