Rabu, 3 Juni 2020 - 09:59 WIB

Antisipasi Dampak Ekonomi Akibat Covid-19, Distan Galus Bina Petani Bawang

Gayo Lues- Untuk mengantisipasi anjloknya perekonomian masyarakat Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Dinas Petanian Gayo Lues bina petani bawang merah untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat petani di Kabupaten tersebut.

Dinas pertanian menyalurkan bantuan (Saprodi) sarana produksi tanaman hortikultura jenis bawang merah kepada petani yang tergabung dalam kelompok tani.

Saprodi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Gayo lues Jakaria, S. Hut MP. Yang didampingi Kabid Hortikultura, Ismail di Gudang Dinas Pertanian, Kecamatan Blangkejeren, kab Gayo lues Selasa (02/6).

Jakaria, mengatakan bantuan yang diserahkan kepada masyarajat yang tergabung dalam  kelompok tani ini merupakan Program Pemberdayaan Ekonomi Untuk Masyarakat petani yang terdampak  Covid,  atau disebut dengan program SECO (sela Covid ) lanjut jakaria lebih kurang saat ini,  Bibit yang sudah tersalur kepada Masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani  sebanyak 800 kilo gram (Kg), dari 41 ton yang di programkan.

”Untuk tanaman Hortikutura Jenis Bawang Merah Selain Bibit, Dinas Pertanian Gayo Lues juga membantu sarana produksi lainnya seperti mulsa, dan pestisida “, sebut Jakaria.

Lebih lanjut ungkap Jakaria, untuk mempermudan pengawasan dan tepat sasaran,  Pembagian bantuan bawang ini berdasarkan usulan kelompok tani melalui proposal yang Ter Vrifikasi Serta, memenuhi sayarat  penerima bantuan dibatasi, dalam satu Kepala Keluarga (Kk)  petani hanya bisa menerima maksimal 2 mulsa.

Jakaria berharap, kepada seluruh petani penerima bantuan, agar supaya betul-betul memanfaatkan batuan ini secara benar dan benar menanam bibit yang sudah dibagikan oleh pemerintah.

Dirinya juga berharap agar jangan  memperjual belikannya. dan Jika ada yang memperjual belikan bantuan , maka Harus siap berurusan dengan pihak penegak hukum, yang juga ikut mengawasi program tersebut.

“Karna maksud dan tujuan dari Program Pemberdayaan Ekonomi  ini adalah menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat pada masa darurat pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Gayo Lues,” jelasnya.(Ali Sadikin)

Artikel ini telah dibaca 208 kali

loading...
Baca Lainnya

Ini Kata PLN UID Bali Terkait Kabel Semrawut dan Pekerja Kesetrum di Kuta

Denpasar – Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali I Made Arya mengatakan, bukan...

Foto: Logo PLN

23 Januari 2021, 19:32 WIB

Stok Langka, Harga Daging Babi Meroket

SINGARAJA — Harga daging babi di pasaran meroket. Melambungnya harga daging babi itu, dipicu oleh...

Keterangan Foto :


Foto: Bibit Babi jenis Landrace yang diternak oleh sejumlah masyarakat di Buleleng. 

23 Januari 2021, 14:57 WIB

Menteri KKP : Harapan Kita Menjadi Produsen Ekspor Lobster Terbesar di Dunia

Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono optimis Indonesia menjadi pengekspor lobster...

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono didampingi Sekjen KKP Antam Novambar, Bupati Buleleng, Ketua GPLI dan Sekjen GPLI saat melihat Lobster hasil panen anggota GPLI di Sumberkima, Bali.

23 Januari 2021, 12:29 WIB

Longsor Pepelah, Warga Minta Direlokasi

Gayo Lues, Delik News– Sebanyak 40 kepala Keluarga,Masyarakat Desa Pepelah kec pining kabupaten Gayo lues...

23 Januari 2021, 08:49 WIB

Kondisi Jalan Putus, Ipamatra minta Pemda Galus Perhatikan Akses Jalan Padang-Terangun

Gayo Lues- Meski sudah berulang kali menyampaikan keluhan jalan lintas Padang-Terangun tersebut kepada Pemda Kabupaten...

22 Januari 2021, 22:44 WIB

Polres Galus Ungkap Tiga Kasus Norkotika di Tempat Berbeda

Gayo lues- Deliknews- Polres Gayo Lues berhasil mengungkap tiga kasus narkotika jenis ganja dan sabu...

22 Januari 2021, 21:58 WIB

loading...