Rabu, 22 April 2020 - 21:32 WIB

Camat Teluk Dalam Gelar Sosialisasi Larangan Penambangan Pasir

Nias Selatan, deliknews.com – Dalam Rangka penertiban penambangan pasir di wilayah Wallo dan sekitarnya yang sedang marak saat ini, Camat Teluk Dalam, Dionisius Wau, SE., MM menggelar rapat sosialisasi larangan penambangan pasir tersebut, kemarin berlangsung di Kantor Camat Teluk Dalam, jalan Baliho Indah Teluk Dalam Nias Selatan.

Pada kesempatan itu, turut hadir : Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K, Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, SE., M.Tr.Hanla, Kapolsek Teluk Dalam, Camat Teluk Dalam Dionisius Wau, SE., MM, Kades Nanowa, Kades Hiliamuri, Kades Bawonifaoso, Kades Bawozaua, Kades Bawodobara, sejumlah Pemilik lahan dan para penambang pasir.

Camat Teluk Dalam Dionisius Wau, SE.,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa, berdasarkan hasil peninjauan dilapangan, kondisi pantai Walo masuk dalam kategori rusak berat. Untuk itu, Sangat diperlukan perhatian semua pihak, termasuk Pemerintah Desa setempat agar terlibat dalam upaya penyelamatan pantai Wallo.

Bentuk keterlibatan Pemerintah Desa adalah dengan menugaskan Linmas Desa yang akan bertugas secara khusus untuk melakukan pengawasan terhadap penambangan pasir secara ilegal itu, dan membantu pihak penegak hukum dan penegak Perda untuk mencegah penambangan pasir tersebut, cetusnya, harapnya.

Sebagai solusi terhadap perekonomian para penambang pasir yang tentu akan kehilangan pekerjaan pasca penertiban, Camat Teluk Dalam Dionisius Way, SE., MM menyarankan Pemdes agar memberikan solusi melalui instrumen APBDESA pada kegiatan pemberdayaan masyarakat, pungkasnya.

Sementara Kapolres Nias Selatan, AKBP I Gede Nakti Widhiarta, S.I.K dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya menjaga kelestarian pantai Wallo. dan apabila masih ada warga yang nekat pasca sosialisasi ini, pihak penegak hukum akan bertindak tegas, tandasnya.

Danlanal Nias, Kolonel Laut (P) Jan Lucky Boy Siburian, SEm, M.Tr.Hanla menambahkan bahwa pantai dikepulauan Nias secara umum dan Nias Selatan secara khusus adalah anugerah Tuhan yang patut dijaga. Pasir dipantai di Nias Selatan adalah termasuk yang terbaik, cantik dan menjadi keunggulan yang harus dijaga. Semua pihak tidak boleh menutup mata pada kondisi kerusakan lingkungan pantai. Dan Pihaknya akan bekerjasama dengan penegak hukum lain dalam hal menindak para penambang paair ilegal tersebut, imbuhnya. (Sabar Duha)

Artikel ini telah dibaca 929 kali

loading...
Baca Lainnya

Mahasiswa PSDKU unsiyah Kampus Blangnangka Orasi Damai Ke DPRK Gayo Lues.

Sebanyak 20 Orang Perwakilan  Mahasiswa PSDKU Universitas Siyah Kuala Kampus Belang Nangka Kabupaten Gayo Lues...

30 September 2020, 02:10 WIB

Kapolresta Tangerang Pimpin Operasi Yustisi, 72 Pelanggar Disanksi Masuk Ambulan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi memimpin Operasi Yustisi bersama Pemkab...

29 September 2020, 23:21 WIB

Kapolresta Tangerang Bina Komunitas Jadi Pelopor Pelaksanaan Protokol Kesehatan

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi kembali melaksanakan pembinaan komunitas untuk...

29 September 2020, 23:14 WIB

Beli Sabu Pakai Uang Pensiunan Orang Tua, Residivis Dibekuk Polresta Tangerang

TANGERANG – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang Polda Banten meringkus seorang pria berinisial BA lantaran...

29 September 2020, 23:04 WIB

Polresta Tangerang Beri Tambahan Masker dan Suplemen untuk Anggota

TANGERANG – Guna meningkatkan kunerja anggota di masa pandemi, Polresta Tangerang Polda Banten memberi tambahan...

29 September 2020, 22:51 WIB

Jumlah Pasien Covid-19 Meningkat, Kapolres Kembali Tinjau Kesiapan RSUDMAK

Gayo Lues-Menindak lanjuti Instruksi Kapolda Aceh untuk melihat kondisi  RS dalam penanganan Pasien Covid-19 dan...

28 September 2020, 23:07 WIB

loading...