Jumat, 15 Mei 2020 - 13:02 WIB

Tangkapan video viral, terlihat petugas PSBB Kabupaten Agam menceramahi, merekam video, dan menyuruh putar balik anggota DPRD.

Tangkapan video viral, terlihat petugas PSBB Kabupaten Agam menceramahi, merekam video, dan menyuruh putar balik anggota DPRD.

Petugas PSBB Agam Arogan dan Berlebihan?

Sumbar, – DPD LSM Forum Peduli Bangsa Indonesia (Fopbindo) Sumbar sangat menyayangkan peristiwa yang terjadi di posko check point Covid-19 perbatasan Agam dengan Pasaman, Sumatera Barat, dalam pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Selasa 12 Mei 2020 kemarin.

Mencermati video yang viral di media sosial atas kejadian itu, Ketua DPD LSM Fopbindo Sumbar Ahmad Husein sangat menyayangkan video tersebut beredar ditengah masyarakat dan sudah menciderai anggota DPRD Pasaman dan masyarakat Pasaman umumnya.

Ahmad Husein menilai tindakan petugas dilapangan diduga bertindak arogan dan berlebihan. Salah satu petugas menyuruh putar balik, yang satunya menceramah anggota DPRD Pasaman dan satu lagi merekeman video kejadian itu.

Baca juga: Tak Puas, Fopbindo Dampingi Nasabah BRI Mengadu ke OJK Sumbar

“Dengan kejadian itu, kita pantas menduga sepertinya ada unsur kesengajaan dari petugas untuk melakukan perekaman baru diviralkan” ujarnya.

Husein menegaskan, tidak ada protap PSBB melakukan perekaman video saat pemeriksaan dan memviralkannya.

“Ini kok bisa diviralkan begitu saja tanpa izin orang lain,” kesal Husein.

Menurut ketua LSM itu, seharusnya petugas bersikap baik dan sopan dengan mengedepan rasa prikemanusiaan.

“Semua orang takut Covid-19, tapi harusnya mengedepankan rasa kemanusiaan dari pada bertindak arogan dan berlebihan, seperti yang disampaikan Presiden Jokowi” tegasnya.

Ahmad Husein minta Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Agam meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat Pasaman atas sikap anggotanya yang viral itu.

“Kita minta Ketua PSBB atau Gugus Tugas Covid-19 disana meminta maaf kepada masyarakat dan Insitusi DPRD Pasaman. Kalau ini tidak diindahkan, maka kami dari lembaga akan menindaklanjuti dengan membuat laporan kepada Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pusat dan Komnas HAM,” tukas Ahmad Husein.

(Darlin)

Artikel ini telah dibaca 259 kali

loading...
Baca Lainnya

SP Sumbawa Tolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Mendukung Pengesahan RUU PKS

Sumbawa – Solidaritas Perempuan (SP), Kabupaten Sumbawa NTB dengan tegas menolak RUU Omnibus Law cipta...

14 Juli 2020, 18:39 WIB

Thalib: Sejauh ini Saya Masih Setda

Gayo Lues-Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Gayo Lues, Thalib, membantah terkait isu yang selama ini beredar...

14 Juli 2020, 14:22 WIB

Inspektorat Malaka Periksa Kades Naas Terkait Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Dari Masyarakat

Malaka – Warga masyarakat Desa Naas, Kecamatan Malaka Barat melaporkan dugaan penyelewengan anggaran 2018-2019 oleh...

14 Juli 2020, 01:14 WIB

Pasca Ribut Pemilik Rumah Dengan Personil Satpol PP, Camat Teluk Dalam Lakukan Mediasi

Nias Selatan, Deliknews.com – Pasca ribut antara personil Satpol PP Kabupaten Nias Selatan dengan salah...

13 Juli 2020, 21:11 WIB

Kejari Pasaman Ajak Media Laporkan Temuan Kegiatan Fiktif

Pasaman, – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasaman, Fitri Zulfahmi, S.H, M.H, mengajak awak media untuk...

 Fitri Zulfahmi, S.H, M.H mantan kepala Kejaksaan Negeri Nunukan, kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman. (Sumber foto: Niaga.asia)

13 Juli 2020, 17:02 WIB

Jembatan Bailey Desa Lesten Roboh Diterjang Hujan Deras

Pada Minggu 12 Juli 2020 sekira pukul 02.00 WIB Desa Lesten, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo...

12 Juli 2020, 19:01 WIB

loading...