Sabtu, 6 Juni 2020 - 18:41 WIB

New Normal Life Solusi Tepat dan Cerdas Hadapi Pandemi Demi Masa Depan Berbangsa

Oleh: Panca Setiawan (Koordinator Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Semarang)

Melihat fakta yang ada di lapangan, memang sudah saatnya kehidupan harus berlanjut layaknya normal. Suka atau tidak suka, kita harus legowo dan melihat permasalahan saat ini dengan jernih dan pemikiran terbuka.

Lihatlah, penerapan protokol pencegahan dan pengurangan penyebaran atau emisi Covid-19 itu tidak berjalan maksimal. Salah satunya karena di akar masyarakat masih eyel-eyelan.

Sebenarnya jika kita amati, tidak ada yang baru dari penerapan protokol kesehatan New Normal karena sebenarnya praktik itu lumrah kita lakukan sehari – hari dalam menjaga kesehatan sebelum adanya pandemi ini seperti budaya mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh secara rutin, menggunakan masker ketika sakit atau beraktivitas di tempat yang banyak polusinya, dan lain sebagainya. Mungkin karena selama ini masyarakat kurang menyadari pentingnya hal ini atau karena boomingnya Covid-19 sehingga menyebabkan protokol tersebut menjadi topik pembicaraan yang hangat akhir-akhir ini.

Dari sudut pandang kesehatan sekiranya tidak ada yang perlu diperdebatkan bahwa bagaimanapun juga virus ini harus dihadapi. Sampai hari ini belum ada pernyataan yang jelas bahwa vaksin Covid-19 telah ditemukan. Maka itulah yang mendasari hadirnya protokol New Normal sehingga mengharuskan kita menerima kehadiran virus ini dan mencoba hidup berdampingan dengannya. Hal ini yang diartikan oleh Presiden Jokowi sebagai “berdamai dengan Covid-19”.

Tentu saja itu dimungkinkan karena fitrah manusia memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya termasuk penyakit – penyakit yang mengancamnya. Sekali lagi, hal ini jangan diartikan kita menyerah dengan Covid-19. Akan tetapi mencoba menerima keadaan baru dengan tetap berpegang teguh pada keselamatan.

New normal life adalah sikap patriot menghadapi tantangan demi keberlangsungan bangsa Indonesia, kedisiplinan masyarakat dalam pelaksanaan new normal akan mempercepat penanganan risiko penularan Covid-19.

New Normal bisa dikatakan satu-satunya pilihan yang bisa ditempuh agar roda perekonomian dan kondisi sosial budaya kembali aktif. Tentunya hal tersebut memerlukan kesadaran dari masyarakat untuk senantiasa mengikuti protokol kesehatan ketika berada di luar rumah.

Masyarakat juga tidak bisa berlama-lama terkurung dengan ketidakpastian. Bila bisa sama-sama dan beriringan dalam upaya meneliti dan menemukan vaksin Covid-19 serta membangun perekonomian negara lebih maju, mengapa tidak. Justru bila kita tidak bergerak maju, itu tandanya kita menyerah dengan keadaan.

Namun demikian, kita perlu belajar dengan pengalaman dari waktu-waktu sebelumnya. Jangan sampai ketidakpatuhan masyarakat terhadap aturan new normal menimbulkan kerugian yang menyengsarakan. Perlu diingat bahwa kita tidak hanya membawa diri untuk keselamatan masing-masing saat ini. Tetapi juga memiliki andil untuk menyelamatkan nyawa orang lain.

Kehidupan new normal mengingatkan dan mengajarkan kita untuk mengingat kembali adat zaman dahulu, yang dilakukan dan dikatakan para leluhur. Bergotong-royong untuk menjaga satu sama lain menjadi kunci sukses dalam mengahadapi masa depan.

Kita belajar untuk rendah hati dan merepresentasikan kembali bagaimana sejatinya hamba Tuhan menghadapi kekuasaan-Nya. Bangsa ini telah mampu mengahadapi masa-masa sulit penjajahan yang menyengsarakan hingga ratusan tahun. Dengan semangat patriotisme dan nasionalisme serta kerja sama yang tak kenal lelah telah menghantarkan kepada kemerdekaan.

Kita semua harus yakin akan bisa menghadapi masa-masa sulit seperti saat ini. Keutuhan bangsa ada di tangan kita masing-masing. Sehingga perlu selalu dipedomani dan diaplikasikan makna yang terkandung dalam dasar negara kita, Pancasila.

Artikel ini telah dibaca 180 kali

loading...
Baca Lainnya

UU Cipta Kerja Mempermudah Perizinan Usaha

Oleh : Angga Gumilar DPR baru saja mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebagai salah...

31 Oktober 2020, 16:51 WIB

Pilbup Sidoarjo, Bakal Wujudkan Swasembada Pangan, Cabup Bambang Haryo Serius Perhatikan Nasib Petani

Sidoarjo – Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) terus melakukan safari politiknya dengan terjun...

31 Oktober 2020, 02:44 WIB

Dukung Otsus untuk Masa Depan Pemuda Papua

Oleh : Abner Wanggai Otonomi khusus akan diperpanjang selama 20 tahun ke depan. Seluruh warga...

30 Oktober 2020, 22:10 WIB

Mewaspadai Klaster Keluarga Selama Libur Panjang

Oleh : Rahmat Siregar Di akhir bulan Oktober, masyarakat Indonesia menikmati libur panjang sejak 28...

30 Oktober 2020, 21:21 WIB

Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ignatius Sigit Wafat, Sahabat Polisi Berduka

Jakarta – Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ignatius Sigit Widiatmono meninggal dunia akibat...

Ketum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh

30 Oktober 2020, 20:31 WIB

UU Cipta Kerja Mampu Memulihkan Ekonomi di Tengah Pandemi

Oleh : Aldia Putra UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan oktober ini menjadi tumpuan...

30 Oktober 2020, 02:40 WIB

loading...