Jumat, 5 Juni 2020 - 12:29 WIB

Kuasa Hukum Wartawan Sergap Menyayangkan Pihak Polres Malaka Menunda Sidang  Dengan Alasan Covid-19

Belu – penundaan sidang praperadilan wartawan media online Sergap, Seldy Bereck di PN Atambua Kelas IB sangat mengecewakan Tim Kuasa Hukum, Melkianus Conterius Seran.SH didampingi Silvester Nahak. SH, Ferdinandus E Tahu Maktaen. SH dan Son Lau. SH kerena tidak hadirnya dari pihak Termohon (Polres Malaka) hari ini, Kamis (4/6).

Selesai sidang ketua tim Kuasa Hukum pemohon di halaman PN Atambua Klesa IB, Melkianus Contrius Seran, SH mengatakan dihadapan para  wartawan mengatakan saya  sangat prihatin dengan penundaan sidang praperadilan ini, karena dari termohon (polres Malaka) sendiri tidak hadir karena beralasan Covid-19.

“Dengan beralasan covid-19, maka didalam persidangan tadi maka kami sudah menolak. Sebab kita semua terkena dampak dari covid-19. Tetapi bagamana kita bisa menghargai proses sidang praperadilan sedang berjalan di PN Atambua kelas IB” ujar Melkianus Contrius Seran, SH.

Lanjutnya, penundaan sidang praperadilan jangan sampai hak-hak pemohon wartawan media online, Seldy Bereck dirugikan. Patut diduga bahwa penundaan ini, beralasan yang tidak wajar” ujar Melkianus Contrius Seran, SH.

Masih menurutnya, penundaan persidangan praperadilan, akan digelar kembali pada Rabu, 10/6/2020 mendatang. Itu pun sudah disepakati bersama dengan Majelis Hakim tunggal, Gustav Bless Gupa.SH. Bahwa ini terakhir tidak ada namanya tunda-tunda lagi. Perihal kesempatan terakhir itu, juga sudah disampakan oleh Bapak Majelis Hakim.

“Apa bila dari pihak termohon (Polres malaka) tidak hadir dalam gelar persidangan pada Rabu 10/6, sesuai kesepakatan dalam persidangan hari ini, Kamis 4/6, maka dianggap  tidak memiliki hak pembelaan atau bela diri, itu kuncinya” tegas Melkianus Contrius Seran, SH.

Sudah jelas bahwa UU dibatasi tujuh hari. Liga resminya apa? Alasan Hukumnya apa? Kenapa tidak dua minggu. Kenapa tidak satu bulan, yaitu, hak- hak dari pemohon tidak dapat dirugikan. Bila perkara pokok dimajukan, hak pemohan sangat rugi, ketika terjadi gugurnya praperadilan.

Salah satu kuasa hukum Sergap, Firdinandus E Tahu Maktaen, menambahkan bahwa  sangat tidak masuk akal, alasan covid-19 dari termohon, melalui surat tertulis untuk tidak datang dalam persidangan Praperadilan di PN Atambua kelas IB. Dengan demikian alasan covid bukan alasan Hukum. Artinya alasan yang tidak masuk akal.

“Mengapa saya katakan alasan termohon dengan covid itu, alasan tidak masuk akal? Karena kita semua terkena dampak covid-19, termasuk Majelis Hakim. Faktanya kemarin dan hari ini tepat pada Kamis hari ini, kita lanjut sidang ke 2 praperadilan yang dijadwalkan pada sidang perdana kemaren” ujar Firdinandus E Tahu Maktaen, SH.

Lanjutnya, Terkait penundaan sidang ini, pakai alasan covid-19 kenapa pemeriksaan tersangka, pemeriksaan saksi, jalan terus. Kalau pihak termohon tidak hadir karena alasan covid-19, itu kami tidak setuju. Kalau alasan tidak hadir, karena tidak surat itu, kami setuju. Jadi kalau bisa teman termohon hadirlah untuk menguji proses praperadilan ini.

Wakil ketua Kuasa Pemohon, Silvester Nahak. SH. Mengatakan kami kuasa hukum wartawan media online Sergap.id. sangat kecewa dan kesal dengan mekiriman sepucuk surat dari Termohon ( Polres Malaka) ke PN Atambua kelas IB, terhormat ini.

Pengadilan sebagai benteng terakir proses penegak hukum, tiba-tiba melayang surat dengan alasan covid-19 itu, sangat disesalkan. Saya kira pihak termohon sudah tau standar regulasi umum protokoler covid yang kita harus tunduk dan taat.

Tetapi kenapa teman-teman termohon ( Polres Malaka) tidak patuhi protokoler untuk menghadiri proses sidang praperadilan terjormat ini. Nah ini, saya menilai alasan yang dibuat- buat untuk bagaimana, praperadilan bisa digugurkan, karena dibatasi dengan tenggang waktu, pungkasnya ( Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 260 kali

loading...
Baca Lainnya

Kurang Dari 24 Jam Polsek Bukit Batu Ungkap Identitas Mayat Mr X

Palangka Raya – Kepolisian Sektor Bukit Batu berhasil mengungkap identitas mayat Mr. X yang ditemukan...

22 September 2020, 00:31 WIB

Sertifikat Ganda ! BPD Bali Bantah Serobot Tanah Tapi Tidak Tahu Muasal

Denpasar – Sebidang tanah luas 3,85 are di Jalan Gadung, Desa Dangin Puri Kangin, Kec....

Kepala Divisi Umum dan Kesekretariatan BPD Bali, IB Gede Ary Wijaya Guntur.

21 September 2020, 21:05 WIB

Polsek Balaraja Gencarkan Operasi Yustisi, Beri Efek Jera Kepada Masyarakat

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten gencar melaksanakan Operasi Yustisi Pendisiplinan dan...

21 September 2020, 16:11 WIB

Polsek Balaraja Tindak Puluhan Pengendara yang Langgar Protokol Kesehatan

TANGERANG – Setidaknya 51 orang pengendara disanksi lantaran mengabaikan Protokol Kesehatan saat beraktivitas di luar...

21 September 2020, 15:58 WIB

Gandeng Komunitas di Balaraja, Polresta Tangerang Himbau Patuhi Prokes

TANGERANG – Polresta Tangerang Polda Banten menggandeng Komunitas sepeda, vespa, ojek online,dan GMDM dalam rangka...

21 September 2020, 15:49 WIB

Polresta Tangerang, Pemkab, dan Kodim Tigaraksa Gelar Operasi Yustisi di Pasir Jaya Cikupa

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten memaksimalkan operasi yustisi pendisiplinan dan penegakan hukum Protokol...

21 September 2020, 15:40 WIB

loading...