Jumat, 15 Mei 2020 - 23:27 WIB

Duh, Sanksi Tak Pakai Masker Langsung Jalani Rapid Test

TANGERANG – Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, berdiskusi bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang melalui Video Conference (Vidcon), Jumat, (15/5/20). Vidcon membahas PSBB di Kabupaten Tangerang.

Dalam rapat tersebut ikut bergabung juga Ka Polresta Tangerang, Kapolres Metro Tangerang Kota dan Tangsel, Kajari Tigaraksa, Dandim 05/10, Ketua DPRD. Rapat tersebut membahas PSBB di Kab. Tangerang dan kemungkinan diperpanjangnya masa PSBB di Kabupaten Tangerang.

Zaki mengatakan, pemberlakuan PSBB pada tahap pertama dan tahap kedua, sudah banyak operasi lapangan yang cukup signifikan. Walaupun di tengah kekurangan personil sumber daya manusia dan lain–lain, tapi dari hasil pemantauan Dinas Perhubungan mengenai lalu lintas dan pelanggaran PSBB masih ada .

Kata Zaki, dari Dinas Kesehatan mengenai rapid test massal yang dilakukan, baik pada sesi pertama PSBB maupun sesi kedua PSBB, masih menggambarkan adanya masyarakat Kabupaten Tangerang masuk kategori OTG (Orang Tanpa Gejala), yang tiba–tiba setelah dirapid tes baru diketahui bahwa menjadi positif covid.

“Durasi petugas cek poin yaitu tidak perlu 24 jam tetapi setiap jam mereka harus optimal jam penuh masyarakat beraktivitas berlalu–lalang di Jalan Raya. Itulah yang akan kita optimalkan antara 5 sampai 8 jam per hari ini tapi diantara jam–jam tersebut akan kita optimalkan untuk menjaganya,” terang Zaki.

Menurutnya, untuk sanksi bagi pelanggar agar efek jera. BPBD sudah mendesain cek poin mobile untuk melakukan pengecekan random masyarakat akan dipersiapkan juga rapid test di lokasi.

Bagi masyarakat yang tidak memakai masker di saat operasi, akan langsung dibawa ke tempat rapid test di lokasi cek poin tersebut. Pelanggar wajib menunggu 1 jam sampai hasil rapid test nya keluar dan dinyatakan reaktif atau tidak. Mudah–mudahan bisa memberikan efek Jera kepada masyarakat

“Tetapi semuanya akan kita serahkan kembali kepada Gubernur Banten, akan seperti apa PSBB tahap selanjutnya untuk dilanjut atau tidak. Atau waktunya sampai kapan kita tentukan dan akan kita sampaikan saran dan masukan dari Forkompinda Kabupaten Tangerang ke Gubernur Banten,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Zaki memberikan semangat untuk semua. Jangan lupa sebagai aparatur harus terus membuat masyarakat memahami dan mendidik masyarakat untuk berpola hidup baru berdampingan dengan virus Corona.

“Pola hidup bersih itu menjadi tanggung jawab semua,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 168 kali

loading...
Baca Lainnya

Walikota Surabaya terpilih Erick Cahyadi suntik “immun booster” Tftt-biotech

Surabaya – Akhir akhir ini peningkatan pasien Covid-19 di Indonesia terus meningkat, salah satu program...

24 Januari 2021, 17:28 WIB

Dukung Vaksinasi, Kalangan Santri Nusantara Bersama Media Siaran Santri Gelar Live Podcast Ajak Masyarakat Melakukan Vaksinasi

Data Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menunjukkan, pada Agustus – Desember ditemukan ada 712 hoaks...

24 Januari 2021, 11:09 WIB

Staf Anggota Komisi V Fraksi Gerindra Diduga Tampung Suap Eksportir Benur Edhy Prabowo

Jakarta – Ainul Faqih staf anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi...

Sufmi Dasco, Ketua Harian DPP Partai Gerindra

23 Januari 2021, 22:03 WIB

Menolak Radikalisme dan Khilafah Demi Keutuhan NKRI

Oleh: Anwar Sadat Ibrahim (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Kota Tangerang) Sejak 1998,...

23 Januari 2021, 11:06 WIB

UU Cipta Kerja Memacu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Oleh : Alfisyah Dianasari UU Cipta Kerja penting sebagai landasan transformasi ekonomi dalam rangka memacu...

23 Januari 2021, 08:24 WIB

Gempar, Pasien Covid-19 Terekam CCTV Mesum di ruang Isolasi

NTB – Laman media sosial tengah viral dengan video mesum pasien Covid-19 yang terjadi di...

22 Januari 2021, 23:11 WIB

loading...