Presiden Ingin KPK Plototi Pemulihan Ekonomi Saat Pandemi

- Tim

Rabu, 3 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (Foto: net)

Presiden Joko Widodo (Foto: net)

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta program-program pemulihan ekonomi dari pandemi virus Corona dilakukan secara transparan. Karenanya, Jokowi meminta program tersebut ikut diawasi Komisi Pembrantasan Korupsi alias KPK.

“Saya minta pada Jaksa Agung, BPKP, LKPP, dari awal sudah melakukan pendampingan. Jika diperlukan KPK juga bisa dilibatkan untuk memperkuat sistem pencegahan. Ini penting,” tegas Presiden saat memimpin rapat terbatas mengenai penetapan program pemulihan ekonomi nasional dan perubahan postur APBN tahun 2020 di Istana Merdeka, Jakarta, melalui telekonferensi, Rabu, (3/6)

Kepala negara mengingatkan agar program pemulihan ekonomi harus dilakukan secara hati-hati, transparan, akuntabel, dan mampu mencegah terjadinya risiko moral hazard. Untuk itu, diperlukan pengawasan dan pendampingan dalam menjalankan program-program.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun terkait perubahan postur APBN tahun 2020, Presiden mendapat laporan bahwa berbagai perkembangan dalam penanganan Covid-19 dan berbagai langkah strategis pemulihan ekonomi membawa konsekuensi adanya tambahan belanja yang berimplikasi pada meningkatnya defisit APBN.

Untuk itu Presiden meminta Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas untuk melakukan kalkulasi lebih cermat, lebih detail, dan lebih matang terhadap berbagai risiko fiskal ke depan.

“Saya ingin tekankan lagi agar perubahan postur APBN betul-betul dilakukan secara hati-hati, transparan, akuntabel sehingga APBN 2020 bisa dijaga, dipercaya, dan tetap kredibel,” tandas Presiden.

Berita Terkait

Pengelolaan Rumah Susun Kemenkumham Tidak Sesuai Ketentuan Rp4 Miliar
1.978 Personel Diturunkan Polisi untuk Antisipasi Demo
Jokowi Usai Pertemuan dengan Paloh, Saya Jadi Jembatan
Terima Kunjungan Dubes China, Prabowo Ditemani Kucing Bobby
Minggu Sore, Paloh ke Istana Penuhi Panggilan Jokowi
Unggul Hasil Quick Count, Relawan Prabowo-Gibran Bagi-bagi Bunga dan Cokelat
Komeng: Saya Maju DPD Ingin Buat Hari Komedi
Tamara Buka-bukaan Soal Yudha Setelah Jalani Pemeriksaan

Berita Terkait

Selasa, 20 Februari 2024 - 19:11 WIB

Pengelolaan Rumah Susun Kemenkumham Tidak Sesuai Ketentuan Rp4 Miliar

Senin, 19 Februari 2024 - 10:35 WIB

1.978 Personel Diturunkan Polisi untuk Antisipasi Demo

Senin, 19 Februari 2024 - 10:15 WIB

Jokowi Usai Pertemuan dengan Paloh, Saya Jadi Jembatan

Minggu, 18 Februari 2024 - 19:50 WIB

Terima Kunjungan Dubes China, Prabowo Ditemani Kucing Bobby

Minggu, 18 Februari 2024 - 18:35 WIB

Minggu Sore, Paloh ke Istana Penuhi Panggilan Jokowi

Jumat, 16 Februari 2024 - 16:02 WIB

Unggul Hasil Quick Count, Relawan Prabowo-Gibran Bagi-bagi Bunga dan Cokelat

Kamis, 15 Februari 2024 - 15:15 WIB

Komeng: Saya Maju DPD Ingin Buat Hari Komedi

Kamis, 15 Februari 2024 - 15:10 WIB

Tamara Buka-bukaan Soal Yudha Setelah Jalani Pemeriksaan

Berita Terbaru

NTT

Siapa Paket Parmanen Pilkada Malaka Kedepan?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 13:26 WIB

Palembang

H.Jamak Udin SH Resmi Nahkodai GRIB Jaya Kota Palembang

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:48 WIB

Jawa Timur

Tegas! Bambang Haryo Minta Kuota Pupuk ke Petani Tak Dikurangi

Sabtu, 25 Mei 2024 - 12:40 WIB