Jumat, 8 Mei 2020 - 00:02 WIB

Virus Covid-19 Serang Fisik, Hoax Covid-19 Serang Psikis

Oleh: Johan Apriadi (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Tangerang)

Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau yang dikenal dengan nama Virus Corona telah menyebar secara masif. Penyebarannya bahkan telah meluas hampir di seluruh daerah di Indonesia.

Di tengah merebaknya Virus Corona yang menjangkiti warga, sebagian warga lainnya justru mendapatkan suguhan informasi yang tidak benar alias hoax. Jika virus Corona berdampak pada gangguan fisik, hoax berdampak pada psikis.

Merujuk pada penjelasan medis, gejala umum secara fisik yang terlihat saat seseorang terjangkit Virus Corona di antaranya mengalami deman (flu), batuk, dan sesak napas. Bahkan jika terjadi komplikasi berupa pneumonia, hal tersebut bisa berakibat pada sindrom gangguan pernapasan akut.

Sementara itu, warga warga lainnya secara terus-menerus disuguhi informasi hoax di tengah bencana Covid-19. Hal ini tentu akan menimbulkan kepanikan yang bisa berpengaruh kepada gangguan mental, dan jika parah, bisa berdampak pada perilaku stress, bahkan bisa mengakibatkan warga menjadi depresi.

Untuk melihat dampak psikis dari penyebaran informasi hoax di tengah merebaknya Virus Corona, dapat dilihat dari Indeks Kebahagian warga Indonesia (Happiness Report). Data yang dirilis oleh PBB terkait World Happines Report (WHR) tahun 2019, posisi Indonesia menempati peringkat 92 dari 156 Negara. Peringkat tersebut bisa saja anjlok seiring dengan merebaknya pandemi Corona ditambah lagi dengan hoax yang ikut tersebar ditahun ini.

Meski dipahami, hoax bukanlah termasuk salah satu variabel yang menjadi alat ukur untuk mengetahui indeks kebahagiaan warga. Diantara variabel utama untuk melihat Indeks kebahagiaan warga adalah harapan hidup sehat dan dukungan sosial. Namun demikian, hal ini menyimpan makna tersirat yang harus dipahami semua orang.

Untuk mengukur kebahagiaan warga, sesungguhnya tersirat, bahwa hoax sangat beririsan dan berpengaruh terhadap variabel harapan hidup dan juga berpengaruh pada variabel dukungan sosial warga, sebab hoax sekali lagi akan berdampak pada psikis dan mental warga, dimana dukungan psikis dan mental warga yang kuat sangatlah dibutuhkan guna melawan Virus Corona.

Di saat warga yang dinyatakan posotif corona meningkat drastis, penyebaran dan eskalasi hoax pun kian menyebar dan banyak dikonsumsi warga. Maraknya hoax yang berseliweran, kesemuanya bisa merusak mental warga dalam menghadapi wabah penyakit yang ada disekitarnya.

Untuk menganggulanginya, kita perlu mengurangi intensitas membagikan berita dan informasi tentang Corona yang menyeramkan atau yang bisa membuat panik warga. Sangat ditekankan bahwa kondisi psikologis yang stabil penting di masa-masa krisis seperti ini. Kian meningkat kecemasan publik, akan berpotensi menimbulkan kekacauan sosial yang lebih besar.

Terakhir, menyebarluaskan informasi dan berita yang membangun optimisme sangat dibutuhkan. Meyakinkan publik bahwa bangsa Indonesia bisa memenangkan perang melawan Corona sekaligus melewati masa-masa sulit ini.

Menelan mentah-mentah berita hoax bukanlah hal yang dapat ditoleransi. Hoax atau berita bohong adalah hal yang dapat membunuh kita dan keluarga dekat kita. Wajarlah jika hoax menjadi hal urgent dan tidak dapat diterima. Oleh karena itu marilah kita bersama-sama melawan hoax, sebelum hoax membunuh kita.

Artikel ini telah dibaca 173 kali

loading...
Baca Lainnya

RUU Cipta Kerja Mengatur Pengupahan Agar Pekerja Lebih Sejahtera

Oleh : Edi Jatmiko RUU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan untuk meringkas hiper regulasi....

27 September 2020, 09:27 WIB

Mempertanyakan Klaim Gatot Nurmantyo Tentang Kebangkitan PKI

Oleh : Zakaria Di tengah pandemi Covid-19, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmatyo kembali ke publik...

27 September 2020, 00:28 WIB

Banyak Pihak Menikmati Manfaat Program PEN

Oleh : Rizal Ramadhanu Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 bagi...

26 September 2020, 22:15 WIB

Pemerintah Berupaya Maksimal Tangani Covid-19

Oleh : Made Raditya Pandemi corona memang belum berakhir namun pemerintah terus berjuang agar penyakt...

26 September 2020, 21:53 WIB

Otsus Jilid 2 Meningkatkan Prestasi Pemuda Papua

Oleh : Sabby Kosay Pemuda Papua adalah anak bangsa yang memiliki hak untuk mendapat pendidikan...

26 September 2020, 05:27 WIB

Mewaspadai Provokasi Isu PKI

Oleh : Angga Gumelar Isu PKI dan komunisme selalu jadi bahan serangan ke lawan politik...

25 September 2020, 21:06 WIB

loading...