Kamis, 30 April 2020 - 11:40 WIB

Disorot, Dewan Minim Ikut Berpartisipasi Pasca Corona di Bali

Bali – Sebagai anggota dewan jelas dekat dengan masyarakat. Belakangan ini pasca pandemi Covid-19, anggota terhormat ini disebut-sebut sedikit sekali terjun langsung ke tingkat bawah menyalurkan bantuan dan memberi sosialisasi pencegahan.

Banyak pengguna media sosial mempertanyakan akan keberadaan anggota dewan saat pandemi melanda negeri.

Bukan tidak ada, tapi tidak semarak pemilihan legeslatif. Ramai berteriak saat kampanye memberi janji dan harapan. Malah yang ramai dikabarkan adalah para politisi dan aktivis di media sosial, entah itu mengkritik atau tanda kutif mencoba cari panggung.

Wakil rakyat seolah tenggelam terkesan “mengkeb” saat pandemi melanda. Hanya sedikit bergema, mendekatkan empati terhadap rakyat. Berpartisipasi tergabung dalam garda penanggulangan. Kalaupun ada memberi bantuan, itu hanya dikatakan terhadap simpatisan saja. Bahkan, disinyalir bantuan diberikan tertuju kepada simpatisan yang sudah mampu.

Seperti akun Nyoman Ganeca memberi komentar dalam facebook. Sebagai masyarakat pada umumnya ia mempertanyakan “Anggota dpr yang terhormat ‘nak kije’ (kemana) ?” tanyanya dalam komentar campur bahasa Bali.

Keadaan senada juga ditanyakan akun bernama I Nengah Modes “Dimana anggota dewan yang mengaku sebagai garda terdepan?, kalau repid test ‘simalu nagih’ (pertama minta). Giliran ‘ngayah’ (bekerja tanpa pamerih), pecalang dan desa adat terdepan,” tulisnya.

Jelas pertanyaan ini mengundang jawaban pengguna facebook lain. Jawabannya pun cukup menggelitik, seperti yang disampaikan akun Bali Polos

” ‘Nu semedi, nunggu wangsit nuunang sembako’ (Masih semedi menunggu wangsit turunkan sembako)” terang Bali Polos.

Sementara akun lain bernama Nyoman Suarna cukup pedas ” ‘Mengkeb, men bo aman mare pesu ngaku pahlawan’ (Bersembunyi, kalau sudah aman baru keluar ngaku Pahlawan),” singgungnya.

Perlu diketahui di wilayah provinsi Bali tercatat kurang lebih ada 550 anggota dewan. Bayangkan, jika semua anggota dewan ini bergerak tentu sangat membatu warga di tengah pandemi. Apalagi disebut sebut ada anggaran dana berupa bantuan sosial di DPRD. Jelas bisa dimanfaatkan untuk meringankan beban warga di tengah kondisi sulit.

Artikel ini telah dibaca 6704 kali

loading...
Baca Lainnya

Sertifikat Ganda Lahan Diklaim BPD Bali, Ini Penjelasan BPN Denpasar

Denpasar – Sengketa lahan sertifikat ganda yang berbuntut penguasaan lahan seluas 3,85 are dilakukan Bank...

Ruang Penyimpanan Warkah BPN Denpasar.

28 September 2020, 20:24 WIB

Bau Tak Sedap Tanah Diklaim BPD Bali di Jalan Gadung Menguat

Denpasar – Patut diduga ada tidak beres dalam penguasaan tanah warga seluas 3,85 are dilakukan...

Plang BPD di atas sebidang tanah di Jalan Gadung, Denpasar.

25 September 2020, 19:12 WIB

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

114 Tahun Pekik Semangat Perang Puputan Badung

Denpasar – ┬áKidung atau ‘kakawin babad’ cikal bakal pekik semangat perang ‘puputan’ diperdengarkan, bersaut dalam...

Ilustrasi

21 September 2020, 13:16 WIB

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

loading...