Kamis, 26 Maret 2020 - 17:18 WIB

BLK Lubuk Sikaping Jahit Ribuan Masker untuk Masyarakat

Pasaman, – Hadapi wabah virus Corona atau Covid-19, UPTBalai BLK Lubuk Sikaping mengumpulkan sejumlah alumni BLK yang bisa menjahit untuk membuat ribuan masker yang akan dibagikan ke masyarakat.

“Ya, kita mulai hari ini. Para penjahit adalah lulusan dan alumni BLK yang pernah dilatih, mereka terdiri dari 16 orang untuk menjahit ribuan masker,” jelas M.N Susilo kepala dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabuapaten Pasaman kepada media ini di ruang workshop garmen UPT BLK Lubuk Sikaping, Kamis (26/3/20) kemarin.

M.N Susilo mengatakan, kegiatan menjahit ribuan masker ini merupakan kegiatan kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui UPTP BLK Padang sebagai perwakilan Kemnaker RI di Sumbar, Riau dan Kepri.

Baca juga: Satu Warga Sumbar Positif Corona

Benarkah Isu Corona di Pasaman, Ini Penjelasan Direktur RSUD

Sesuai arahan Menteri Tenaga Kerja secara langsung sebagai upaya ikut serta mencegah peningkatan pandemi Virus Corona (Covid-19), BLK melalui alumninya yang sudah bisa menjahit membuat masker dari kain khusus.

Dijelaskan M. N Susilo, melalui Surat Edaran, Ibu Menteri Ida Fauziyah meminta mengoptimalkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sentra pencegahan Covid-19. BLK diarahkan untuk menggelar pelatihan dan produksi alat pencegahan penyebaran Covid-19 seperti masker. Tidak seluruh BLK, se Indonesia mulai dari UPTP milik Kemnaker RI dan UPT Milik Pemda hanya 77 BLK termasuk salah satunya UPT BLK Lubuksikaping.  

Kita bersyukur, UPT BLK Lubuk Sikaping melalui kerjasama baiknya, ikut serta andil langsung membuat Masker ini. Sebut M.N Susilo.

Lebih lanjut M.N Susilo menjelaskan, saat ini Kemnaker RI siap siaga, “Seluruh komponen Kementerian Ketenagakerjaan dari tingkat pusat, hingga daerah, juga para atase ketenagakerjaan di negara-negara penempatan, diminta terus aktif dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19,” jelas M.N Susilo.

Susilo berharap, dengan kegiatan ini diharapkan masker bisa dipergunakan warga disaat langkanya masker dan tingginya harga Masker di Pasaran. “Jika sudah selesai di jahit, nanti kita akan serahkan kepada Bapak Bupati Pasaman untuk diserahkan ke Rumah Sakit, Dinas Kesehatan, Gugus Tugas Covid 19, BPBD, PKK, DWP untuk dibagikan ke warga. Tuturnya.

Disamping itu, senada dengan Kadis Perdaginnaker, Haryadi, kepala UPT BLK Lubuksikaping menjelaskan saat ini ada 77 BLK yang memiliki program kejuruan menjahit di Indonesia yang merupakan program APBN di Kemnaker RI. Dengan rincian 14 BLK berstatus milik pemerintah pusat (UPTP) dan 63 BLK milik pemerintah daerah (UPTD). Balai latihan kerja UPTP dan UPTD yang memiliki kejuruan menjahit tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan pembuatan masker. Sehingga bermanfaat dalam menghadapi wabah Covid 19 ini.

Lebih jauh, Haryadi menjelaskan, BLK Lubuksikaping saat ini ikut serta melakukan pencegahan Covid melalui langkah-langkah konkrit seperti dengan pembuatan Masker tersebut.

Menurut Haryadi, hal ini mengikuti langkah langkah yang telah dilakukan oleh UPTP BLK Padang. BLK Padang telah melakukan uji coba pelatihan memproduksi 2200 masker. Dengan metode pelatihan serupa, BLK Lubuksikaping fokus kepada penjahitan masker melalui pemberdayaan alumninya.   

Dalam prakteknya, Haryadi menjelaskan tiap rombongan alumni ini terdiri dari 16 orang dan akan memproduksi minimal 25 masker sehari perorang, dengan kalkulasi hari 10 hari, Haryadi berharap dihasilkan 3.200 an masker oleh para Alumni BLK ini.

Baca juga: Wartawan Deliknews dan KPK Diperiksa di Perbatasan Pasbar

Dubes Husnan Bey Fananie: WNI di Baku Azerbaijan Bebas dari Virus Corona

Selain berpartisipasi menjahit masker dimaksud, Haryadi juga menjelaskan para alumni yg dilibatkan menjahit masker ini Kedepannya, setelah mengikuti ini, para alumni peserta pelatihan bisa bekerja di tempatnya masing-masing dan dapat menjual berbagai hasil pelatihan ke masyarakat dengan harga terjangkau.

Jadi untuk jangka panjang, Haryadi berharap tujuannya agar tidak hanya membantu pencegahan penyebaran Covid-19, namun juga memberi kesempatan bagi masyarakat, dalam artian yang lebih luas untuk membantu warga dalam akses pengembangan produk. Sehingga muaranya meningkatkan kesejahteraan.

Dalam hal melakukan pembuatan Masker di UPT BLK Lubuk Sikaping, ruangan worshop menjahit dilengkapi dengan pencuci tangan, hand sanitizer dan masker penutup mulut dan hidung bagi para peserta penjahit masker.

Artikel ini telah dibaca 175 kali

loading...
Baca Lainnya

6.961 Personel Polda Sumbar Siap Amankan Pilkada Serentak

Padang, – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto,...

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto

8 Juli 2020, 22:11 WIB

Aksi Cepat Polsek Sikakap Tangkap Pelaku Pencabulan

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH sepertinya benar – benar membuktikan apa...

8 Juli 2020, 07:10 WIB

Warga Pasaman Temukan Peluru Meriam Diduga Sisa Perang Paderi

Pasaman, – Warga Kecamatan Bonjol Kabupaten Pasaman menemukan Peluru Meriam diduga sisa-sisa Perang Paderi yang...

 Penemuan Peluru Meriam diduga peninggalan pahlawan nasional Tuanku Imam Bonjol, pada Perang Paderi melawan Penjajah Belanda, pada 1803-1838, Selasa (07/7/20).

7 Juli 2020, 23:30 WIB

Polres Barsel Gelar Simulasi Sispamkota, Menjelang Pilgub Kalteng 2020

Barsel – Menjelang Pilgub Kalteng 2020, Polres Barito Selatan bekerja sama dengan Polda Kalteng dan...

7 Juli 2020, 23:19 WIB

Dirbinmas Polda Sumbar Cek Lahan Jagung untuk Ketahanan Pangan

Padang Pariaman, – Dirbinmas Polda Sumbar Kombes Pol Johni Soeroto mengecek lahan 12 hektar Jagung...

7 Juli 2020, 22:00 WIB

Praktisi Hukum dan BaraJP Gayo Lues Apresiasi turunnya tim Komisi pemberantasan korupsi ke Aceh

Medan-Praktisi Hukum M Purba,SH mengapresiasi rencana turunnya pihak komisi pemberantasan Korupsi ke provinsi Aceh dalam...

7 Juli 2020, 21:24 WIB

loading...