Senin, 11 Mei 2020 - 03:21 WIB

Mengapresiasi Aksi Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19

Oleh : Dhimas Sanjaya

Relawan Indonesia Bersatu bersama Pemerintah telah bersama-sama menanggulangi wabah Covid-19 yang saat ini melanda Indonesia. Masyarakat pun mengapresiasi kiprah Relawan Indonesia Bersatu karena kehadirannya telah banyak memberikan manfaat.

Relawan Indonesia Bersatu dideklarasikan pada 22 April 2020 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. Berbagai kegiatan pun telah dilakukan, salah satunyak adalah melakukan test masal yang bertempat di wisma atlet Kemayoran Jakarta.

Rapid test tersebut diadakan secara gratis bagi masyarakat. Dengan segala keterbatasan yang ada, kelompok tersebut berniat ingin menyumbangkan 10 juta masker di seluruh wilayah Indonesia.

Kita semua tahu bahwa wabah Covid-19 tidak hanya menyebabkan krisis kesehatan, tetapi juga menyebabkan krisis sosial dan ekonomi. Namun, dengan semangat gotong royong dan bahu-membahu, Indonesia tentu akan mampu terbebas dari Covid-19.

Selain mengadakan rapid test selama seminggu, pihaknya juga menyiapkan paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan.

Lilik Kurniawan selaku Deputi Bidang Pencegagan BNPB menambahkan, penanganan pandemi Covid-19 bukanlah hal yang mudah. Ia berpendapat, gerakan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 menjadi salah satu aksi bela negara.

Gerakan yang di komandani oleh Sandiaga Uno tersebut juga mendapatkan apresiasi dari Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, pihaknya menganggap bahwa kehadiran Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 tersebut merupakan wujud kepedulian dalam penanganan wabah Covid-19.

Budi juga ingin mengucapkan terimakasih dan selamat kepada sandiaga dan seluruh rekan-rekan relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 atas deklarasinya.

Ditengah krisis kesehatan akibat Covid-19 tersebut, Budi Gunawan juga mengaku optimis bahwa kehadiran gerakan relawan ini akan mempercepat penanganan pandemi Covid-19.
Budi meyakini gerakan gotong royong dan bahu membahu akan membuat penanganan wabah ini semakin cepat teratasi.

Mantan Wakapolri tersebut menambahkan bahwa Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 telah melakukan langkah konkret dalam upaya memutus rantai penyebaran wabah Covid-19. Salah satunya melakukan 10 ribu rapid test yang digelar di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. Kemudian penyemprotan disinfektan di zona merah.

Dalam situasi seperti ini apalagi dalam suasana bulan ramadhan, tentu tidak etis jika kita hanya mencari-cari siapa yang salah, karena sudah banyak korban terdampak baik secara medis atau sosial.

Mereka yang tidak terinfeksi Covid-19, ada yang terpaksa terkena PHK karena perusahaan tempatnya bekerja terpaksa mengurangi jumlah karyawan. Hal ini tentu akan berdampak berkurangnya daya beli masyarakat.

Tentu saja apa yang telah dilakukan oleh Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19, bisa dijadikan inspirasi bagi kita untuk senantiasa berbagi dengan apa yang kita bisa.

Selain itu kita juga bisa membantu pemerintah dengan menerapkan pola hidup sehat pada diri sendiri, salah satunya adalah dengan sebisa mungkin menghindari menyentuh wajah dengan tangan, karena mata, hidung dan mulut merupakan jalan masuknya virus.

Selain itu, cuci tangan sesering mungkin juga penting digalakkan, hal ini karena kita tidak tahu apakah benda yang kita sentuh telah terpapar virus atau tidak.

Bagi yang terpaksa keluar rumah untuk keperluan tertentu seperti belanja kebutuhan pokok, tentu penting kiranya agar mematuhi protokol yang telah dianjurkan oleh pemerintah, seperti mengenakan masker dan menghindari kerumunan.

Kita pun tak ingin angka kejadian positif Covid-19 akan semakin bertambah, sehingga sikap waspada tentu diperlukan terutama berkaitan dengan kebersihan.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo menargetkan kurva kasus Covid-19 pada bulan Mei ini akan terus menurun sehingga pada bulan Juni mendatang akan memasuki posisi sedang, dan berada di posisi ringan pada bulanJuli nanti.

Mantan Walikota Surakarta tersebut optimis, apabila seluruh elemen bangsa bersatu dan disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, maka Covid-19 akan secepatnya teratasi.

Tentu saja hal ini melibatkan seluruh elemen bangsa. Baik jajaran pemerintahan, organisasi sosial kemasyarakatan, relawan, parpol dan swasta.

Menurut Jokowi, jika pemerintah berhasil menekan jumlah kasus positif Covid-19 pada Mei, maka jumlah kasus akan terus menurun pada bulan-bulan setelahnya.

Jika semangat Relawan Indonesia Bersatu Melawan Covid-19 disebarkan kepada seluruh masyarakat, tentu bukan tidak mungkin Indonesia akan terbebas dari pandemi Covid-19 lebih cepat dari perkiraan.

 

Penulis adalah warganet, aktif dalam Ikatan Literasi Nasional

Artikel ini telah dibaca 157 kali

loading...
Baca Lainnya

Tak Ada Penambahan Jam Kerja dan Lembur Pada RUU Cipta Kerja

Oleh : Abdul Razak Omnibus Law RUU Cipta Kerja menjadi undang-undang sapu jagat yang akan...

28 September 2020, 13:43 WIB

Waspada KAMI Goyang Kursi Presiden

Oleh : Haris Muwahid Masyarakat makin antipati terhadap Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), karena mereka...

28 September 2020, 00:16 WIB

Banyak Pihak Dukung Penanganan Covid-19

Oleh : Reza Pahlevi Pandemi belum berakhir dan pemerintah berusaha keras mengatasi efek negatifnya. Caranya...

28 September 2020, 00:07 WIB

RUU Cipta Kerja Mengatur Pengupahan Agar Pekerja Lebih Sejahtera

Oleh : Edi Jatmiko RUU Cipta Kerja merupakan salah satu terobosan untuk meringkas hiper regulasi....

27 September 2020, 09:27 WIB

Mempertanyakan Klaim Gatot Nurmantyo Tentang Kebangkitan PKI

Oleh : Zakaria Di tengah pandemi Covid-19, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmatyo kembali ke publik...

27 September 2020, 00:28 WIB

Banyak Pihak Menikmati Manfaat Program PEN

Oleh : Rizal Ramadhanu Ada banyak strategi yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi dampak Covid-19 bagi...

26 September 2020, 22:15 WIB

loading...