Sempat Pasang Bendera Bintang Kejora, Warga Papua Habis Kontrak Menolak Pindah

- Tim

Rabu, 10 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bendera Bintang Kejora Nampak terpasang di lokasi rumah kontrakan Mahasiswa dan Masyarakat Papua. (Foto: deliknews.com)

Bendera Bintang Kejora Nampak terpasang di lokasi rumah kontrakan Mahasiswa dan Masyarakat Papua. (Foto: deliknews.com)

Denpasar – Sempat memasang bendera Bintang Kejora dalam rumah kontrakan, puluhan warga Papua disinyalir tergabung dalam Ikatan Mahasiswa dan Masyarakat Papua (IMMAPA) disebut-sebut bersikukuh bertahan tinggal.

Pasalnya, setelah masa habis kontrakan dan tidak lagi dibayarkan pihak pemerintah Provinsi Papua mereka tidak mau beranjak pindah. Sementara pihak pemilik rumah dikabarkan sudah dua kali melayangkan surat pengosongan dan tidak melanjutkan kembali untuk dikontrakkan.

Berdasarkan informasi didapat dari masyarakat, selain untuk asrama, rumah kontrakan ini juga dijadikan sekretariat. Kegiatan dilakukan seperti diskusi tentang sejarah Papua dan rapat kecil adanya kejadian di Papua melibatkan unsur TNI dan Polri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut pemilik rumah Gusti Ayu Sukawati, surat pertama dilayangkan pada bulan Desember 2019, sedangkan surat kedua di bulan Maret 2020 untuk melakukan pengosongan rumah namun tidak digubris.

“Padahal dari pengontrak (Pemprov Papua) sudah tidak memperpanjang masa kontrak, hingga kontrak habis masanya pada bulan Desember 2019. Dan kami tidak akan mengontrakkan kembali,” terang Gusti Ayu, Rabu (10/6)

Kemudian, Gusti Ayu juga mengatakan kalau dirinya juga sempat mendatangi Kepala Dusun (Kadus) Banjar Bumi Asri, Dewa Ayu Sri Wirayanti, SE untuk melaporkan permasalahan ini.

“Saya disarankan Kadus agar langsung menyampaikan surat pengosongan kepada mahasiswa Papua. Itu pun sudah dilakukan, namun tidak digubris sama sekali oleh mahasiswa Papua yang diterima langsung oleh Ketua asrama, Forsa Awam,” ucapnya.

Gusti Ayu menjelaskan, adapun isi surat pengosongan rumah Asrama Putra Papua yang sudah diberikan kepada Ketua Asrama, Forsa Awam  isinya sebagai berikut

“Adik-adik penghuni rumah kontrakan di Pulau Sula No 27 Denpasar bersama surat ini kami memberitahukan bahwa tanggal 31 Desember 2019 rumah ini sudah habis masa kontraknya dan tidak diperpanjang Pemprov Papua sebagai pengontrak,” jelas Gusti Ayu.

Dihubungi media ini secara terpisah Kepala Bidang Aset Pemprov Papua,  Sofyan Rumasukun mengatakan, surat dari pemilik baru diterima. Rencananya pihaknya akan mengadakan rapat besok hari.

“Kami baru terima surat. Besok Kamis akan diadakan rapat untuk membahas masalah ini. Karena perangkat-perangkat OPD kami belum tahu anggaran untuk kontrak yang di Denpasar dikeluarkan dari pos mana,” terang Sofyan.

Berita Terkait

Wabup Nisel Bersama Danlanal Nias Hadiri Prosesi Pemakaman Alm. IST
Jangan Lagi Pertanyakan Siapa Pasangan Wakil Bupati Dr. Simon Nahak
Forkada Se-Kepulauan Nias Hasilkan Beberapa Keputusan
Wabup Nisel Bersama Danlanal Nias Melayat Dirumah Casis TNI ALPembunuhan Dan Penipuan
DPD PSI Malaka Resmi Buka Pendaftaran Bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka
Kapolda Menerima Ka BNNP Sumsel Beserta Staff
WABUP NISEL FIRMAN GIAWA BUKA MUSRENBANG RPJPD KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2025-2045
BUPATI NISEL HILARIUS DUHA BUKA GEBYAR PAUD TAHUN 2024

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 16:56 WIB

Wabup Nisel Bersama Danlanal Nias Hadiri Prosesi Pemakaman Alm. IST

Minggu, 21 April 2024 - 10:02 WIB

Jangan Lagi Pertanyakan Siapa Pasangan Wakil Bupati Dr. Simon Nahak

Sabtu, 20 April 2024 - 08:59 WIB

Forkada Se-Kepulauan Nias Hasilkan Beberapa Keputusan

Jumat, 19 April 2024 - 17:16 WIB

DPD PSI Malaka Resmi Buka Pendaftaran Bagi Calon Bupati dan Wakil Bupati Malaka

Jumat, 19 April 2024 - 11:58 WIB

Kapolda Menerima Ka BNNP Sumsel Beserta Staff

Kamis, 18 April 2024 - 22:30 WIB

WABUP NISEL FIRMAN GIAWA BUKA MUSRENBANG RPJPD KABUPATEN NIAS SELATAN TAHUN 2025-2045

Kamis, 18 April 2024 - 22:26 WIB

BUPATI NISEL HILARIUS DUHA BUKA GEBYAR PAUD TAHUN 2024

Kamis, 18 April 2024 - 21:05 WIB

Kapolda berikan Apresiasi dan PIN Emas Buat Polisi, Sukses Ungkap Pembunuhan Sadis Dalam Waktu 1 X 24 Jam

Berita Terbaru

Regional

Forkada Se-Kepulauan Nias Hasilkan Beberapa Keputusan

Sabtu, 20 Apr 2024 - 08:59 WIB