Oknum PM Pukul Security Cafe, Ini Penjelasan Kapendam IX/Udayana

- Tim

Rabu, 10 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. (Foto: net)

Ilustrasi. (Foto: net)

Denpasar – Peristiwa penganiayaan yang diduga dilakukan oknum Polisi Militer di Denpasar kepada Sdr. YL yang berprofesi sebagai Security disalah satu Cafe di Jalan Teuku Umar Barat Denpasar, telah viral di media sosial.

Peristiwa tersebut karena kesalahpahaman antara YL dengan oknum anggota Polisi Militer Denpasar berinisial AJ, dan sesungguhnya pada hari itu juga sudah diselesaikan secara kekeluargaan yang disaksikan oleh Manager Cafe, kedua belah pihakpun juga sudah saling meminta maaf.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kapendam IX/Udayana Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam press rilisnya mengungkapkan bahwa penganiayaan tersebut telah ditelusuri oleh Pomdam IX/Udayana disebabkan dalam permasalahannya melibatkan anggota Denpom IX/3 Denpasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapendam pun angkat bicara dikarenakan telah viral di media massa dengan tajuk “Disuruh Parkir, Oknum PM Malah Aniaya Security Cafe Consept Store 9/11”.

“Jadi, kesalahpahaman tersebut terjadi karena sikap dari Sdr. YL yang mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan sambil menempelkan jarinya menunjuk keninggnya AJ yang merupakan oknum anggota PM tersebut,” jelas Kapendam.

Kapendam menceritakan, kejadian itu bermula saat AJ hendak memutar arah kendaraannya, kemudian pada saat keluar area parkir Cafe Consept Store 9/11 didatangi dan ditegur Sdr. YL sambil membentak-bentak dan mengeluarkan kata-kata yang tidak sopan, walaupun AJ telah menyampaikan bahwa dirinya anggota TNI tetapi Sdr. YL tetap membentak bahkan hingga menempelkan jari ke keninggnya AJ.

Mengutip omongan perdebatan mereka, “tidak boleh muter disini kerena area parkir khusus untuk pengunjung”, kemudian AJ berkata “masa gak boleh hanya numpang muter, saya anggota”, kemudian Sdr. YL menjawab “tidak boleh, tidak mau tahu”, sambil menempelkan jari menujuk keningnya AJ.

Merasa dipermalukan di tempat umum, AJ meninggalkan tempat tersebut untuk memarkir kendaraannya ditempat lain, sambil menghubungi anggotannya yakni Kopda Didik untuk menjadi saksi dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Pada saat ditemui dan disaksikan Manager Cafe, Sdr. YL menjelaskan permasalahannya sangat berbelit-belit sehingga AJ hampir terpancing emosinya untuk melakukan pemukulan namun emosi AJ bisa diredam oleh Kopda Didik dan manager Cafe Consept Store 9/11.

Kapendam sangat menyayangkan dengan berita yang dimuat di media online dimana mencantumkan judul dan isi yang hanya sepihak tanpa adanya konfirmasi kepada satuan AJ di Pom maupun ke Pendam IX/Udayana.

“Saya tegaskan, bahwa tidak benar terjadi adanya pemukulan, karena bekas penganiayaannyapun tidak ada, dan permasalahan tersebut juga sudah dapat diselesaikan secara kekeluargaan pada saat itu juga dengan saling memaafkan,” demikian tegas Kapendam. (Pendam IX/Udy)

Berita Terkait

Bulan Bung Karno Juni 2024, Kenalkan Haluan Bali 100 Tahun ke Milenial
Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi
Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau
Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung
Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum
Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung
Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara
Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan

Berita Terkait

Selasa, 21 Mei 2024 - 21:18 WIB

Bulan Bung Karno Juni 2024, Kenalkan Haluan Bali 100 Tahun ke Milenial

Jumat, 3 Mei 2024 - 16:34 WIB

Sindikat, 2 Terdakwa Founder PT DOK Kembali akan Dilaporkan Polisi

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:52 WIB

Dana Besar? 5 Founder PT DOK Diseret ke Meja Hijau

Selasa, 5 Maret 2024 - 19:43 WIB

Dilaporkan Polisi! Akte Diduga Palsu Hambat Hak Tanah di Badak Agung

Senin, 29 Januari 2024 - 09:32 WIB

Polemik Tanah Badak Agung, AJB Diduga Cacat Hukum

Rabu, 24 Januari 2024 - 18:32 WIB

Polisi Dalami Ribut-Ribut Penembokan Tanah di Badak Agung

Rabu, 24 Januari 2024 - 08:33 WIB

Kejam, Tak Pakai Uang Negara JPU Tuntut Prof Antara 6 Tahun Penjara

Kamis, 18 Januari 2024 - 06:57 WIB

Penembokan Tanah Badak Agung Berpotensi Terjadi Gesekan

Berita Terbaru