Pipa Penuhi Trotoar Badung, PLN Tegaskan Vendor Bandel Bisa Diputus Kontrak

- Editorial Staff

Kamis, 9 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar – Sempat disorot media, PLN akhirnya mengklarifikasi. Terkait dugaan menaruh material pipa sepenuhnya di badan trotoar, yang terkesan menyerobot hak pejalan kaki.

Tumpukan pipa di atas trotoar photonya sempat diabadikan awak media ini disinyalir dilakukan salah satu vendor PT. SKJA (rekanan PLN) dalam pemasangan sistem kabel tegangan menengah (SKTM) sepanjang jalan nasional bilangan Kapal-Mengwi Kabupaten Badung Bali.

I Made Arya, selaku humas PLN wilayah Bali menyampaikan kepada wartawan, bahwa pipa ditaruh menutup badan trotoar yang sempat dipermasalahkan kini sudah dipindahkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan ketika ada informasi masuk, pihaknya langsung memerintahkan bagian pengawas untuk mengecek ke lapangan.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024

“Kalau pipa yang kemarin berserakan memenuhi badan trotoar itu sekarang sudah dirapikan. Jadi begitu kemarin kita dapat info dari teman- teman media, petugas kami langsung turun, mengecek ke lapangan,” terangnya di Renon Denpasar, Rabu (8/4).

Pada kesempatan itu, Arya juga mengatakan bahwa pihak PLN telah meminta agar vendor memiliki sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dan, jika ada vendor bandel tidak mengikuti ketentuan apalagi terkait K3 ditegaskan sanksinya bisa sampai diputus kontrak.

“Saat pengadaan kami sudah cek, semua harus ada pengawas K3. Pelaksanaan ketentuan K3 tersebut di kami (PLN, red) sangat ketat. Kalau dilanggar sanksinya ada peringatan 1, peringatan 2, dan pemutusan kontrak kerja,” tegasnya.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024

Terkait lama waktu pekerjaan yang diberikan kepada pihak vendor, ia mengatakan batas waktu penyelesaian pekerjaan tersebut sampai awal bulan Mei sudah harus diselesaikan. “Target selesainya itu awal bulan mei, jadi kurang lebih 1 bulan masa pengerjaan. Itu untuk pekerjaan pengeboran dan penarikan kabelnya,” jelas Arya

Diketahui bersama, trotoar merupakan fasilitas penunjang jalan tidak boleh diganggu untuk kegiatan lainnya. Undang Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU-LLAJ) Pasal 131 ayat 1 dengan jelas menyatakan bahwa pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung yang berupa trotoar, tempat penyeberangan, dan fasilitas lain. Sementara di Pasal 45 dijelaskan bahwa trotoar merupakan bagian dari fasilitas pendukung lalu lintas.

Baca Juga :  Masyarakat Diimbau Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024

Besarnya perhatian undang undang LLAJ dalam menjaga keselamatan para pengguna jalan, kemudian ditunjukan dengan sanksi pidana dalam Pasal 274 ayat 2 dan pasal 275 ayat 1 kepada siapapun yang merusak atau menggangu fungsi jalan termasuk fasilitas pendukung penyelenggaraan lalu lintas, dimana trotoar termasuk di dalamnya.

Begitu juga Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2006 tentang Jalan kembali menegaskan fungsi trotoar. Pasal 34 ayat 4 menyatakan bahwa trotoar sebagaimana dimaksud hanya diperuntukkan bagi lalu lintas pejalan kaki. (Tim)

Berita Terkait

Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum
Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung
Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara
Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan
Warga Bali Tumpah Melihat Konser Rakyat Dihadiri Gibran
Babak Baru Polemik Tanah di Jalan Badak Agung Denpasar
Masyarakat Diimbau Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024
38 Eks Karyawan Hotel Nikki Minta Hak Pesangon segera Dicairkan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 29 Januari 2024 - 09:32 WIB

Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum

Rabu, 24 Januari 2024 - 18:32 WIB

Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:33 WIB

Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara

Kamis, 18 Januari 2024 - 06:57 WIB

Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan

Rabu, 10 Januari 2024 - 20:49 WIB

Warga Bali Tumpah Melihat Konser Rakyat Dihadiri Gibran

Rabu, 10 Januari 2024 - 19:31 WIB

Babak Baru Polemik Tanah di Jalan Badak Agung Denpasar

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:09 WIB

Masyarakat Diimbau Jaga Kerukunan Jelang Pemilu 2024

Senin, 11 Desember 2023 - 19:18 WIB

38 Eks Karyawan Hotel Nikki Minta Hak Pesangon segera Dicairkan

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB