Komplotan Pengguna Sabu Di Vonis 4 Tahun Penjara

- Editorial Staff

Jumat, 10 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA- Sidang lanjutan perkara narkoba yang menjerat tiga orang sebagai terdakwa, kini kembali digelar diruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya.

Mas Ngabei Abdul Muntolib (37) asal Jombang, dan Septyan Kurniawan (29) asal Jombang serta Moch. Rifki Dwi Kurniawan (18) asal Soko Tuban, ketiga terdakwa ini di vonis oleh Majelis Hakim masing masing selama (4) empat tahun penjara denda sebesar 800 juta dan subsidair (1) satu bulan kurungan.

Karena para terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penyalagunaan narkotika jenis sabu sabu secara bersama sama dengan melampirkan barang bukti berupa (3) tiga poket plastik klip berisi sabu dengan berat masing masing 0,19 gram, 0,19 gram, dan 0,20 gram, serta (4) empat buah pipet kaca yang di dalamnya terdapat sisa sabu seberat2,59 gram, 1,70 gram, 1,42 gram, 2,21 gram beserta pipetnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada persidangan sebelumnya pada agenda tuntutan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Duta Mellia.SH, menjatuhkan tuntutan terhadap para terdakwa dengan pidana penjara selama (6) enam tahun denda 800 juta serta subsidair (3) tiga bulan kurungan.

Karena perbuatan terdakwa1, terdakwa2 dan terdakwa3 dianggap meresahkan masyarakat, dan tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika maka para terdakwa dijerat sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1) Undang Undang RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sidang telecomprence yang mendengarkan vonis hakim ini merupakan vonis terendah dari perkara narkoba. ini adalah hasil dari kerja keras tim penasehat hukumnya yakni M.Dawam.SH, dan HM.Sudja,i.SH, yang mendampingi para terdakwa selama dalam persidangan untuk memohonkan kepada Majelis Hakim agar kiranya para terdakwa di hukum yang seringan ringannya.(St/zam).

Berita Terkait

Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit
Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak
Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi
Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto
Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.
Kak Seto: Pelaku Bullying di SMA Binus Harus Diproses Melalui Peradilan
20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU
Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!

Berita Terkait

Selasa, 27 Februari 2024 - 11:27 WIB

Kapolda Jatim Berpesan ke KPU Usai Jenguk Petugas Pemilu yang Sakit

Senin, 26 Februari 2024 - 10:59 WIB

Perolehan Suara Caleg DPR-RI Dapil Jatim 1, Bambang Haryo kokoh di Puncak

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:12 WIB

Terminal Purabaya Bersih dari Sampah, DLHK Akan Terus Awasi

Minggu, 25 Februari 2024 - 21:07 WIB

Ambulans Logo Demokrat Tabrak 5 Motor di Simokerto

Sabtu, 24 Februari 2024 - 13:15 WIB

Proyek Talud, Penanganan Long Segment Jalan Ruas Bungkus-Sidodadi Madiun Diduga Tidak Sesuai Spek.

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:20 WIB

Kak Seto: Pelaku Bullying di SMA Binus Harus Diproses Melalui Peradilan

Jumat, 23 Februari 2024 - 20:15 WIB

20 Petugas KPPS Meninggal Dunia Peroleh Santunan dari KPU

Jumat, 23 Februari 2024 - 11:37 WIB

Suara Berkurang, Caleg PPP Bangkalan Ngamuk!

Berita Terbaru

Regional

Eksekusi Rumah di Jalan Kenjeran Berlangsung Ricuh

Selasa, 27 Feb 2024 - 12:18 WIB