Jumat, 5 Juni 2020 - 21:09 WIB

Menyonsong Era Kenormalan Baru, Dishub Dan Satlantas Polres Tuban Siapkan Mantap Bersatu

Tuban – Pemkab Tuban melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tuban berkolaborasi dengan Satlantas Polres Tuban membuat inovasi Mantap Bersatu  (Manajemen Transportasi Menuju Budaya Keteraturan dan Kebiasaan Baru Tuban Unggul) untuk pemberlakuan rekayasa lalulintas dan transportasi dalam masa pandemi covid-19.

Sekretaris Dishub Tuban Gunadi menjelaskan beberapa inovasi yang dilakukan menuju era kenormalan baru (New Normal) di bidang lalu lintas dan transportasi, pertama rekayasa  lalu lintas dalam antrian di traffic light perempatan jalan berupa penerapan physical distancing dengan pembuatan zona henti kendaraan,  pemasangan rambu wajib masker, pemantauan cctv dan pemberian himbauan bagi pengguna jalan. “Dalam tahapan sekarang ini, traffic light perempatan Kembang Ijo Tuban sebagai percobaan, jika berhasil akan coba diterapkan di traffic light lain.” ujarnya.

Kedua, pengelolaan parkir berlangganan, penerapan protokol kesehatan untuk para juru parkir, seperti masker, faceshield dan handsanitizer. Selain itu, juru parkir memiliki tugas tambahan untuk  mengawasi dan mengarahkan pemakaian masker, menjaga jarak, cuci tangan,  melarang orang parkir yang tidak memakai masker, juga menolak menerima uang.

Masih menurut Gunadi, untuk inovasi ketiga berupa pengelolaan angkutan umum berstandar protokol covid19, yaitu pembatasan penumpang, pengaturan tempat duduk, awak kendaraan wajib memakai masker, face shield dan membawa hand sanitizer. Dan keempat, untuk pelayanan pengujian kendaraan bermotor, dilakukan penerapan protokol kesehatan meliputi cek suhu, pakai masker, cuci tangan.

Gunadi mengatakan, transportasi mengambil peranan penting dalam pergerakan ekonomi, untuk itu perlu adanya inovasi agar transportasi bisa berjalan tanpa khawatir terjadi penularan covid-19.

Inovasi  tertib berlalu lintas dan tata kelola transportasi dengan standar protokol covid-19 ini  juga sebagai edukasi dan pengingat bahwa menjaga jarak tidak hanya di tempat tertentu seperti  pasar, pusat perbelanjaan dan di swalayan-swalayan saja melainkan juga berlaku dimana saja termasuk berlalu lintas. “Ini point nya, protokol kesehatan harus dilakukan dimana saja tidak terkecuali dalam berlalu lintas, apalagi di transportasi umum,” pungkasnya.(Rilis/jat)

Artikel ini telah dibaca 225 kali

loading...
Baca Lainnya

Mbak Khozanah Melalui MMA Mensinergikan Dengan Stakeholder

Tuban – Pilbup Kabupaten Tuban yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, membuat...

3 Agustus 2020, 21:45 WIB

HUT BNI Ke 74, BNI Tuban Berbagi 600 Paket Sembako Dan Masker Ke Warga

Tuban – Kegiatan bakti sosial untuk memperingati HUT BNI ke 74, BNI Tuban membagikan 600...

31 Juli 2020, 21:23 WIB

PT. Semen Indonesia Pabrik Tuban Salurkan 31 Ekor Sapi Ke Pemkab Tuban 

Tuban – Kepala Biro Humas dan CSR PT. Semen Indonesia (SI) Tbk Pabrik Tuban, Setiawan...

30 Juli 2020, 22:48 WIB

Komandan Puslatpurmar 9 Animha Tuban Bantu Evakuasi Warga Korban Gelombang Tinggi Di Bancar

Tuban – Dampak gelombang tinggi di perairan laut Jawa mengakibatkan beberapa rumah nelayan di daerah...

12 Juli 2020, 13:16 WIB

Setiajit Bakal Bagikan 350 Ribu Masker Di Tuban

Tuban – Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Setiajit terus berupaya...

11 Juli 2020, 23:01 WIB

SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan...

10 Juli 2020, 17:44 WIB

loading...