Minggu, 29 Maret 2020 - 12:56 WIB

Ketika Polsek Cisoka Amankan Pemuda Bersajam Usai Aniaya Ibunya

TANGERANG – Sebuah video viral di linimasa media sosial. Video tersebut berisi tentang seorang pemuda yang mengacungkan dua senjata tajam (sajam) jenis pisau ke arah beberapa petugas kepolisian.

Polisi tampak sudah memberikan tembakan peringatan, namun pemuda itu tak menghiraukannya.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar. Peristiwa itu terjadi di depan minimarket Kampung Kalapa, RT 5/2, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang pada 24 Maret 2020,” tegasnya ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (28/3/2020).

Kronologi peristiwa itu selanjutnya dibeberkan Kapolsek Cisoka AKP Akbar Baskoro. Menurutnya, pemuda itu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap ibunya sendiri.

Yang tampak dalam video adalah peristiwa saat pemuda tersebut akan ditangkap Polsek Cisoka Polresta Tangerang Polda Banten. Pelaku diketahui berinisial RA, berusia 37 tahun.

“Sekitar pukul 14.30 WIB, kami menerima laporan dari orang tua pelaku bahwa diancam akan dibunuh oleh pelaku,” ujar Akbar, Sabtu (28/3/2020) malam.

Ancaman pembunuhan itu, lanjutnya, dilatarbelakangi oleh permintaan pelaku yang tidak terpenuhi. Pelaku  meminta uang sejumlah Rp 200 ribu kepada orang tuanya, namun hanya diberi Rp150 ribu.

“Karena kurang, pelaku kemudian mengamuk dan menendang ibunya sendiri. Bahkan dia mengancam akan membunuh sambil  mengeluarkan pisau,” urainya.

“Ibunya takut. Apalagi hal itu sudah sering terjadi. Korban kemudian membuat laporan ke Polsek Cisoka,” sambung Akbar.

Tanpa buang waktu, petugas langsung meluncur ke rumah pelaku di Kampung Kalapa, Desa Pangkat, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Namun, kedatangan personel unit reskrim itu disambut dengan dua pisau. Bahkan pelaku hampir melukai Brigadir Irwan yang saat itu tengah turun dari mobil usai memarkir kendaraan. Brigadir Irwan dapat menyelamatkan diri, pelaku hanya dapat memukul-mukul mobil dan menggores dengan pisau.

Karena kondisinya membahayakan nyawa, petugas meminta bantuan personel lagi. Saat para petugas kembali ke rumah pelaku, ternyata pelaku sudah tidak ada. Setelah mendapat informasi tentang keberadaan pelaku, polisi lantas melakukan pengejaran.

“Personel kami mendatangi TKP untuk mengamankan pelaku. Namun mendapatkan perlawanan dan akhirnya diberikan tembakan peringatan,” papar Akbar.

Meski mendapatkan perlawanan. Namun petugas akhirnya dapat menangkap pelaku di depan SPBU Kecamatan Jayanti. Kini pelaku beserta barang bukti dua senjata tajam jenis pisau sudah diamankan di Mapolsek Cisoka.

Artikel ini telah dibaca 28791 kali

loading...
Baca Lainnya

UU Cipta Kerja Mendorong Kesejahteraan Rakyat

Oleh : Lisa Pamungkas Pemerintah berusaha membangkitkan kembali ekonomi Indonesia, dengan meresmikan UU Cipta Kerja....

29 November 2020, 17:21 WIB

Kerumunan Rizieq Shihab Timbulkan Klaster Baru Corona Perlu Ditindak Tegas

Oleh : Dodik Prasetyo Rizieq Shihab membuat ulah dengan sengaja mengundang 10.000 orang dalam pesta...

29 November 2020, 15:52 WIB

Masyarakat Papua Menolak Provokasi Benny Wenda

Oleh : Yusaac Wakum Salah satu pentolan gerakan separatis Papua, Benny Wenda terus memprovokasi masyarakat...

29 November 2020, 12:57 WIB

Masyarakat Sambut Positif Program Vaksinasi Covid-19

Oleh : Deka Prawira Ketika pandemi sudah kita lewati selama lebih dari 8 bulan, ada...

29 November 2020, 12:51 WIB

Sinergitas Pemerintah dan Masyarakat Mempercepat Penanganan Covid-19

Oleh : Andi Atgas Pandemi covid-19 telah kita lalui selama berbulan-bulan, namun kita tak boleh...

29 November 2020, 03:13 WIB

Masyarakat Mendukung Penerapan UU Cipta Kerja

Oleh : Dodik Prasetyo UU Cipta Kerja yang diresmikan oktober 2020 lalu baru bisa dijalankan...

29 November 2020, 03:05 WIB

loading...