Selasa, 12 Mei 2020 - 20:09 WIB

Kepala Dinsos Pemkab Pasaman Amdarisman saat jumpa pers, Selasa (12/5/20).

Kepala Dinsos Pemkab Pasaman Amdarisman saat jumpa pers, Selasa (12/5/20).

Penyaluran BLT Kemensos di Pasaman Banyak Salah Data

Pasaman, – Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat mulai disalurkan oleh Pos Indonesia pada awal Mei 2020. Namun penyaluran menuai masalah sehingga meresahkan masyarakat.

Keresahan masyarakat disebabkan adanya kesalahan data oleh Kemensos terhadap penerima BLT tersebut. Dimana orang yang tidak seharusnya mendapat bantuan, namun terdata sebagai penerima seperti keluarga penerima PKH.

Tak hanya itu, dari data Kemensos ada orang yang telah meninggal dunia masih terdata sebagai penerima, dan juga banyak KK ganda.

Baca juga: Nah Loh, Ketua MPR-RI Buka Posko Empati di Denpasar

Pemerintah Memberikan Insentif Pajak Pengusaha Terdampak Covid-19

Meski adanya kesalahan data, namun pihak Pos telah terlanjur menyalurkan BLT kepada penerima khususnya wilayah Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman sekitar 80%.

Kepala Pos Indonesia Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman, Nanang, ketika dikonfirmasi membenarkan banyaknya kesalahan data itu, sehingga pihaknya menghentikan sementara penyaluran BLT sesuai permintaan Dinas Sosial Kabupaten Pasaman.

“Iya kata dinas sosial banyak data yang dabel, dan mereka meminta penyalurannya untuk dipending dulu,” ujar Nanang.

Nanang mengakui, baru sedikit penyaluran BLT di Pasaman, namun sudah banyak ditemukan data yang dabel.

“Penyaluran untuk wilayah Kabupaten Pasaman baru 3%. Kita baru menyalurkan di satu kecamatan yaitu di Lubuk Sikaping. Setelah dievaluasi oleh dinas sosial, ternyata di Lubuk Sikaping banyak yang dabel” jelas Nanang.

Nanang memastikan, jika secepatnya data sudah tidak lagi ada masalah, maka penyaluran BLT menjelang hari raya Idul Fitri ditargetkan tercapai 80%.

Senada juga disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman Amdarisman bahwa benar banyak kesalahan data penerima BLT dari Kemensos, sehingga pihaknya meminta kepada Pos untuk menghentikan sementara penyaluran.

Dikatakan Amdarisman, setelah mereka melakukan verifikasi ternyata banyak data dabel, dan ada yang telah meninggal masih terdata sebagai penerima.

Kemudian bagi keluarga penerima PKH seharusnya tidak lagi menerima BLT. “PKH biasanya menerima 1 kali dalam 3 bulan, namun sekarang mereka menerima setiap bulan selama 5 bulan, dan ditambah 25%,” jelasnya.

Menurut Amdarisman, kesalahan data itu disebabkan karena Kemensos masih menggunakan data lama.

Baca juga: Salut, SMKN 1 Lubuk Sikaping Aktif Pencegahan Covid-19

Polisi Tindaklanjuti Penganiayaan Anak Dibawah Umur

“Sekarang kita sudah menuntaskan data di 7 kecamatan, semoga Jum’at depan sudah bisa disalurkan kembali,” kata Amdarisman saat jumpa pers di Kantor Dinas Sosial Pemkab Pasaman, Selasa (12/5/20).

Amdarisman memastikan seluruh masyarakat Pasaman akan merima bantuan. Namun ada kriteria tidak akan dibantu, adalah Bupati dan Wakil Bupati, PNS, TNI, Polri, BUMN dan BUMD. Itu kebijakan saat ini.

Kemudian ada juga persentasi masyarakat mampu yang tidak akan mendapat bantuan sekitar 15%. Namun meski ia warga mampu, apabila terdampak langsung, maka telah disediakan bantuan cadangan beras pemerintah.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 198 kali

loading...
Baca Lainnya

Warga 5 Desa Mencairkan Dana Bansos BST Tahab I Di Kantor Camat Malaka Barat

Malaka – Pengambilan dana bansos BST tahab I bagi warga miskin di 5 Desa di...

29 Mei 2020, 17:48 WIB

Kejari Badung Siap Kawal dan Amankan Dana Corona

Badung – Anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di Kabupaten Badung menuai sorotan publik. Pasalnya, dana Rp...

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 14:47 WIB

Dinkes Akui Adanya Keterlambatan Pembayaran Honor Petugas Gugus Covid-19

Gayo Lues-Menaggapi keluhan sejumlah tim gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Kesehatan...

29 Mei 2020, 14:39 WIB

Masih Menggantung, 2,2 M DBH-CT Dialihkan Untuk Covit-19

Gayo Lues-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Purnama Abdi, menjelaskan soal Silva Anggaran DBH-CT tahun...

29 Mei 2020, 14:34 WIB

Ombudsman: DPRD Badung Harus Berani Kritisi Kebijakan Bupati

Denpasar – Kepala Ombudsman RI (ORI) perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab meminta kepada Anggota Perwakilan...

Aktivis LSM Manikaya Kauci, I Nyoman Mardika. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 13:08 WIB

Cerita Dua Pembobol ATM di Citra Raya Diringkus Polsek Panongan

TANGERANG –  Sat Reskrim Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten meringkus dua orang pelaku pencurian...

28 Mei 2020, 21:36 WIB

loading...