Selasa, 7 April 2020 - 23:02 WIB

Kepada Yang Mulia Wakil Rakyat Kab. Alor

Oleh: Fathur Dopong, S.Pd Mantan Ketua Umum DPD IMM NTT Periode 2017-2019

OPINI

Cukup suda kita bernostalgia didalam dunia maya, rakyat mu suda pandai, hanya saja tidak pandai bersilat lida.

Cukup suda kita bemain diatas kata- kata yang tidak bersifat edukasi dan konstruktif.

Pelanggaran memang sering dilaggar, bahkan menjadi budaya tapi apalah daya, sejago jagonya siang hanya malam yang mampu mengina bobokkan manusia dengan damai, dan keesokan harinya menjadi lupa segala beban dan ayat ayat yang menjadi dogma.

Pemain tetap menjadi pemain, penonton selalu menjadi penonton yang setia, yang setia selalu istiqomah tanpa istikhoroh, pahlawan tetap menjadi pahlwan walaupun pahlawan selau di intimidasi dimana mana, dan maling terus menjadi maling asal jangan maling mengatasnamakan rakyat.

Pertanyaan sederhana. Rezim macam apa yang melahirkan tirani tanpa hati nurani, bahkan sifat dan karakternya tidak lagi membedahkan antara mana manusia dan mana binatang…?

Dikelelahan malam orang lemah hanya bermunaja kepada Tuhan. Karena hanya mereka percaya bahwa tuhan mampu menghantarkan hidaya kepada mereka sebelum maut menjemput dalam keadaan hina. Karena baginya tidak ada lagi yang mereka percaha selain Tuhan YME.

WAKIL RAKYAT ALOR YANG MULIA

Anda adalah wakil dari suaranya jutaan rakyat. Di pundak mu adalah amanah berat dari rakyat, anda adalah representase dari rakyat.

Kreatifitas melahirkan/ mencetak masker bukan lagi urusan mu, karena engkau telah merampas usaha para pedagang kreatif.

Selama masih ada anggaran upayakan secara maksimal mungkin untuk pertolongan pertama. Desak pemerintah Usulkan realokasi anggaran untuk mendapatkan persetujuan.

Kata tetangga ade ko kepo bangat..!!!! Memang harus karena ini menjadi bagian dari hobiku.

Jika bapak berat hati, siapa lagi yang diharapkan. Bisa jadi bapak Bupati realokasi dituangkan dalam Peraturan Bupati karena kondisi darurat,.

Kan kabupaten Alor belum Positif.?
Lebih baik mengatasi dari pada mengobati…!!!!!! Ok…?

Kan lumayam besarnya alokasi dana tak terduga sebesar Rp 500 juta untuk penanganan corona, memang tidak cukup kata Anggota DPRD Politikus Golkar Azer D. Laupada, SH. Estimasinya dana 500 juta yang dialokasikan dari total dana tak terduga sebesar Rp 750 juta di APBD, sangat kecil. Saya sepakat jika  pemerintah perlu lakukan realokasi APBD untuk menambah pos belanja tak terduga.

Inilah masalah yang perlu dipikirkan bapak dewan yang muliah, bukan berbalas pantun. karena faktor Covid-19 sangat berdampak amat besar, tidak hanya berdampak pada ekonomi sosial saja akan tetapi berdampak pada kematian disebabkan karena kelaparan dan ketakutan yang berlebihan.

Persoalan naik sembako secara mendadak bukan juga 100% kesalahan terletak pada para pedagang kaki lima. Tapi saya melihat dan mengamati bahwa,  para pedagang  mengikuti mata rante proses transaksi dari orang pertama.

Jika dipaksa turun harga oleh bapak dewan, maka yang menjadi imbas adalah Kios dan toko- toko akan melakukan lokdown serentak sambil menanti berakhirnya masalah covid-19. Karena inti dari masalah terletak pada untung dan rugi. Dititik inilah anda harus hadir dan memabwa sejuta solusi bukan sejuta masalah.

Artikel ini telah dibaca 486 kali

loading...
Baca Lainnya

Kapolresta Tangerang Bagikan 1000 Madu untuk Seluruh Anggota Polres dan Polsek

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi membagikan madu kepada anggota termasuk...

26 November 2020, 18:31 WIB

Kapolres Majalengka Bagi Bantuan Sembako Ke 15 Korban Terpapar Positif Covid-19

MAJALENGKA – Kapolres Majalengka AKBP Dr. Bismo Teguh Prakoso melaksanakan bhakti Sosial dengan memberikan Paket...

26 November 2020, 18:22 WIB

Kabaharkam Polri Beri Pembekalan di Apel Kasatwil 2020, Ini yang Disampaikan

JAKARTA – Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, memberikan pembekalan kepada...

25 November 2020, 22:12 WIB

Laksanakan Apel, Polsek Balaraja dan Muspika Siap Gencarkan Operasi Yustisi

TANGERANG – Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel persiapan pelaksanaan Operasi Yustisi, Rabu...

25 November 2020, 21:39 WIB

Camat dan Kapolsek Tigaraksa Serahkan Bantuan Sembako untuk Warga

TANGERANG – Kapolsek Tigaraksa Polresta Tangerang Polda Banten Kompol Sumaedi mendampingi Camat Tigaraksa Rahyuni menyerahkan...

25 November 2020, 21:30 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Cikupa Apel Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polsek Cikupa Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan apel Operasi Yustisi, Selasa (24/11/2020)....

25 November 2020, 21:22 WIB

loading...