Jumat, 19 Juni 2020 - 20:17 WIB

Dinilai Cemari “Negeri Seribu Hafiz”, PKN Minta Dugaan Korupsi Dana Karantina Hafiz Dituntaskan

Gayo Lues-Buntut adanya dugaan kecurangan anggaran Program Seribu Hafiz di Dinas Syariat Islam Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh yang menelan anggaran senilai 12,5 Miliar pada Tahun 2019 lalu, menui tangapan keras dari Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Gayo Lues.

“Saya meminta masalah ini dituntaskan, supaya jelas. Benar atau tidaknya masalah ini,” kata Ketua PKN Gayo Lues, Abdullah, Jum’at (19/06/2020).

Apalagi, kata Abdullah, ini menyangkut persoalan Agama dan juga merupakan program mulia Pemda Gayo Lues dalam mewujudkan program Seribu Hafiz di negeri ini.

Dari pantauan pemberitaan Deliknews yang diperhatikan PKN, Abdullah juga menilai program tersebut sarat masalah.

“Adanya pengakuan salah satu pengurus pesantren soal uang makan Rp.9.500 dan kemudian pengurus pesantren tersebut baru mengetahui bahwa uang makan santri sebenarnya 19.500 dalam sekali makan semakin membuat publik penasaran,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata dia, agar ini tidak menimbulkan opini lain di masyarakat, lebih baik diperjelas.

Jika, nanti terbukti adanya tindakan korupsi dalam program ini, PKN meminta pelaku yang terlibat harus dihukum berat.

“Ini soal Agama, jika agamapun dikorupsi, ini sudah keterlaluan,”ucapnya.

Sebelumnya, terkait adanya perbedaan biaya makan santri tersebut sudah dikonfirmasi wartawan dengan salah satu pengurus pesantren, dimana beliau membenarkan uang makan yang saat itu diketahui pihak pesantren tersebut hanya Rp.9.500, namun akhir-akhir ini dia mengatakan baru mengetahui jika biaya makan yang sebenarnya berjumlah Rp.19.500, dan inipun diketahuinya setelah program Seribu Hafiz tersebut menuai masalah.

Anggaran makan bagi santri sebesar Rp.19.500 ini dibenarkan oleh PTTK Dinas Syariat Islam Gayo Lues, Sahrul Huda.

“Sekitar Rp.18.500 atau Rp.19.500,” katanya saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut tentang hal ini, Kontaktor pelaksanaan kegiatan ini beberapa kali dikonfirmasi wartawan terkesan menghindar.(Ali Sadikin)

 

Artikel ini telah dibaca 311 kali

loading...
Baca Lainnya

Kampanyekan Protokol Kesehatan, Kapolresta Tangerang Gandeng Komunitas NMAX

TANGERANG – Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengunjungi komunitas NMAX Rider Tangerang...

18 September 2020, 10:23 WIB

Perangkat Desa Maktihan Belum Terima Tunjangan 9 Bulan, Melapor Ke DPRD Malaka

Malaka – selama 9 bulan perangkat desa Maktihan belum diterima tunjangan, akhirnya 8 orang perangkat...

18 September 2020, 00:14 WIB

Kapolsek Cikupa Pimpin Operasi Yustisi, Belasan Warga Disanksi

TANGERANG – Setidaknya 16 masyarakat yang melintas di Jalan Raya Serang, Cikupa, Kabupaten Tangerang pada...

17 September 2020, 21:38 WIB

Polsek Kronjo Gelar Operasi Yustisi, Puluhan Masyarakat Disanksi

TANGERANG – Jajaran Polsek Kronjo Polresta Tangerang menggelar operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Pertigaan Klutuk...

17 September 2020, 21:32 WIB

Polsek Balaraja Gelar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Puluhan Warga Disanksi

TANGERANG – Jajaran Polsek Balaraja Polresta Tangerang Polda Banten kembali menggelar operasi yustisi pendisiplinan dan...

17 September 2020, 21:23 WIB

Disiplinkan Masyarakat, Polresta Tangerang, Pemkab, dan Kodim Tigaraksa Gelar Operasi Yustisi

TANGERANG – Jajaran Polresta Tangerang Polda Banten bersama Pemkab Tangerang dan Kodim 0510 Tigaraksa kembali...

17 September 2020, 21:10 WIB

loading...