Kamis, 21 Mei 2020 - 23:55 WIB

Demi Air Bersih Warga Desa Silawan Kabupaten Belu Rela  Mengambil Air Sejauh 5 Km

Belu – kondisi desa Silawan kecamatan Tasi feto Timur di kabupaten Belu NTT, yang berbatu, membuat masarakat kesulitan untuk menggali sumur. Dengan kedalaman 40 meter sampak 60 meter baru bisa medapatkan sumber mata air bersih.

Wilayah yang berbatu membuat warga desa Silawan kecamatan Tasi Feto kesulitan membuat sumur di tempat tinggalnya. Sehingga sehingga untuk mendapatkan air bersih harus rela mengambil air bersih sejauh 5 kilo meter dari rumahnya.

Dari pantauan deliknews di jalan banyak warga desa Silawan lalu lalang membawa gerobak berisi jiregen yang ditarik membawa sepeda motor untuk mengangkut air dari sumur bor yang jarak nya 5 km dari desa Silawan.

Salah satu warga desa Silawan, Maria Bete saat ditemui wartawan deliknews saat lagi istirahat. Maria Bete mengatakan kesulitan air bersih, terdampak pada setiap hari mengunakan banyak waktu untuk mengambil air dari sumur bor dengan jergen besar, kurang lebih 4 x jalan untuk mengambil air.

“Air sebagai sumber kehidupan yang tidak bisa kita hindari,  sebab: tampa air, kita tidak bisa melakun apa-apa, seperti menanak nasi, serta menanak air minum dan juga, tidak bisa mencuci baju, dan lainnya sebagainya” ujar Maria Bete.

Lanjutnya dengan penuh harap, kami memohon  pada pihak pemerintah Daerah Kabupaten Belu dan Propinsi, hingga pusat untuk mengadakan sumur bor diwilayah desa Silawan. Dengan adanya sumur bor demi kehidupan masyarakat dan rakyat diperbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

Di tempat yang berbeda, Kepala Desa, Fernandes Kali saat di temui wartawan deliknews di rumahnya, Kamis (21/5). Kepala Desa, Fernandes Kali mengatakan, Warga di desa Silawan mengelami kesulitan air bersih ini sudah turun-temurun. Semenjak pergantian jabatan kepala Desa dari periode ke periode, hanya karena daerah ini yang sulit air karena tidak dapat mengali untuk buat Sumur.

“Menggali Sumur menempuh kedalaman minimal 40 meter – 60 meter. Kedalaman itu diketahui melalui sumur bor yang ada di wilayah Silawan. Saat pengeboran oleh P2T dari PU Propinsi yang dikerjakan oleh PT. Waskita pada tahun 2019 lalu” ujarnya Fernandes Kali

Lanjutnya, Untuk 2 sumur Bor itu belum ada pelepasan dari pihak pemerintah Propinsi ke PDAM kabupaten Belu, sehingga pengunaan air belum secara maksimal. Untuk  mengenai pelepasan sumur bor, sudah saya koordinasi lalu jawabannya pada bulan Januari 2020. Sayang karena terbentur dengan kondisi pandemi covid-19, sehingga sampai saat ini belum ditindak lanjuti.

Sumur bor yang ada, sistem pengalirannya sudah bagus, tetapi karena kita gunakan BBM berupa Solar sehingga pengunaannya belum sesuai dengan harapan masyarakat. Jadi demi melancarkan air itu, secara tepat harus gunakan solar sel ( tenaga surya). Hal yang saya sampaikan ini, terus saya perjuangkan.

Terkait air bersih diwilayah desa Silawan, hanya dengan melakukan sumur bor atau dengan waduk bisa mendapatkan air bersih merupakan kebutuhan hidup yang sangat vital sekali. Jadi patut diperioritaskan ditingkat desa dan Kabupaten dan saya akan upaya semaksimal mumgkin. Saya berusaha melalui koordinasi ketingkat Kabupaten, Propinsi sampai ke Pusat, pungkas. (dami atok)

Artikel ini telah dibaca 135 kali

loading...
Baca Lainnya

Warga 5 Desa Mencairkan Dana Bansos BST Tahab I Di Kantor Camat Malaka Barat

Malaka – Pengambilan dana bansos BST tahab I bagi warga miskin di 5 Desa di...

29 Mei 2020, 17:48 WIB

Kejari Badung Siap Kawal dan Amankan Dana Corona

Badung – Anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di Kabupaten Badung menuai sorotan publik. Pasalnya, dana Rp...

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 14:47 WIB

Dinkes Akui Adanya Keterlambatan Pembayaran Honor Petugas Gugus Covid-19

Gayo Lues-Menaggapi keluhan sejumlah tim gugus tugas Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues. Kepala Dinas Kesehatan...

29 Mei 2020, 14:39 WIB

Masih Menggantung, 2,2 M DBH-CT Dialihkan Untuk Covit-19

Gayo Lues-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gayo Lues, Purnama Abdi, menjelaskan soal Silva Anggaran DBH-CT tahun...

29 Mei 2020, 14:34 WIB

Ombudsman: DPRD Badung Harus Berani Kritisi Kebijakan Bupati

Denpasar – Kepala Ombudsman RI (ORI) perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab meminta kepada Anggota Perwakilan...

Aktivis LSM Manikaya Kauci, I Nyoman Mardika. (Foto: istimewa)

29 Mei 2020, 13:08 WIB

Cerita Dua Pembobol ATM di Citra Raya Diringkus Polsek Panongan

TANGERANG –  Sat Reskrim Polsek Panongan Polresta Tangerang Polda Banten meringkus dua orang pelaku pencurian...

28 Mei 2020, 21:36 WIB

loading...