Minggu, 22 Maret 2020 - 20:59 WIB

Virus Corona, Sahabat Polisi Imbau Warga Tetap Dirumah

Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar tetap dirumah untuk mencegah pandemic virus corona atau covid-19.

Kepada Wartawan di Jakarta, Minggu (22/3) Ketum Sahabat Polisi Fonda Tangguh mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan terkait penyebaran virus corona di Indonesia yang sudah menelan 48 korban jiwa per hari ini.

“Ya, dari data yang ada sebanyak 514 pasien dinyatakan positif corona dan 48 orang meninggal dunia, untuk itu kami minta masyarakat agar tetap berada di rumah serta melakukan pola hidup sehat dan bersih”Kata Fonda.

Dia melanjutkan, meski sebanyak 29 orang telah sembuh dari covid-19, bukan berarti Indonesia sudah bebas dari virus . Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengikuti arahan Pemerintah untuk melakukan pencegahan dini penyebaran virus covid-19.Ungkapnya

“Himbauan Pemerintah kepada masyarakat itu mulai dari melakukan Social Distance (jaga jarak social), kemudian tidak bepergian, tidak bertemu di tempat yang ramai harus diikuti oleh masyarakat demi keselamatan jiwa masyarakat”Katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan bahwa mereka dengan hasil tes negatif tetap melakukan pembatasan dalam berinteraksi sosial. Data Kementerian Kesehatan dan data global menunjukkan bahwa kelompok usia muda memiliki daya tahan lebih baik dibandingkan dengan mereka yang berusia lanjut.

“Namun, harus dipastikan bahwa bukan berarti kelompok yang usia muda ini tidak bisa terkena. Bisa terkena dan tanpa gejala inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran karena kita terkena tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri,” tegas Yurianto pada Sabtu (21/3).

Menurut Yurianto, situasi tersebut menjadi tantangan karena sebaran dapat menjadi semakin cepat, khususnya pada orang-orang di sekitar yang usianya lebih tua. Meskipun warga yang telah melakukan tes Covid-19 berusia muda dan kuat, ia tetap dapat menjadi salah satu sumber penyebaran di dalam keluarga.

“Hasil negatif tidak memberikan garansi tidak terinfeksi covid – 19. Menjaga jaga jarak, menghindari kerumunan orang menjadi pilihan pertama,” tambah dia.

Artikel ini telah dibaca 463 kali

loading...
Baca Lainnya

Komunitas GESIT Akan Gelar Podcast Warganet Ajak Masyarakat Dukung Kebijakan Pemerintah Atasi Pandemi Covid-19

Penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan...

23 September 2020, 09:12 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Menguntungkan UMKM

Oleh : Zakaria Omnibus Law Cipta Kerja didesain oleh pemerintah, tidak hanya untuk pekerja tapi...

22 September 2020, 23:58 WIB

Kalangan Media dan Milenial Harus Aktif Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Rahmat Soleh Pemerintah saat ini sedang fokus menangani Covid-19 yang masih terus terjadi....

22 September 2020, 23:50 WIB

Masyarakat Menolak Konsep Usang KAMI

Oleh : Putu Raditya KAMI yang diprakarsai oleh Din Syamsudin dkk berjanji akan menyelamatkan Indonesia....

22 September 2020, 04:20 WIB

Mengutuk Kekejaman KKSB Papua

Oleh : Sabby Kossay Kelompok kriminal separatis bersenjata adalah kumpulan pemberontak yang terus meneror masyarakat...

21 September 2020, 20:53 WIB

Omnibus Law Cipta Kerja Bangkitkan Perekonomian Bangsa

Oleh : Alfisyah Dianasari Pembahasan RUU Cipta Kerja terus dipercepat. Publik pun meyakini bahwa Omnibus...

21 September 2020, 19:53 WIB

loading...