Kamis, 14 Mei 2020 - 14:49 WIB

Kelian Sakah : PKM Desa Adat Yang Ajukan ! Bukti Pemkot ‘Cuci Tangan’

Denpasar – Langkah Wali Kota Denpasar menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dimulai tanggal 15 Mei 2020 menjadi sorotan dari salah satu tokoh masyarakat Kota Denpasar, Kelian Sakah Pemogan, Anak Agung Gede Agung Aryawan ST. Ia bertanya, mengapa tanggung jawab dilempar ke Desa Kelurahan, dan Desa Adat, mengapa tidak Pemerintah Kota langsung, ucap tokoh akrab disapa Gung De, Kamis (14/5)

Menjadi pertimbangan menurut Gung De, Peraturan Wali Kota (Perwali) dalam pelaksanaan PKM ini yang didorong harus Desa, Kelurahan dan Desa Adat yang mengusulkan. Bahkan ia meyebut jika seperti itu, langkah Wali Kota ini sebagai bentuk upaya ‘cuci tangan’ Pemerintah Kota dalam penanganan penyebarluasan Covid-19 di wilayah pemerintahan Denpasar.

“Apa dasarnya Desa Adat usulkan PKM, seolah wabah ini tanggung jawab besar ada di Desa dan Desa Adat. Padahal Anggaran yang mengelola Pemkot (Pemerintah Kota), jadi pengelola Anggaran lah yang lebih bertanggung jawab. Kenapa Wali Kota tidak berani pasang badan. Nanti kalau berhasil Pemkot yang klaim, kalau gagal, Desa atau Desa Adat yang di salahkan,” ujarnya.

“Jangan sampai Desa Adat yang ajukan PKM, dasar hukumnya apa di NKRI. Ini adalah wabah nasional, bencana negara. Mestinya Desa Adat diajak sebagai pelaksana lapangan, pemerintah kota yang menjadi pembuat keputusan. Ini malah kebalik, desa atau desa adat yang memutuskan. Seharusnya pihak pemkot yang langsung menurunkan kebijakan dan siap dengan kebutuhan warga,” singgung Gung De.

Sejatinya menurut Kelian Adat dari Banjar Sakah ini PKM itu sudah terlaksana di lapangan tanpa ada Perwali dari Pemkot. Satgas dan Pecalang sudah melaksanakan dari dua bulan lalu sebelum Hari Raya Nyepi. Diungkap, bahwa Perwali ini adalah stempel saja, biar ada regulasi hukumnya. Tujuannya disinyalir menurut Gung De biar jelas tercatat sehingga pemerintah kota terlihat bekerja dan dimuliakan.

“Mestinya semua wilayah di Kota Denpasar melaksanakan PKM, biar wabah virus Covid -19 cepat berlalu. Stempel walikota lewat Perwali ini mestinya didukung Anggaran BKK yang dipakai masyarakat di lapangan. Dari 443 banjar se-Kota Denpasar agar dibantu Anggaran operasional dan APD untuk menjalankan edukasi dan sosialisasi termasuk pendataan PMI dan Penduduk baru datang. Tentu juga untuk Jagabaya keamanan wilayah,” papar Gung De.

Untuk diketahui Perwali Denpasar Nomor 32 Tahun 2020 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Desa, Kelurahan, dan Desa Adat Dalam Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) ditanda tangani Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, S.E., M.Si

Dalam Perwali PKM akan ada pembatasan dan pengetatan pemeriksaan kepada warga yang ingin masuk Kota Denpasar.

Bahkan, larangan masuk ke Kota Denpasar dilakukan bagi mereka yang tidak jelas tujuannya, tanpa membawa identitas, dan tidak memiliki keperluan bekerja di Denpasar. 

Artikel ini telah dibaca 6638 kali

loading...
Baca Lainnya

Bau Tak Sedap Tanah Diklaim BPD Bali di Jalan Gadung Menguat

Denpasar – Patut diduga ada tidak beres dalam penguasaan tanah warga seluas 3,85 are dilakukan...

Plang BPD di atas sebidang tanah di Jalan Gadung, Denpasar.

25 September 2020, 19:12 WIB

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

114 Tahun Pekik Semangat Perang Puputan Badung

Denpasar – ¬†Kidung atau ‘kakawin babad’ cikal bakal pekik semangat perang ‘puputan’ diperdengarkan, bersaut dalam...

Ilustrasi

21 September 2020, 13:16 WIB

Terima Mandat Ketua Umum, Pengacara Wayan “Tang” Adimawan Nahkodai HAPI Bali

Denpasar – Pengacara millennial Bali, I Wayan Adimawan, SH., MH., mendapat mandat dari Ketua Umum...

I Wayan Adimawan, SH., MH.

15 September 2020, 17:41 WIB

Tolak Bali Jadi Surga yang Hilang, BIN Kawal Wujudkan Wisata Aman Berdasarkan Protokol Kesehatan

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak ekonomi paling parah di Indonesia akibat Pandemi...

10 September 2020, 13:16 WIB

Wujud Edukasi Prokes, Forkom Antar Media Bali Bangkit Bagikan 5000 Masker

Forum Komunikasi (Forkom) Antar Media Bali Bangkit bagikan 5000 masker di Bali secara gratis. Pembagian...

9 September 2020, 13:39 WIB

loading...