Jumat, 3 April 2020 - 21:39 WIB

Untuk Bubarkan Massa, Polisi Dibekali Tongkat 1 Meter dan Revolver

TANGERANG – Langkah antisipasi pembubaran kerumunan massa di tengah pandemi virus corona atau Covid–19 terus dilakukan Polri.

Seperti yang dilakukan oleh jajaran Polresta Tangerang Polda Banten yang melakukan persiapan untuk mengantisipasi kerumuman massa di Kabupaten Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan pihaknya menerjunkan 70 personel untuk berkeliling Kabupaten Tangerang antisipasi kerumuman massa.

“Dilengkapi dengan perangkat perorangan di antaranya tongkat T, tongkat satu meter, tongkat rotan, borgol besi, borgol plastik, rompi anti peluru, helm baja, senjata api V2, HS, dan revolver,” papar Ade dalam pesan WhatsApp, Jumat (3/4/2020).

Ke–70 personel tersebut akan berpatroli selama 24 jam selama pandemi Covid–19 di Kabupaten Tangerang. Dalam patroli, personel juga dilengkapi dengan puluhan unit sepeda motor dan kendaraan roda empat.

“Mobilitas personel dilengkapi dengan 20 unit sepeda motor, empat unit mobil patroli dan satu unit mobil identifikasi,” kata Ade.

Sebelumnya, pihaknya pernah melakukan razia ke beberapa warung internet (warnet) dan rental PlayStation (PS) di kawasan Kecamatan Cikupa dan Panongan, Kabupaten Tangerang.

Razia tersebut dimaksud untuk menjaring ABG yang malah memanfaatkan waktu luangnya tidak ke sekolah karena Covid–19 justru berkumpul di warnet.

Hasilnya, polisi mendapati sejumlah masyarakat dari berbagai kalangan usia yang mengacuhkan peraturan pemerintah untuk tetap berada di rumah menghindari Covid–19.

Ade beserta jajaran langsung membubarkan paksa masyarakat yang tengah asyik bermain gim online tersebut.

“Tadi ditemukan tadi dibeberapa warnet dan rental PS, ada belasan anak–anak sampai usia belasan tahun atau anak kuliahan,” kata Ade usai melaksanakan razia, Senin (23/3/2020).

Lantaran hingga saat ini pihaknya terus mendapatkan informasi soal kerumunan masyarakat di warnet dan rental PS.

Dimana kata Ade, mayoritas berada di Kabupaten Tangerang terutama Kecamatan Panongan dan Cikupa.

Menurut Ade, dari temuan tersebut polisi kembali memberikan imbauan dan sosialisasi kepada mereka, untuk melakukan aktivitas di rumah masing–masing.

 

Artikel ini telah dibaca 237 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolres Gayo Lues Sambangi Pesantren Safinatussalam Pintu Gayo

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam, S.I.K., M.H. didampingi Waka Polres Kompol Muhammad Wali,...

28 Januari 2021, 13:17 WIB

Ketua PSSI Bartim Terpilih Minta Dukungan dan Support Keterlibatan Semua Unsur

Barito Timur, Kalteng, deliknews – Ketua PSSI Kabupaten Barito Timur terpilih, Nur Sulistio siapkan program...

27 Januari 2021, 22:35 WIB

Gelorakan Pesantren Tangguh, Polresta Tangerang Gelar Saba Pesantren

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan Saba Pesantren. Selasa (26/1/202), dipimpin Wakapolresta...

27 Januari 2021, 19:36 WIB

Laksanakan Suling, Wakapolresta Tangerang Ingatkan Pentingnya Disiplin Prokes

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten kembali melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid...

27 Januari 2021, 19:24 WIB

Hendry Melki Simu Angkat Persoalan PJ Desa, Dinas BPMD Lambat Melaksanakan Pilkades di Malaka

Malaka, NTT, deliknews – Ketua Komisi I DPRD, Hendry Melki Simu asal partai Golkar mempersolankan...

27 Januari 2021, 18:33 WIB

Warga Pinang Tunggal Inginkan Uang Plasma Dari Perusahaan Dibagikan Per KK

Barito Timur, Kalteng, deliknews –  Upaya mediasi yang dilakukan oleh pihak Polres Barito Timur (Bartim)...

27 Januari 2021, 14:46 WIB

loading...