Sabtu, 9 Mei 2020 - 21:34 WIB

Cocok, YouTuber ‘Sampah’ Dibotakin dan Disuruh Masuk Tong Sampah

BANDUNG – Netizen di beberapa laman media sosial (medsos) dibuat heboh atas beredarnya video viral Ferdian Paleka sang YouTuber ‘sampah’. Bersama rekannya yang sedang disuruh squat jump, push up, serta masuk ke dalam tong sampah, seperti sedang merasakan masa orientasi di dalam penjara.

Berdasarkan video viral yang diterima media online ini, Sabtu (9/5/2020), Ferdian Paleka dan rekannya terlihat tanpa rambut alias botak dan hanya menggunakan celana dalam.

Dalam video viral itu, Ferdian disuruh membuat pengakuan oleh perekam video dengan menggunakan bahasa sunda.

“Abdi jalma belegug (Saya orang bodoh, red),” ucap Ferdian dalam video tersebut atas suruhan perekam video.

Saat membuat pengakuan tersebut, dari belakang Ferdian tampak pria berkaos hitam memukul punggungnya. Ferdian langsung merespon dengan wajah meringis kesakitan.

Setelah membuat pengakuan, perekam video menyuruh Ferdian untuk push up bersama rekannya yang sudah terlebih dahulu melakukannya.

Ferdian mengikuti arahan tersebut langsung dengan posisi push up. “Sakumaha ? belegug belegug pisan teu ? Olahraga deui, push up push up (Seperti apa ? Bodoh banget nggak ? Push up push up),” ucap si perekam video.

Lanjutan dalam video yang tengah viral itu, Ferdian tampak kelelahan dengan posisi duduk akan minum segelas air mineral. Tapi, segelas air mineral tersebut diambil oleh narapidana yang lain, dan menyuruhnya untuk segera masuk ke dalam tong sampah berwarna kuning.

Arahan dari narapidana tersebut, diikuti oleh teriakan–teriakan dari narapidana yang lainnya dengan menyuruh Ferdian seperti saat membuat konten YouTube. Rekannya terlihat mendorong tong sampah berwarna kuning yang berisi Ferdian dalam kondisi membungkuk.

“Ngomong dong, hai guys gitu. Hai guys ini namanya sampah. Woy mantab!” ujar para narapidana yang mengelilingi Ferdian beserta rekannya.

Untuk diketahui, Ferdian Paleka merupakan seorang YouTuber yang membuat konten video bersama dua rekannya.

Sayangnya video yang dibuat telah membuat masyarakat dibuat geram. Dimana Ferdian dan rekannya memberikan bingkisan dalam sebuah kardus berisi sampah dan batu kepada para waria. Kepada mereka Ferdian d an rekannya menyampaikan bahwa itu merupakan bantuan sembako.

Akibat kejahilan mereka bertiga, Polisi memburu Ferdian dan dua rekannya. Sebelumnya rekannya yang bernama Tubagus telah menyerahkan diri.

Pada Jumat (8/5/2020) kemarin sekitar pukul 01.00 WIB Ferdian berhasil diringkus oleh jajaran Polrestabes Bandung di Jalan Tol Jakarta–Merak bersama dua rekannya yakni Aidil dan Jamaludin.

Anggota PJR Tol Tangerang Merak, Ipda Giyarto, yang mengamankan pelaku membenarkan peristiwa penangkapan pelaku. “Benar, kami amankan dan langsung kami serahkan ke Polresta Tangerang Kota,” terangnya.

Akibat aksi jahilnya itu pula Ferdian Paleka beserta rekannya dijerat dengan Pasal 45 ayat 3 Undang–Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 12 tahun kurungan penjara, serta diancam dengan denda Rp 100 juta.

Karena Ferdian beserta rekannya terbukti melanggar kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang sedang diterapkan di Provinsi Jawa Barat.

Artikel ini telah dibaca 246 kali

loading...
Baca Lainnya

Warganet dan Milenial Mendukung Penanganan Pandemi Covid-19 Melalui Vaksinasi Nasional

Oleh : Putu Prawira Program Vaksinasi akan segera di gelar di Indonesia. Warganet dan milenial...

25 Januari 2021, 06:59 WIB

Walikota Surabaya terpilih Erick Cahyadi suntik “immun booster” Tftt-biotech

Surabaya – Akhir akhir ini peningkatan pasien Covid-19 di Indonesia terus meningkat, salah satu program...

24 Januari 2021, 17:28 WIB

Dukung Vaksinasi, Kalangan Santri Nusantara Bersama Media Siaran Santri Gelar Live Podcast Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasi

Data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan, pada Agustus – Desember ditemukan ada 712 hoaks...

24 Januari 2021, 11:09 WIB

Staf Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Diduga Tampung Suap Eksportir Benur Edhy Prabowo

Jakarta – Ainul Faqih staf anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi...

Sufmi Dasco, Ketua Harian DPP Partai Gerindra

23 Januari 2021, 22:03 WIB

Menolak Radikalisme dan Khilafah Demi Keutuhan NKRI

Oleh: Anwar Sadat Ibrahim (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Tangerang) Sejak 1998,...

23 Januari 2021, 11:06 WIB

UU Cipta Kerja Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja penting sebagai landasan transformasi ekonomi dalam rangka memacu...

23 Januari 2021, 08:24 WIB

loading...