Rabu, 13 Mei 2020 - 21:15 WIB

Bustomi, Ketua DPRD Pasaman

Bustomi, Ketua DPRD Pasaman

Bustomi Sanksi Kadernya hingga Ancaman Pemecatan

Pasaman, – Anggota DPRD Pasaman dari Fraksi Partai Gerindra Martias yang bertengkar dengan petugas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Agam pada 12 Mei 2020 kemarin, menerima sanksi atau hukuman dari partai hingga ancaman pemecatan.

Ancaman itu disampaikan oleh Ketua DPC Partai Gerindra Pasaman sekaligus Ketua DPRD Pasaman, Bustomi. Jika sanksi tidak diindahkan, maka akan terbit SP 2, yang bisa berujung dengan pemecatan selaku pengurus partai dan anggota DPRD Pasaman.

Sebelumnya Bustomi selaku ketua partai telah memberikan Surat Peringatan (SP) 1 kepada Martias, dan sanksi oleh partai untuk membagikan ribuan paket sembako serta Masker.

Baca juga: Bustomi Beri SP 1 Kader Gerindra yang Melanggar Aturan PSBB

Oknum Dewan Kader Gerindra Bertengkar dengan Petugas PSBB

Bustomi mengaku telah mengingatkan seluruh kader, jangan sampai terulang lagi pelanggaran aturan PSBB, karena Gerindra ingin kadernya menjadi pejuang di tengah-tengah rakyat, dan seluruh kader Gerindra adalah rakyat, serta hadir untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.

Bustomi menyampaikan permohonan maaf kepada petugas posko PSBB Agam dan masyarakat Pasaman atas sikap yang tidak sopan dilakukan kadernya.

“Kita harap kejadian ini tidak terulang lagi, dan menjadi pelajaran bersama. Mari tetap mendukung dan mematuhi aturan pemerintah dalam pelaksanaan PSBB,” ajak Bustomi, ketika dikonfirmasi Deliknews.com, Rabu (13/5/20) malam.

Sebelumnya, secara terbuka, Martias juga telah menyampaikan permohonan maaf di sekretariat Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman, sebagaimana telah viral di media sosial.

“Menyangkut persoalan yang terjadi pada tanggal 12 Mei 2020 sekitar pukul 10.46 Wib di posko perbatasan Kabupaten Agam-Pasaman bahwa saya merasa khilaf atas perbuatan saya tersebut. Untuk itu saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Pasaman khususnya, dan masyarakat Sumbar umumnya,” ungkap Martias.

Martias menyampaikan akan membagikan sembako gratis sekitar 2.000 paket dan 5.000 buah Masker kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawabannya.

“Sebagai bukti pertanggungjawaban saya atas partai dan konstituen masyarakat Pasaman, saya akan bagikan 2.000 paket sembako dan 5.000 buah masker gratis yang diawasi oleh para kader Partai Gerindra Pasaman dan media massa. Demikianlah permintaan maaf ini saya sampaikan setulusnya tanpa ada pemaksaan dari pihak manapun,” tukas Martias.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 118 kali

loading...
Baca Lainnya

Warga 5 Desa Mencairkan Dana Bansos BST Tahab I Di Kantor Camat Malaka Barat

Malaka – Pengambilan dana bansos BST tahab I bagi warga miskin di 5 Desa di...

29 Mei 2020, 17:48 WIB

Kejari Badung Siap Kawal dan Amankan Dana Corona

Badung – Anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di Kabupaten Badung menuai sorotan publik. Pasalnya, dana Rp...

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 14:47 WIB

Dinkes Akui Adanya Keterlambatan Pembayaran Honor Petugas Gugus Covid-19

Gayo Lues-Menaggapi keluhan sejumlah tim gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Kesehatan...

29 Mei 2020, 14:39 WIB

Masih Menggantung, 2,2 M DBH-CT Dialihkan Untuk Covit-19

Gayo Lues-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Purnama Abdi, menjelaskan soal Silva Anggaran DBH-CT tahun...

29 Mei 2020, 14:34 WIB

Ombudsman: DPRD Badung Harus Berani Kritisi Kebijakan Bupati

Denpasar – Kepala Ombudsman RI (ORI) perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab meminta kepada Anggota Perwakilan...

Aktivis LSM Manikaya Kauci, I Nyoman Mardika. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 13:08 WIB

Cerita Dua Pembobol ATM di Citra Raya Diringkus Polsek Panongan

TANGERANG –  Sat Reskrim Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten meringkus dua orang pelaku pencurian...

28 Mei 2020, 21:36 WIB

loading...