Rabu, 13 Mei 2020 - 22:59 WIB

Lima Jalan di Tangsel Ditutup, Ini Alasannya

TANGERANG – Sebanyak lima ruas jalan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditutup selama pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua. Penutupan berlangsung mulai pukul 22.00 sampai dengan pukul 05.00 WIB.

Penutupan sebagian ruas jalan tersebut merupakan hasil evaluasi selama PSBB tahap satu, dikarenakan kurangnya kesadaran masyarakat yang benar–benar belum ikuti anjuran pemerintah. Oleh sebab itu tindakan dilakukan dengan menghambat dan mengalihkan jalur di beberapa titik.

Adapun kelima ruas jalan tersebut, diantaranya jalan raya Serpong, tepatnya di lampu merah Gading Serpong, jalur dari Kota Tangerang menuju Kota Tangsel.

Kemudian jalan di kawasan Viktor, Muncul dan Tekno. Selain itu, di perempatan Gablek ke arah Pamulang, Jalan di depan Rumah Sakit Sari Asih Ciputat, dan dan jalan di dekat Penabur Mahagoni, Pondok Aren, Tangsel.

“Masih banyak masyarakat yang belum sadar bahaya virus Corona, bahkan tengah malam masih banyak keluyuran dan kumpul–kumpul tidak jelas, ada yang tawuran. Untuk itu di PSBB kedua ini, kami Gugus Tugas akan lebih ketat lagi,” kata Kasatlantas Polresta Tangerang Selatan AKP Bayu Marfiando saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2020).

Pihaknya telah menghambat dan mengalihkan akses jalur di sejumlah titik, baik akses keluar maupun akses masuk menuju kota Tangsel. Hal itu juga diberlakukan di titik keramaian yang selama ini masih dijadikan tempat kumpul–kumpul masyarakat.

Masyarakat tak perlu khawatir, selain jam yang telah ditentukan tadi, ruas jalan tersebut dapat dilewati seperti biasa. “Bagi masyarakat yang bekerja atau warga yang bermukim di lokasi tersebut enggak ada masalah, ya tetap boleh lewat, tapi lewat jalur alternatif,” jelasnya.

Lebih lanjut pihaknya akan menindak secara tegas bagi masyarakat yang masih melanggar. Jajaran petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polisi, Dishub dan Satpol PP akan memberikan sanksi. Sanksinya tidak hanya lisan dan tulisan, tetapi berupa tindakan.

“Jika nanti ditemukan ada yang buka paksa barier peralihan arus ini pasti akan diproses dengan tegas,” katanya.

Artikel ini telah dibaca 106 kali

loading...
Baca Lainnya

Warga 5 Desa Mencairkan Dana Bansos BST Tahab I Di Kantor Camat Malaka Barat

Malaka – Pengambilan dana bansos BST tahab I bagi warga miskin di 5 Desa di...

29 Mei 2020, 17:48 WIB

Kejari Badung Siap Kawal dan Amankan Dana Corona

Badung – Anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di Kabupaten Badung menuai sorotan publik. Pasalnya, dana Rp...

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 14:47 WIB

Dinkes Akui Adanya Keterlambatan Pembayaran Honor Petugas Gugus Covid-19

Gayo Lues-Menaggapi keluhan sejumlah tim gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Kesehatan...

29 Mei 2020, 14:39 WIB

Masih Menggantung, 2,2 M DBH-CT Dialihkan Untuk Covit-19

Gayo Lues-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Purnama Abdi, menjelaskan soal Silva Anggaran DBH-CT tahun...

29 Mei 2020, 14:34 WIB

Ombudsman: DPRD Badung Harus Berani Kritisi Kebijakan Bupati

Denpasar – Kepala Ombudsman RI (ORI) perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab meminta kepada Anggota Perwakilan...

Aktivis LSM Manikaya Kauci, I Nyoman Mardika. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 13:08 WIB

Cerita Dua Pembobol ATM di Citra Raya Diringkus Polsek Panongan

TANGERANG –  Sat Reskrim Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten meringkus dua orang pelaku pencurian...

28 Mei 2020, 21:36 WIB

loading...