Selasa, 14 April 2020 - 08:57 WIB

Sahabat Polisi di Polda Metro Jaya, Senin, (13/4) Foto : deliknews.com

Sahabat Polisi di Polda Metro Jaya, Senin, (13/4) Foto : deliknews.com

Sahabat Polisi Laporkan Mantan Suami Nikita Mirzani, Ini Kelanjutan Kasusnya

Jakarta – Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Sahabat Polisi melaporkan SU, mantan Suami Nikita Mirzani, lantaran diduga kuat melakukan pencemaran kepada institusi Polri.

Sebelumnya, kasus itu telah di laporkan ke Bareskrim Polri, pada Jumat (14/2) lalu. Namun oleh Bareskrim Polri dilimpahkan ke Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya.

Senin (13/4) Sahabat Polisi memenuhi panggilan Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, untuk memberikan keterangan mengenai dugaan penghinaan Institusi Polri yang dilakukan mantan suami Nikita Mirzani.

“Kami di sini dari Sahabat Polisi menghadiri panggilan yang asalnya kita laporan di bareskrim tapi dilimpahkan di sini,” ujar Fonda Tangguh, Ketua Umum Sahabat Polisi, didampingi Sekjen Ade Mulyana dan Ketua DPW Sahabat Polisi DKI Jakarta Sunan Kalijaga.

Dalam panggilan itu, Sahabat Polisi disodorkan 24 pertanyaan oleh penyidik soal ikhwal tersebarnya video dugaan pencemaran Institusi Polri di Sosial media dan kemudian menjadi objek pelaporan.

Di dalam pemanggilan ini, Sahabat Polisi sebagai pelapor diperiksa dengan kapasitas sebagai saksi. Kali ini mereka diperiksa bersamaan dengan Nikita Mirzani dan kakak Nikita.

Ketua Umum Sahabat Polisi Fonda Tangguh bersama Nikita Mirzani

Sementara itu, Ketua DPW Sahabat Polisi DKI Jakarta, Sunan Kalijaga SH menambahkan jika kasus ini tak lagi membahas persoalan rumah tangga Nikita. Karena kali ini secara ada nama institusi Polri yang dicemarkan.

“Perlu saya luruskan, bahwa kami berbicara kasus hukum pencemaran nama baik institusi Polri. Jadi bukan lagi bicara, mantan suami, mantan istri atau lebih kepada pribadi,” ungkap Sunan.

Disambungkan Sunan, mewakili Sahabat Polisi dirinya menutup pintu damai oleh SU, Hal ini ia anggap bisa dijadikan pelajaran bagi siapapun juga untuk lebih berhati-hati sebelum menghina institusi negara.

“Laporan ini harus ditindaklanjuti agar ke depan pihak-pihak tertentu, tidak dengan mudah dan seenaknya organisasi atau institusi milik negara,” pungkas Sunan.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

loading...
Baca Lainnya

Rizieq Shihab Harus Ikuti Protokol Kesehatan

Oleh : Zakaria Rizieq Shihab dikabarkan pernah dirawat di sebuah RS swasta di Bogor. Desas-desus...

1 Desember 2020, 00:58 WIB

Aksi Keji KKB Papua Jelang 1 Desember Melanggar HAM

Oleh : Sabby Kosay Terjadi lagi peristiwa berdarah yang membawa korban di Papua. Sebanyak 3...

1 Desember 2020, 00:38 WIB

SIG dan KAI Jalin Kerja Sama Optimalisasi Angkutan Semen

Jakarta – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Kereta...

30 November 2020, 19:33 WIB

UU Cipta Kerja Atasi Masalah Sektor Pertambangan

Oleh : Lisa Pamungkas Omnibus law UU Cipta Kerja tak hanya mengubah iklim ketenagakerjaan dan...

30 November 2020, 16:41 WIB

Bansos Terdampak Corona Berlanjut Hingga 2021

Oleh : Alfisyah Kumalasari Banyak masyarakat yang tertolong oleh bansos pemerintah, karena mendapatkan uang tunai...

30 November 2020, 14:26 WIB

UU Cipta Kerja Mendorong Kesejahteraan Rakyat

Oleh : Lisa Pamungkas Pemerintah berusaha membangkitkan kembali ekonomi Indonesia, dengan meresmikan UU Cipta Kerja....

29 November 2020, 17:21 WIB

loading...