Sabtu, 20 Juni 2020 - 01:52 WIB

Aparat Desa Laletan Mulai Terima Tunjangan Selama 4 Bulan

Malaka – Aparat desa Laleten, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka NTT mulai menerima tunjangan. Tunjangan Aparat Desa  sebesar Rp. 185 juta, diberikan kepada RT, RW, Kepala Dusun, Kaur, Kader Kesehatan, BPD, termasuk Linmas  terhitung 4 bulan masa kerja.

Penjabat Kepala Desa Laleten Lorens. L. Haba. S.Pd, MM, kepada deliknews, Rabu (17/6) di Laleten mengatakan, pembayaran uang tunjangan merujuk pada aturan dan  disesuaikan dengan tupoksi masing-masing aparat desa

“Sebelum kita bagikan uang, terlebih dahulu kita jelaskan secara transparan besaran biaya ADD dan mekanismenya. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi kecemburuan diantara aparatur pemerintah desa,”  ungkap Lorens Haba.

Sistem keterbukaan yang dibangun, menurut Lorens agar rakyat turut mengetahui besaran biaya tunjangan aparat desa,  dengan demikian aparat desa dituntut agar tetap melaksanakan tanggung jawab pelayanan yang prima kepada masyarakat Desa Laleten.
“Saya melakukan sistem keterbukaan seperti begini, supaya rakyat saksikan sendiri,” tandasnya.

Selain itu, sistem transparansi seperti ini, membuat rakyat turut mengawasi agar tidak terjadi pendobelan jabatan didalam struktur pemerintahan desa.

“Kedepan kita akan membentuk panitia untuk merevisi kembali struktur organisasi desa agar peluang pelayanan kepada masyarakat juga diberikan kepada kaum muda yang masih energik,” ujar Lorens.

Menyinggung prospek pelayanan bagi masyarakat, Lorens menegaskan bahwa mengurus rakyat tidak boleh ada mengenal kata terlambat.

Kepala desa sebagai pemimpin harus memperhatikan semua kebutuhan yang masih dikeluhkan oleh masyarakat yang dipimpinnya. Selain itu, kepala desa harus selalu dekat dengan rakyat, hidup ditengah-tengah masyarakat, agar dapat mengetahui dan memahami kekurangan apa yang mereka alami, pungkasnya.

Dikesempatan yang sama Kasi Pemerintah (Kasipem) Desa Laleten, Erni Yohana Benu. SH, MH mengatakan, penjabat Desa Laleten sangat transparan dalam pengelolaan anggaran ADD.

“Walaupun belum sebulan bertugas disini, tetapi tindakannya begitu cepat dan tepat terkait dalam urusan adminitrasi. Perilaku transparan yang diterapkan, membuat warga desa Laleten dan aparat desa senang dan mendukung kepemimpinannya,” ujar Erni Benu.

Erni menambahkan, sebelumnya proses pengurusan administrasi keuangan desa sering mengalami hambatan, akibat ketidak tegasan dan keterbukaan dari pimpinan sebelumnya.

“Saya harap penjabat desa sekarang ini, dapat menuntun kami hingga tiba pada proses kepala desa defenitif.  Kami optimis, dengan pengalaman birokrasi yang ia miliki sekarang ini dapat menata kami untuk menjalankan sistem administrasi yang transparan dan terbuka seperti hari ini,” pinta Erni. (Dami Atok)

Artikel ini telah dibaca 229 kali

loading...
Baca Lainnya

Saat Hari Santri Nasional 2020, Ini Harapan Kabaharkam Polri

JAKARTA – Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II 2020, Komjen Pol Agus Andrianto turut...

22 Oktober 2020, 15:53 WIB

Ketua Bhayangkari Cabang Majalengka Salurkan Bantuan Dalam Rangka Ini

MAJALENGKA –  Dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke 68 tahun 2020, Pengurus Cabang...

22 Oktober 2020, 15:32 WIB

Protokol Kesehatan Terabaikan, Penerima BST Berdesakan di Kecamatan Weliman NTT

Malaka – para warga penerima BST sekecamatan Weliman Kabupaten Malaka memadati kantor Kecamatan Weliman sehingga...

22 Oktober 2020, 14:02 WIB

PORANG ! Tak Punya Dana, Dinas Pertanian Bali Siap Fasilitasi

Denpasar – Dinas Pertanian Provinsi Bali mengaku siap memfasilitasi warga memiliki lahan namun tidak ada...

Ir. Wayan Sunarta selaku Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian Provinsi Bali.

22 Oktober 2020, 11:24 WIB

Polres Malaka Gelar Operasi Gabungan Penertiban Pajak Kendaraan Bermotor

Malaka – Gelar Operasi Gabungan penertiban pajak kendaran dan kelengkapan kendaraan beroda 2 dan 4...

22 Oktober 2020, 06:53 WIB

Kapolres Barsel Berpamitan Sama Insan Pres

Barsel – Kepolisian Resort (Polres) Barsel mengelar coffe morning bersama Insan Pers dalam acara pamitan...

22 Oktober 2020, 01:16 WIB

loading...