Minggu, 7 Juni 2020 - 20:30 WIB

Pecalang Desa Adat Dalung saat koordinasi kegiatan. (Foto: deliknews.com)

Pecalang Desa Adat Dalung saat koordinasi kegiatan. (Foto: deliknews.com)

Pasrah ! Pecalang di Badung Menunggu Perhatian Pemkab

Badung – Ketua Pecalang Desa Adat Dalung, Kabupaten Badung, I Kadek Agus Kusuma Negara mulai angkat bicara. Mengaku sudah ngayah 3 bulan sementara dikatakan kondisi sekarang sudah serba kekurangan. Belum lagi disampaikan, sebagian personil yang ada tidak bekerja saat pandemi Covid-19.

“Kami bukan meminta-minta namun kami juga punya keluarga. Arahan ‘ngayah’ memang ditekankan sebagai Krama Desa Adat. Dalam hal ini selebihnya adalah kepekaan, kepedulian dan perhatian dari pemimpin yang kami harapkan, terutama pemerintah kabupaten (Pemkab),” kata Agus, Minggu (7/6)

Agus mengungkap selama ini untuk dana oprasional diakui selain uang kantong pribadi juga dibantu dari dana desa adat dalam bentuk komsumsi sebatas minuman kopi dan nasi bungkus. Sedangkan untuk bantuan dari pemerintah kabupaten dikatakan sampai hari ini belum ada.

“Selama ini hanya dari desa adat berdasarkan arahan Pergub yang Rp 150 juta itu saja. Dan sudah habis dibagi semua banjar adat, dipakai untuk disinfektan, dibagikan sembako dan untuk upacara yadnya keagamaan. Sampai hari ini dana desa adat sudah menipis. Kita lebih banyak oprasional kegiatan swadaya. Kalau dana dari kabupaten belum ada, kita pasrah,” imbuhnya.

Agus berharap Pecalang sebagai garda terdepan agar diperhatikan kesehatannya. Seperti alat pelindung diri (APD) supaya bisa disiapkan. Begitu juga sampai saat ini personil Pecalang belum ada di rapid test apalagi di test SWB. Sementara berbulan-bulan bertugas di lapangan dikatakan siapa berani menjamin kesehatannya terjaga terus.

“Kalau ini dibicarakan miris memang. Sebagai Pecalang terkesan dikesampingkan, sementara harus bertugas menjaga pelemahan demi nusa dan bangsa. Paling tidak pemerintah ada sedikit perhatian berempati. Kita tidak tahu kapan berakhir wabah ini,” ungkap Agus.

Keadaan senada juga disampaikan Bendesa Adat Tuban, I Wayan Mendra mengaku sudah mulai melaksanakan kegiatan penanggulangan Covid-19 tanggal 16 Maret 2020. Dikatakan selama ini personil pecalang oprasional kegiatan diupayakan secara swadaya alias mandiri.

“Desa Adat Tuban ada 100 personil Pecalang. Selama ini kita upayakan secara swadaya untuk oprasional. Tapi sekarang dana desa adat bukan tipis lagi tapi sudah habis. Kita tidak tahu kapan bencana ini berakhir. Disinilah pentingnya peran pemerintah lantaran bencana ini kan bencana negara bukan bencana milik desa adat saja,” terang Wayan Mendra.

Artikel ini telah dibaca 445 kali

loading...
Baca Lainnya

Stok Langka, Harga Daging Babi Meroket

SINGARAJA — Harga daging babi di pasaran meroket. Melambungnya harga daging babi itu, dipicu oleh...

Keterangan Foto :


Foto: Bibit Babi jenis Landrace yang diternak oleh sejumlah masyarakat di Buleleng. 

23 Januari 2021, 14:57 WIB

Menteri KKP : Harapan Kita Menjadi Produsen Ekspor Lobster Terbesar di Dunia

Bali – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono optimis Indonesia menjadi pengekspor lobster...

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono didampingi Sekjen KKP Antam Novambar, Bupati Buleleng, Ketua GPLI dan Sekjen GPLI saat melihat Lobster hasil panen anggota GPLI di Sumberkima, Bali.

23 Januari 2021, 12:29 WIB

Longsor Pepelah, Warga Minta Direlokasi

Gayo Lues, Delik News– Sebanyak 40 kepala Keluarga,Masyarakat Desa Pepelah kec pining kabupaten Gayo lues...

23 Januari 2021, 08:49 WIB

Kondisi Jalan Putus, Ipamatra minta Pemda Galus Perhatikan Akses Jalan Padang-Terangun

Gayo Lues- Meski sudah berulang kali menyampaikan keluhan jalan lintas Padang-Terangun tersebut kepada Pemda Kabupaten...

22 Januari 2021, 22:44 WIB

Polres Galus Ungkap Tiga Kasus Norkotika di Tempat Berbeda

Gayo lues- Deliknews- Polres Gayo Lues berhasil mengungkap tiga kasus narkotika jenis ganja dan sabu...

22 Januari 2021, 21:58 WIB

Pendisiplinan dan Penegakkan Hukum Prokes, Polsek Balaraja Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten bersama unsur Muspika Kecamatan Balaraja yakni...

22 Januari 2021, 21:49 WIB

loading...