Selasa, 19 Mei 2020 - 12:47 WIB

Mengintip Sikap Toleransi Saling Memberi Saat Pandemi di Bali

Denpasar – Perbedaan terkadang membuat sekat dan pandangan lain, tapi tidak demikian dengan warga Hindu tinggal bersama warga Muslim di lingkungan Desa Adat Kepaon Denpasar Selatan Provinsi Bali.

Mereka hidup rukun, saling berdampingan satu sama lain bergotong-royong di tengah wabah COVID-19. Bersama-sama mengumpulkan donasi bagi warga terdampak yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Tentunya toleransi saling memberi
ini adalah contoh positif, membangun persatuan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI) di tengah pandemi.

Dimotori Kelian Sakah AA.Gede Agung Aryawan S.T, bersama Seka Truna Truni Asli Anak Muda Kepaon (AMAK) organisasi pemuda-pemudi dari warga muslim yang bergandengan dengan Pecalang laksanakan giat sosial. Berempati menyambangi saudara mereka warga muslim ber-KTP Denpasar terdampak, memberi bantuan berupa sembako di Kampung Islam Kepaon Denpasar, Minggu (17/5)

Bahkan dana bantuan mereka berikan tidak hanya didapat dari penggalangan donasi, tapi yang luar biasa dari pemuda-pemudi berinisiatif mencari dana dengan berjualan takjil (makanan buka puasa), mengingat saat ini bulan puasa bagi umat muslim.

Irham Assiri selaku Ketua STT AMAK, sekaligus ketua Tim Relawan Covid-19 STT AMAK mengatakan, dari keuntungan diperoleh ini digunakan untuk membeli paket-paket bantuan sembako, selain juga bantuan dari para dermawan warga Hindu.

“Hari ini kita membagikan bantuan paket sembako untuk 45 warga prioritas paling terdampak Covid-19 di lingkungan kami (Kampung Islam Kepaon). Dari pendataan kami sebenarnya ada 119 warga prioritas paling terdampak. Jadi ini adalah tahap kedua, ditahap pertama kami sudah salurkan untuk 74 warga prioritas lainnya,” terang Irham Assiri.

Pada kesempatan itu, mewakili segenap timnya, Irham menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada semua pihak, semua dermawan yang telah mendukung dan membantu dengan ikut memberikan donasi.

“Tentu kami sangat berterimakasih kepada semua pihak, semua dermawan yang telah membantu dan memberi donasi. Khususnya kepad Ajik Aryawan (Anak Agung Gede Agung Aryawan),” ujarnya.

“Beliau (Ajik Aryawan, red) banyak membantu dan mendukung. Apa kami lakukan ini adalah demi kemanusiaan. Seperti wejangan yang sering disampaikan. Bahwa kemanusiaan tidak mengenal perbedaan agama, suku, golongan, atau apapun itu,” paparnya.

Anak Agung Gede Agung Aryawan ST., atau yang dikenal dengan nama akarab Gung De Aryawan, yang berkesempatan turut hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa dirinya secara pribadi sangat mendukung apa yang dilakukan generasi muda di Kampung Islam Kepaon ini.

Tentu apa dilakukan STT AMAK ini, katanya lebih lanjut, merupakan hal positif patut dilakukan oleh generasi muda lain. Kepedulian generasi muda terhadap lingkungannya sangat penting, karena merekalah nantinya menjadi penerus, menjadi salah satu yang penentu maju atau mundurnya sebuah wilayah.

“Kampung Islam Kepaon adalah krama Bali sudah ada dari jaman kerajaan, mereka nyame selam (saudara muslim)-nya Bali. Maka, saya hadir di sini untuk ikut membantu dan mendukung. Memotivasi STT AMAK Kampung Islam Kepaon sebagai anak muda punya semangat kebersamaan,” ujarnya.

“Semangat gotong royong saling membantu antar sesama, mereka anak muda yang luar biasa, sudah punya jiwa berkorban saling memiliki dan saling memberi. Bahkan sampai rela menggali dana dengan berjualan takjil. Jadi pada intinya, yang ingin saya tekankan adalah kita harus saling membantu, khususnya dalam kondisi wabah Covid-19 ini, membantu tanpa membedakan suku, agama, ras, partai, maupun golongan lainnya, karena ini adalah masalah kemanusiaan,” tandas Gung De.

Artikel ini telah dibaca 8140 kali

loading...
Baca Lainnya

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada...

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

22 Oktober 2020, 11:24 WIB

Gamang! Tahapan Mediasi GOR Bodong di Kelurahan Panjer

Denpasar – Terungkap dalam sebuah mediasi tahap dua di Kantor Kelurahan Panjer, ternyata bangunan Gelanggang...

Proses mediasi masalah GOR Pranitha Citarum Denpasar yang dikeluhkan warga.

15 Oktober 2020, 23:44 WIB

Antisipasi Ancaman Kamtibmas, Kompol Endang Tri Purwanto Datangi Puri Gerenceng Denpasar

Denpasar – Potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020 dan...

Foto: Kompol Endang Tri Purwanto (tengah) bersama Tokoh Puri Gerenceng AA. Ngurah Agung (kanan).

15 Oktober 2020, 20:52 WIB

Buat Tak Nyaman dan Tak Berizin ! Warga Kecam Pemilik GOR Citarum

Denpasar – Merasa tidak nyaman keberadaan bangunan Gelanggang Olahraga (GOR), sejumlah warga di bilangan perumahan...

Satpol PP Denpasar turun memeriksa GOR.

6 Oktober 2020, 21:21 WIB

BPN Denpasar Tak Dapat Diklarifikasi ! Bau Tak Sedap Semakin Kuat

Denpasar – Kejelasan siapa sebenarnya Nyoman Gede Alit, nama yang muncul disebut-sebut Badan Pertanahan Nasional...

BPN Denpasar.

6 Oktober 2020, 07:41 WIB

Menarik ! Keterangan BPN Denpasar Atas Sertifikat Ganda Kasus Bank BPD Bali

Denpasar – Ada menarik dalam keterangan disampaikan pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Denpasar terkait sertifikat...

I Ketut Semara Putra (kanan) selaku Plt Kasubag Tata Usaha BPN Denpasar.

1 Oktober 2020, 10:07 WIB

loading...