Lampu Penerangan Jalan Tenaga Surya Di Desa Bone Tasea  Malaka, Belum 1 Tahun Sudah Mati

- Tim

Minggu, 3 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malaka – Pemasangan lampu tenaga Surya seharga Rp. 25 juta/unit di 14 Desa se wilayah kecamatan Weliman di tahun 2018 menyisakan persoalan. Lampu tenaga surya belum genap terpasang 1 tahun kini sudah ada yang rusak.

Pemasangan lampu tenaga Surya tahun 2018 lalu di beberapa desa wilayah kecamatan Weliman belum genap 1 tahun sudah ada yang mati lampunya. Lampu yang mati sampai sekarang belum di perbaiki lagi.

Pemasangan lampu jalan disetiap desa diduga di interfensi oleh pihak pemerintah Kabupaten. Dugaan ini, kerena pemasangan lampu jalan tidak melalui Musrembangdes, tau tau ada pemasangan lampu penerangan jalan di seluruh wilayah desa. Sebenarnya sangat tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat di desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala desa Bone Tasea, Edmundus Nahak saat ditemui oleh deliknews di rumahnya. Saat ada rapat di kantor Camat Weliman pada tahun 2018 lalu, saya sangat tidak setuju atas pengadaan lampu penerangan jalan. Saya tidak mau menandatangani kontra kerja sama dengan PT. Green Kupang . Walaupun itu himbaun dari Camat Weliman untuk semua desa se-Weliman wajib pasang lampu jalan  tersebut.

“Harga lampu jalan yang di pasang itu seharga Rp.25 juta, menurut saya begitu mahal. Pemakaian lampu itu tidak bertahan lama, belum ada 1 tahun sekarang ini sudah ada 1 lampu di desa kami yang aud ( mati ). Pemasangan lampu itu kurang berfungsi pada masyarakat dan sangat tidak menyentuh” ujar Edmundus Nahak.

Lanjutnya, kalau dialih fungsikan dengan memasang meteran yang daya ukuran 450 W dengan harga senilai Rp.1.800.000, sudah mendapat berapa bayak meteran yang akan terpasang pada rumah warga ?

Masih menurutnya, jika kita buat pembanding harga per unit lampu Rp.25.000.000 x 3 maka ketemunya Rp.75 juta. Kalau digunakan pengadaan pemasangan meteren pada warga, akan akan banyak rumah warga yang terpasang dan dialiri listrik. Saya rasa sudah sangat membantu warga yang tidak mampu untuk penerangan di rumahmya, pungkasnya.

Di temui terpisah Camat Weliman, Ansel Nahak.S.IP mengatakan, lampu penerangan jalan yang awal nya tahun 2018 di pasang 2 unit lampu di setiap desa. Tahun 2019 di pasang 1 unit lagi. Sedangkan yang terpasang di 13 desa 2019. Hanya 1 desa yang tidak terpasang yaitu desa Bone Tasea . Harga lampu peneragan jalan itu seharga Rp. 25 juta/unit.

“Lampu penerangan jalan itu pertama ada seorang ibu datang untuk menawarkan lampu jalan. Kemudian saya arakan supaya dia datang langsung untuk menawarkan ke Desa-desa” ujar Ansel Nahak.S.IP .

Pemasangan lampu jalan itu, dipasang pada titik yang dimana tempat anak- anak muda nongkrong. Atas terpasangan lampu itu tidak ada namanya interfensi, tetapi atas persetuan para kepala desa sehingga pemasangan lampu melalui musrembangdes, pungkasnya.(dami atok/jat)

Berita Terkait

Jadi Saksi Tipu Gelap Rp.1,5 Miliar, Ladjoni ; Korban Emil Khasuna Sudah Banyak Tapi Buntu di Penyidikan
Pilkada Malaka, Baru 2 Figur yang Daftar Di Partai Politik
Terkait Kasus Kematian Seorang Siswa SMK, KPAI Apresiasi Respon Cepat Polres Nisel
Bukti Bupati Simon Nahak Peduli Pendidikan, Program Prioritas KMC-BST Masuk Tahun Ke-Empat
Nama Orang Tua Pemegang Polis dan Termaslahat Berbeda, Klaim Asuransi King Finder Wong di Allianz Cair
Polres Nisel Gelar Rekonstruksi Kematian Pelajar Diduga Korban Penganiayaan Oknum Kasek
Bupati Nisel Sambut Kunker Danpuspom TNI AL
Diduga Lakukan Praktik Maladministrasi, Jimat Laporkan BPN Denpasar

Berita Terkait

Kamis, 25 April 2024 - 02:57 WIB

Jadi Saksi Tipu Gelap Rp.1,5 Miliar, Ladjoni ; Korban Emil Khasuna Sudah Banyak Tapi Buntu di Penyidikan

Rabu, 24 April 2024 - 20:12 WIB

Pilkada Malaka, Baru 2 Figur yang Daftar Di Partai Politik

Rabu, 24 April 2024 - 12:47 WIB

Terkait Kasus Kematian Seorang Siswa SMK, KPAI Apresiasi Respon Cepat Polres Nisel

Rabu, 24 April 2024 - 09:47 WIB

Nama Orang Tua Pemegang Polis dan Termaslahat Berbeda, Klaim Asuransi King Finder Wong di Allianz Cair

Selasa, 23 April 2024 - 17:05 WIB

Polres Nisel Gelar Rekonstruksi Kematian Pelajar Diduga Korban Penganiayaan Oknum Kasek

Selasa, 23 April 2024 - 16:44 WIB

Bupati Nisel Sambut Kunker Danpuspom TNI AL

Selasa, 23 April 2024 - 12:28 WIB

Diduga Lakukan Praktik Maladministrasi, Jimat Laporkan BPN Denpasar

Selasa, 23 April 2024 - 10:16 WIB

Emanuel Makaraek: Sebut PSI “Rumah Kita”

Berita Terbaru