Jumat, 29 Mei 2020 - 14:47 WIB

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH. (Foto: istimewa)

Kejari Badung Siap Kawal dan Amankan Dana Corona

Badung – Anggaran penanggulangan dampak Covid-19 di Kabupaten Badung menuai sorotan publik. Pasalnya, dana Rp 98 miliar yang sudah dicairkan dari Rp 274 miliar hasil realokasi dan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2020 belum kunjung direalisasikan pihak eksekutif.

Terkait Kondisi ini, Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Badung, I Made Gde Bamaxs Wira Wibowo, SH., MH., seijin Kepala Kejaksaan Negeri Badung mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima permintaan dari pihak Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Badung agar dapat ikut mengawal dan mengawasi.

Kasi Intel Kejari Kabupaten Badung yang baru saja dilantik pada Rabu, 27 Mei 2020 tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal dan mengawasi penggunaan anggaran penanggulangan Covid-19 tersebut agar digunakan sebagaimana mestinya.

“Kami dari Kejari sudah mendapat permintaan dari Sekda Badung agar dapat ikut mengawal dana penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Badung,” katanya, Jum’at (29/5).

“Seijin pimpinan, kami siap dan akan ikut mengawasi dan mendampingi agar dana hasil dari realokasi dan refocusing APBD Badung TA 2020 tersebut dapat digunakan dengan sebagaimana mestinya,” tegasnya.

Sebelumya, sorotan anggaran ini muncul dari Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Badung, Wayan Suyasa. Ia mempertanyakan mengapa anggaran Rp 98 miliar yang sudah dicairkan tersebut tidak segera disalurkan untuk masyarakat paling membutuhkan terdampak Covid-19.

Pasalnya, dasar regulasinya sudah jelas, yaitu Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) No. 1 tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Covid-19 yang telah ditetapkan menjadi Undang-Undang.

“Refocusing budget anggaran kan sudah kita setujui 274 miliar untuk penanganan Covid-19 ini, 98 miliar sudah dicairkan. Kenapa belum disalurkan, nunggu apa lagi, kan Perpu (Perpu 2/2020) sudah ditetapkan menjadi UU, jadi sudah jelas dasar hukumnya. Jadi harapan kita ini segera terealisasi,” ujarnya di Badung, (28/5).

Ia pun mensinyalir ada motif politis di balik belum disalurkannya dana tersebut, mengingat sebentar lagi akan ada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, jika tidak ada pengunduran lagi, akan dilaksanakan pada Bulan Desember 2020 ini.

“Kalau kita bicara anggaran kan sudah jelas tidak mencapai target PAD kita, tapi saya juga melihat ini dari sisi politis, saya melihat ini ada motif politisnya. Bisa jadi nanti, mendekati pilkada Desember (2020) baru itu dikeluarkan,” tandasnya.

Di sisi lain, aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) dari Manikaya Kauci, I Nyoman Mardika, di tempat terpisah, mempertanyakan bagaimana dengan sisa anggaran dari Rp. 274 miliar tersebut.

“Apakah dana tersebut, benar-benar ada atau hanya sekedar angka-angka yang dipajang saja,” singgung Mahardika.

Selain itu ia juga menilai kebijakan Giri Prasta sebagai Bupati selama ini terlalu boros. Minimnya anggaran Badung dalam penanganan pandemi ini merupakan efek dari kebijakan dilakukan tahun sebelumnya.

Sehingga saat seperti ini, Kabupaten dengan pendapatan daerah tertinggi kedua di Indonesia dan pertama di Bali itu menurutnya kini gagap dalam menganggarkan ongkos tangani Corona. “Ini kan memprihatinkan dan tentu ada kesalahan. ‘Bares’ tapi tidak beres,” singgung Mardika.

Artikel ini telah dibaca 211 kali

loading...
Baca Lainnya

Polsek Sikakap Tekan Kekerasan Terhadap Anak

Kepulauan Mentawai, – Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, SH bersama jajaran terus bersinergi dalam mewujudkan...

5 Juli 2020, 21:00 WIB

Satlantas Polres Pasaman Buka Call Center Pengaduan Penerbitan SIM

Pasaman, – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman secara resmi telah membuka Call Center pengaduan...

5 Juli 2020, 20:30 WIB

Jual ‘Canang’ ! Wanita Dianiaya Bos Villa Kubu Dituduh Gelapkan Rp 7,1 M

Denpasar – Dikatakan telah dilaporkan menggelapkan uang perusahaan mencapai Rp 7,1 miliar dalam pemberitaan, seorang...

Made Widyastuti Pramesti saat membuat canang. (Deliknews.com)

4 Juli 2020, 21:09 WIB

Ormas Islam dan LKAAM Pasaman Tolak RUU HIP

Pasaman, – Pimpinan Ormas lslam dan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Pasaman Provinsi...

 Pimpinan Ormas Islam dan LKAAM Pasaman sampaikan pernyataan penolakan terhadap RUU HIP di halaman Masjid Raya Pauh, Lubuk Sikaping, Jum'at 3 Juli 2020.

4 Juli 2020, 20:00 WIB

Sembako PDAM Badung untuk Warga Terdampak Banjir Akhirnya Terealisasi

Denpasar – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mangutama, Kabupaten Badung (PDAM Badung) akhirnya merealisasikan bantuan...

Penyerahan bantuan paket sembako PDAM Badung untuk warga. (Deliknews.com)

4 Juli 2020, 08:16 WIB

Ketua DPRD Nisel : 1 Bendera Dibakar, Sejuta Bendera Berkibar

Nias Selatan, Deliknews.com – Insiden Pembakaran bendera PDI Perjuangan beberapa waktu lalu, 1 (satu) bendera...

3 Juli 2020, 19:00 WIB

loading...