Sabtu, 9 Mei 2020 - 04:55 WIB

Ulama Imbau Umat Muslim Cegah Penularan Covid-19

Oleh : Rahmat Soleh

Virus Covid-19 belum pergi dari Indonesia dan korbannya masih saja bertambah. Untuk mencegah peyebarannya, ulama mengimbau umat islam untuk berperilaku hidup bersih dan sehat serta menaati fatwa MUI.

Covid-19 adalah virus mematikan yang belum ada vaksinnya. Ketika sakit corona, maka dada akan sesak dan hilang selera makan dengan drastis. Pasien juga wajib diisolasi di ruangan khusus. Penyakit ini membuat masyarakat waswas karena takut tertular dan selalu melindungi diri dengan masker ketika keluar rumah. Orang-orang juga berusaha menaati aturan untuk stay at home dan social distancing serta jarang keluar dari hunian, kecuali jika sangat terpaksa.

Selain memakai masker, pencegahan virus corona juga dilakukan dengan menjaga kebersihan tubuh. Semua orang jadi memakai hand sanitizer untuk membersihkan tangan dari kuman serta lebih sering mencuci tangan dengan sabun dan di bawah air mengalir.

Setelah bepergian, maka langsung ganti baju dan madi serta keramas untuk mencegah penularan virus ke anak-anak yang ada di dalam rumah. Lantai, gagang pintu, dan seluruh bagian dari hunian juga dibersihkan serta disemprot disinfektan agar lebih bersih.
Bagi kaum muslim, maka selain rajin cuci tangan dengan sabun, ternyata berwudhu juga bisa mencegah penularan virus covid-19.

Muslimin wajib berwudhu setidaknya 5 kali sehari, dan gerakannya seperti mencuci tangan, kaki, dan berkumur, sangat baik untuk membersihkan diri dan mencegah penularan penyakit corona. Hal ini juga sesuai dengan pernyataan Muhyiddin Junaidi, wakil sekjen Majelis Ulama Indonesia, yang mengimbau umat islam untuk mencegah penyebaran virus covid-19 dengan cara berwudhu.

Muhyiddin menyatakan bahwa berwudhu memang bisa menolak penularan corona asal dilakukan dengan cara yang benar. Maksudnya adalah ketika wudhu, tangan dicuci sampai ke sela-sela jari, berkumur dengan durasi minimal 10 detik, dan mencuci kaki hingga bagian lutut. Jadi wudhunya tidak asal-asalan agar cepat selesai.

Umat islam berwudhu sebelum salat, jadi dilakukan 5 kali sehari. Jika perlu, tambahlah frekuensinya. Misalnya setelah mandi pagi langsung berwudhu. Ketika batal karena hadas kecil, maka bisa wudhu lagi. Maka tubuh akan lebih bersih dan juga akan terhindar dari virus covid-19. Badan Anda akan jadi lebih higienis dan juga menambah pahala.

Cara lain untuk mencegah penularan virus corona adalah dengan menaati fatwa MUI untuk salat jamaah di rumah saja. Memang jadinya terasa kurang wajar, apalagi di bulan ramadhan ini, lebih afdol untuk salat di masjid. Namun tentu fatwa MUI dikeluarkan karena ada alasannya. Ketika kita salat di masjid, walau sudah cuci tangan, pakai masker, dan bawa sajadah sendiri, akan ada potensi untuk kena tular virus covid-19. Bisa dari sesama jamaah maupun di perjalanan menuju tempat ibadah.

Ulama sudah menekankan, salat tarawih dan jamaah di rumah juga berpahala. Jangan memaksakan diri untuk beribadah di masjid, dan menanggung resikonya. Taatilah fatwa MUI agar semua orang sehat dan tidak tertular corona. Jangan merasa kesal karena tidak bisa salat di masjid. Ingatlah bahwa Nabi juga pernah salat di rumah, jadi tidak ada salahnya ibadah di rumah saja.

Umat islam dihimbau untuk ikut menghalau corona agar tidak terus tertular dan menyebar ke seluruh daerah di Indonesia. Taatilah imbauan MUI untuk menjaga kesehatan dan kebersihan dengan berwudhu, agar potensi penularan virus covid-19 makin kecil. Selain itu, ikuti juga aturan untuk salat di rumah saja dan tidak pergi ke masjid untuk sementara. Salat di dalam hunian juga masih berpahala, dan mengamankan Anda dari potensi tertular corona.

Penulis aktif dalam Pustaka Institute Jakarta

Artikel ini telah dibaca 171 kali

loading...
Baca Lainnya

Kesaksian Petugas Damkar Dengar Suara Minta tolong Saat Pencarian SJ182

Jakarta – Video petugas Damkar Kepulauan Seribu saat mencari korban jatuhnya Sriwijaya Air mendadak viral...

Petugas gabungan meletakkan serpihan pesawat di Posko Evakuasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu, 10 Januari 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

17 Januari 2021, 23:43 WIB

Masyarakat Adat Papua Dukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Abner Wanggai Vaksinasi corona nasional sudah dimulai di Indonesia, termasuk di Provinsi Papua...

17 Januari 2021, 22:02 WIB

Literasi Nilai-Nilai Pancasila di Medsos Cegah Radikalisme

Oleh : Aldia Putra Organisasi radikal terus bergerilya walau statusnya telah dibubarkan. Mereka menggunakan media...

17 Januari 2021, 21:41 WIB

Pemerintah Siapkan Draft Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Oleh: Deka Prawira Saat ini, Pemerintah Pusat masih tetap menyerap aspirasi masyarakat dalam menyusun aturan...

17 Januari 2021, 21:13 WIB

Keren, Rumah Makan Gubug Gurame dan Saputra Tour and Travel Sukses Kembali Adakan Acara Sunatan Massal  

Setelah sukses mengadakan kegiatan sunatan massal selama tiga kali pada tahun 2020, Rumah makan Gubug...

17 Januari 2021, 14:09 WIB

Masyarakat dan Santri Mendukung Vaksinasi Covid-19

Oleh : Alfisyah Dianasasri Setelah mengalami serangkaian ujicoba hingga beberapa tahapan. Vaksin yang digadang-gadang jadi...

17 Januari 2021, 08:14 WIB

loading...