Selasa, 21 April 2020 - 21:42 WIB

Pasaman Berlakukan PSBB

Pasaman, – Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rangka pencegahan Virus Corona (Covid-19) yang berlaku terhitung mulai tanggal 22 April hingga 5 Mei 2020 di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat pada umumnya.

Ketua Gugus Tugas Percepatan penanggulangan Covid-19 Kabupaten Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan langkah tersebut diambil sebagai bentuk tindak lanjut SK Kemenkes RI Nomor HK.01.07/MENKES/260/2020 tertanggal 17 April 2020 dan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 20 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB.

“Pertama untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kerja Pemkab Pasaman agar menjalankan tugas kedinasan di rumah (Work From Home) secara penuh dengan tetap memperhatikan sasaran dan target kerja ASN yang bersangkutan. Diminta kepada seluruh Kepala SKPD untuk menyiapkan tugas masing-masing di satuan kerja dengan memanfaatkan teknologi. Kepala SKPD boleh memanggil ASN tertentu jika ada urusan sangat penting ke kantor dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ada,” kata Yusuf Lubis di Kantor Bupati Pasaman, Selasa (21/04/20).

Yusuf Lubis mengatakan pemberlakuan itu dikecualikan bagi SKP/Unit yang sangat strategis yaitu Dinkes, Dinsos, DLHPRKP, Dishub, Satpol PP Damkar, Diskominfo, Dinas Pangan, Bakeuda, BPBD, RSUD Lubuk Sikaping, PDAM dan Tim gugus tugas yang terlibat.

Pelaku usaha baik di sektor kesehatan, bahan pangan, energi, keuangan, logistik, perhotelan, kontruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan kebutuhan sehari-hari diperbolehkan beraktifitas dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada.

Seluruh kegiatan Sosial Budaya kata Yusuf Lubis dihentikan selama PSBB yang bisa mengumpulkan banyak orang.

“Aktifitas yang dilarang Ini juga termasuk kegiatan keramaian di bidang politik, olahraga, hiburan, akademik dan budaya daerah. Dikecualikan untuk kegiatan khitanan, pernikahan dan pemakaman yang sudah diatur petunjuknya,” katanya.

Sementara di bidang transportasi selama masa PSBB, kata dia, bakal dihentikan baik untuk pergerakan transportasi orang maupun barang.

“Terkecuali untuk pemenuhan bahan pokok, aspek pertahanan dan keamanan diperbolehkan beraktifitas selama PSBB. Untuk sepeda motor, maupun mobil pribadi diperbolehkan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Untuk angkutan pribadi maupun umum yang sangat penting harus mengurangi muatan penumpang menjadi 50 persen,” katanya.

Selanjutnya kegiatan dibidang keagamaan semua aktifitas ibadah di Masjid atau Musholla dipindahkan ke rumah masing-masing

“Namun bagi muazin tetap membunyikan penanda ibadah seperti mengumandangkan adzan bagi umat muslim dan lonceng bagi umat kristiani. Kemudian diminta membersihkan rumah ibadah dan penyemprotan disinfektan sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19),” katanya.

Pihaknya mengatakan akan bekerjasama dengan aparat gabungan dalam melakukan penertiban selama masa PSBB di Kabupaten Pasaman.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

loading...
Baca Lainnya

Rancangan KUA Dan PPAS APBD Nisel T.A 2021 Ditandatangani Bupati Nisel Menyampaikan Apresiasi Dan Terima...

12 Agustus 2020, 20:04 WIB

Ulun Tanoh ikuti Lokmin Kegiatan Tentang Pencegahan Covid-19

Gayo Lues-untuk mencegah Covid-19 Kampung Ulun Tanoh mengikuti kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin). Kegiatan itu sendiri...

12 Agustus 2020, 16:17 WIB

Warga Pasaman Mengadu ke Polda Sumbar

Bertahun – tahun laporan pengaduan belum ada kepastian hukum, seorang warga Pasaman mengadu ke Polda...

Kantor Polda Sumbar

10 Agustus 2020, 19:10 WIB

Mengaku Sakit Hati Abdullah Bakar Tower Telkomsel

Gayo Lues-Mengaku sakit hati akibat gajinya diturunkan dari 900 ribu rupiah menjadi 300 ribu rupih,...

10 Agustus 2020, 18:48 WIB

Pakai Daster, Tersangka Cabuli Korban Dibawah Jembatan

Gayo Lues-Dengan modus menyamar sebagai perempuan seorang laki-laki berinisial SK yang beralamat sementara di Dusun...

10 Agustus 2020, 18:44 WIB

PKN Pertanyakan Obat-Obatan yang Diduga Belum Disalurkan Dinkes Sejak Januari 2020 ke Sejumlah Puskesmas

Gayo Lues-Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues mempertanyakan pengadaan obat-obatan yang hingga kini belum...

8 Agustus 2020, 15:33 WIB

loading...