Minggu, 24 Mei 2020 - 17:44 WIB

Ternyata inilah Alasan Dibalik Aksi Nekat Balap Liar di Serpong

TANGERANG – Aksi balap liar atau trek–trekan yang dilakukan oleh sekelompok pemuda dengan menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan, begitu meresahkan warga.

Sebab aksi trek–trekan tersebut tak seperti biasanya. Bukan digelar saat jalan sepi pada malam hari, justru dilakukan saat kondisi lalu lintas tengah padat kendaraan, yakni sekitar 08.00 WIB pagi hari, pada Rabu (20/5/2020).

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan menuturkan bahwa balap liar yang dilakukan pada pagi hari itu, sengaja dilakukan pelaku untuk menghindari petugas kepolisian yang berpatroli di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini.

Dua kelompok pemuda dari dua klub motor itu awalnya akan melakukan aksi balap liar itu pada Selasa (19/5/2020).

Balap Liar di Serpong Jadi Ajang Taruhan 2 Klub Motor 4 Pelaku Trek–trekan Tutup Jalan di Serpong Ditangkap Viral, Aksi Pemuda Tutup Jalan Raya Serpong Demi Balap Liar

“Tapi karena terus ada patroli (PSBB) rutin yang kita lakukan, mereka tak mendapat tempat yang baik,” ujar Iman, Kamis (21/5/2020).

Akhirnya, para pelaku itu nekat melakukan balap liar itu keesokan harinya di ruas jalan raya Serpong dengan menutup akses jalan tersebut.

“Dengan waktu mepet akhirnya mereka menutup jalan dan merealisasikan taruhan mereka dalam balap liar dan akhirnya dibubarkan oleh Satlantas Polresta Tangerang Selatan,” sambungnya.

Usai dibubarkan, polisi pun bergegas melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengamankan empat pelaku.

Keempat pelaku yang diantaranya Wahyudin, 29, Dion Prasetyo Putra, 20, Elang M. Ricad, 18, dan Riski Fernanda, 20, itu pun dijerat Pasal 93 Undang–Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan juncto Peraturan Wali (Perwal) Kota Tangsel Nomor 13 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB.

Menyesali perbuatannya itu, Wahyudin, salah seorang pelaku pun menyampaikan permintaan maafnya. Ia berjanji tak akan mengulangi perbuatan yang telah menimbulkan keresahan masyarakat.

“Mohon maaf kepada warga Tangsel dan sekitarnya atas penutupan jalan yang telah saya lakukan pada pagi hari,” kata pria yang berperan sebagai mekanik tersebut.

 

Artikel ini telah dibaca 170 kali

loading...
Baca Lainnya

Kampanyekan Protokol Kesehatan, Kapolresta Tangerang Gandeng Komunitas NMAX

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengunjungi komunitas NMAX Rider Tangerang...

18 September 2020, 10:23 WIB

Perangkat Desa Maktihan Belum Terima Tunjangan 9 Bulan, Melapor Ke DPRD Malaka

Malaka – selama 9 bulan perangkat desa Maktihan belum diterima tunjangan, akhirnya 8 orang perangkat...

18 September 2020, 00:14 WIB

Kapolsek Cikupa Pimpin Operasi Yustisi, Belasan Warga Disanksi

TANGERANG – Setidaknya 16 masyarakat yang melintas di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada...

17 September 2020, 21:38 WIB

Polsek Kronjo Gelar Operasi Yustisi, Puluhan Masyarakat Disanksi

TANGERANG – Jajaran Polsek Kronjo Polresta Tangerang menggelar operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Pertigaan Klutuk...

17 September 2020, 21:32 WIB

Polsek Balaraja Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Disanksi

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten kembali menggelar operasi yustisi pendisiplinan dan...

17 September 2020, 21:23 WIB

Disiplinkan Masyarakat, Polresta Tangerang, Pemkab, dan Kodim Tigaraksa Gelar Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten bersama Pemkab Tangerang dan Kodim 0510 Tigaraksa kembali...

17 September 2020, 21:10 WIB

loading...